melepaskan

melepaskan
Bab 98


__ADS_3

*****


Alex sedang menggenggam tangan prisil


yang masih belum sadar dari operasinya .


dengan sedih alex menatap wajah prisil


“ sayang bangunlah , dari kemarin kau


sudah tidur ,aku sangat kawatir pada mu “


kata alex


 


 


 


“ bangunlah aku janji tidak akan


meninggalkan mu sendirian lagi sayang , “


kata alex sembari mencium tangan


prisil .


 


Tiba – tiba tangan yang berada di tangan


alex pun bergerak , alex pun terkejud dan


melihat ke arah prisil yang mulai


membuka matanya .


“ prisil kau sadar sayang “ kata alex


dan memanggil dokter


Tak beberapa lama dokter dan asistennya


telah masuk ke ruangan prisil dan memeriksa


keadaan terbaru prisil ,


“ nyonya prisil sudah lebih baik ,hanya


tinggal menunggu pemulihannya saja ,


saya akan meresebkan vitamin saja karena


nyonya sedang hamil jadi tidak boleh


banyak mengkonsumsi obat – obatan , dan


utuk antibiotik dan obat lainnya saya


akan langsung masukan lewat infus ini “


jeles dokter


“ hamil “ kata prisil tidak percaya


 


 


“ iya nyonya , anda sedang mengandung


dan di erkirakan kehamilan anda memasuki


6 minggu . “ jelas dokter


 


 


 


“ jika tidak ada pertanyaan lagi saya


akan keluar . “ kata dokter dan menuju keluar


kamar


Alex pun menghampiri prisil dan duduk di


sebelah prisil yang masih tidak percaya jika


dirinya tengah mengandung anak


alex


“ alex aku hamil “  tanya prisil lagi


 


 


“ iya sayang kau sedang hamil , anak


kita , buah hati kita “ jawab alex dan


memeluk lembut prisil yang masih


terbaring di kasur


 


 


 


“ benarkah itu , ada anak mu di perut ku


, “ kata prisil sembari memegang perutnya


 


 


 


“ iya sayang “ kata alex dan juga


memegang perut prisil yang masih rata


 


Prisil pun hanya diam menangis bahagia


setelah mengetahui jika dirinya hamil ,


alex pun menggenggam tangan prisil


dengan lembut dan menatap prisil denan


mata indahnya


 

__ADS_1


“ terimakasih sayang , kau sudah


memberiku kabar yang bahagia ini , aku


berjanji akan merawat dan membesarkan


anak kita nanti dengan kasih sayang . “


kata alex dan mencium lembut dahi


prisil dan mencium perut prisil dengan lembut


 


“ sayang nya papa baik – baik ya di sana


jangan menyusahkan mama mu ya . papa janji


akan memenuhi segala yang kamu mau


, segeralah tumbuh besar “ kata alex di perut


prisil dan membelainya


Prisil yang melihatnya hanya tersenyum


haru , prisil sangat senang melihat alex yang


antusias dengan kehamilannya ini


.


“ sayang kamu harus banyak makan , kau


ingin makan apa , “ tanya alex pada prisil


 


 


“ tidak aku hanya ingin dirimu di sini


menemaniku “ jawab prisil dan menaruh


tangan alex di pipinya


 


 


“lihat lah  istriku yang mulai manja


ini “ kata alex dan membelai lembut pipi prisil .


-----


Pagi ini prisil sedang di perikasa oleh


dokter begitu juga dengan anak yang di


kandung oleh prisil . di samping nya


senantiasa alex menemaninya dan


menggenggam erat tangan prisil .


“ kondisi nona prisil sudah mulai


membaik dan luka jahitan sudah mulai


kering kemungkinan besok sore nyonya


prisil bisa di perkenan kan pulang , “


jelas dokter yang merawatnya


 


 


tanya alex menyakinkan dirinya


 


 


“ tentu tuan , karena semua nya telah


membaik dan untuk kandungan nyonya prisil


saya akan merujuknya ke dokter


kandungan ,  “ jelas dokter lagi


 


 


“ baiklah dokter , terimakasih “ kata


prisil


 Dokterpun keluar dari kamar prisil .


“  kau senang sayang bisa di perbolehkan pulang “


kata alex pada prisil


 


 


“ ya aku senang bisa oulang besok  “


jawab prisil


Alex melihat prisil lembut begitupun


prisil yang melihatnya penuh dengan cinta ,


lalu tiba tiba prisil mengerutkan


wajahnya yang sontak membuat alex


kaget dengan perubahan mood prisil


“ kau kenapa prisil “ tanya alex


 


 


“ aku ingin makan buah alex “ jawab


prisil


 


 


“ baiklah akan aku kupaskan buah untuk


mu “ kata alex dan beranjak mengambilkan

__ADS_1


buah dan menbawanya ke hadapan prisil


 


 


“ kau mau buah apa sayang “ tanya alex


 


 


“ aku tidak mau semua ini “ jawab prisil


 


 


“ lantas , katanya mau buah “ kata alex


bingung


 


 


“ aku mau mangga muda “ kata prisil


 


 


“ ooo itu “ alek pun memanggil jhonny ,


dan jhonny pun langsung masuk


 


 


“ jhonny tolong carikan mangga muda “


perintah alex


 


 


“ aku tidak mau jhonny yg membelinya ,


aku ingin kamu , jhonny di sini saja ,


aku ingin jhonny yang menemaniku “ kata


prisil


 


 


 


“ maksud kamu aku yang mencari mangga ,


jhonny menemanimu “  tanya alex


menyakinkan dirinya


 


 


 


“ benar . kemarilah jhonny duduk di sini“


kata prisil dengan senyum merekah


 


 


 


 


 “yang benar  saja sayang “ kata alex tidak


percaya


Mendengar alex akan menolak


permintaannya prisil pun sedih bahkan akan


menangis , melihat itu alex pun panik ,


jhonny pun membisikkan sesuatu di telinga alex


“ maaf tuan sepertinya nyonya sedang


mengidam , dan setau saya mood orang yang


sedang hamil memang naik turun , jika


tidak di turuti anak tuan bisa ngileran “


kata jelas jhonny


Alex yang mendengarnya memandang jhonny


tidak percaya , jhonny hanya menganggukan kepala


yakin dan alex kembali melihat


prisil yang hampir menangis


 


“ astaga apalagi ini , “ batin alex yang


tidak percaya dan pasrah ,


“ baiklah akan aku turuti “ kata alex .


mendengar itu prisil langsung ternseyum


ceria begitupun dengan jhonny .


 


 


“ sabar tuan demi anak anda “ kata


jhonny menyemangati


Alex hanya melihat prisil dan jhonny


yangsedang berdua karena prisil ingin


jhonny di dekatnya . alex pun keluar


dengan wajah kesal tapi lucu .

__ADS_1


 


*****


__ADS_2