melepaskan

melepaskan
Bab 29


__ADS_3

Prisil   


 


 


Ku langkahkan kakiku di rumah yang di


hiasi oleh banyak tanaman dan ku lihat seorang wanita tua sedang menyiram


tanaman di samping rumah . dan ku peluk dari belakang dan melepas rinduku


karena lama tidak berjumpa . wanita tua itu adalah nenek ku . nenek terkejud


dan membalikkan badannya melihat siapa yang memeluknya .


“ kau kemari , “ tanya nenek ku


 


“ ya aku sangat rindu dengan nenek “


jawab ku sambil memeluknya lagi


 


“ nenek juga sangat merindukan mu sayang


, bagaimana kabar mu ? “ tanya nenek dan melepaskan pelukannya


 


“ aku baik nek , bagai mana dengan nenek


. ?” tanya ku


 


“ kau bisa lihat nenek sangat sehat di


sini , “ jawab nenek sembari menggerak - gerakan tubuhnya memperlihatkan tubuhnya


yang sehat


 


“ hahaa syukurlah kalau begitu . “ jawab


ku sembari tertawa melihat tingkah nenek ku


 


“ aku kita ngobrol di dalam dan makan ,


kau pasti belum makan , nenek sudah memesak banyak makanan di dalam “ ajak


nenek


 


“ kenapa nenek masak banyak sekali , apa


nenek tau aku akan kemari ?” tanyaku pada nenek


 


“ tidak ,  hanya saja firasat nenek mengatakan


kau akan datang mengunjungi nenek mu ini hahaha “ jawab nenek ku sembari


bercanda


 


 


“ nenek bisa saja .. “ jawab ku


Kami pun mengorol sambil menyantap


beberapa makanan di hadapan kami tiba hp ku bergetar dan kulihat itu adalah


pesan dari bastian .



Bastian



Lagi  dimana ?


Bisakita bertemu ?


 



Prisil


__ADS_1


Maaf


Aku sedang tidak berada di apartemen .


 



Bastian



Dimana ?


 



Prisil



Rumah nenekku



Bastian



Aku akan ke sana .


Kirim posisimu


 Aku pun mengirim lokasi ku ke bastian .


aku bingung kenapa dia ingin bertemu dengan ku .


 


tanpa aku sadari ternyata


nenek melihat kebingungan ku . sejenak ku pandangi nenek ku . nenek ku melihat


ku dengan pandangan yang sangat lembut  ,


 


sesaat aku bisa melupakan apa yang sedang aku pikirkan . berada di sini membuat


ku sedikit tenang dan mengistirahatkan sejenak pikiran ku dan badan ku dari


sibuknya ibu kota .


di kebun sejenak melihat pemandangan yang indah .


“ tempat ini masih sama seperti dulu ya


nek “ kata ku pada nenek


 


“ tentu , karena nenek masih bisa


merawat semua tanaman ini dengan baik “ jawab nenek sembari mengecek beberapa


tanaman


 


“ jika itu membuat nenek senang


lakukanlah , tapi harus tetap menjaga kesehatan “ kata ku


 


“ kau lupa bahwa nenek mu ini sangat lah


kuat .” jawab nenek ku yang membuat ku tersenyum


 


“ ya ... ya ..  ya ... nenek ku ini adalah nenek yang paling


kuat “ jawab ku sembari merangkul nenek ku dengan lembut . kami bersanda gurai


melepas rindu


“ prisil “ panggil nenek ku dengan


lembut


 


“ iya nek .” jawab ku


 


 


“ katakan apa yang membuat mu bingung ,

__ADS_1


nenek tau kau kemari tanpa memberi kabar pada nenek berarti kau sedang dalam keadaan


bingung atau bimbang , “ kata nenek dengan lembut dan menggenggam tangan ku lembut . nenek


sangat tahu kebiasaan ku yang satu ini , aku tidak bisa membohongi nenek ku


,nenek slalu mengerti keadaan ku


 


 


“ tidak nek , aku hanya rindu pada nenek


saja . “ bohong ku dan  berusaha bersikap normal


 


 


“ jangan berbohong pada nenek mu ini . “


kata nenek


 


aku menghela nafas panjang


 


“ prisil hanya bingung dengan hati


prisil sendiri nek “ jawab ku dengan sedih


 


 


“ antara suka atau tidak suka pada seseorang , tapi


prisil nyaman dengan nya walau hanya sesaathanya saja  prisil tidak suka


kebohongannya . “ jelas ku pada nenek


 


 


Nenek hanya tersenyum dan membelai


lembut kepalaku .


 


 


“ prisil cucu nenek yang paling nenek


sayang , kau cukup dengarkan kata hati mu yang paling dalam , dan setiap orang


memiliki kesempatan ke dua untuk memperbaiki kesalahannya , “ kata nenek ku


 


 


“ jika kau menyukainya maka biarkan hati


mu mengalir , jangan lihat keburukan orang itu tapi lihat kebaikan yang dia


berikan padamu , bukan kah dia membuat mu nyaman berada di dekatnya . “ jelas


nenek ku lagi


 


 


Aku hanya menatap nenek ku dan


memikirkan apa yang di katakan nenek pada ku ,


 


 


“ lakukan apa yang menurut mu benar ,


nenek percaya pada mu “ kata nenek yang kali ini memelukku dengan hangat ,


pelukan nenek membuat ku tenang dan mulai bisa memutuskan apa yang aku rasakan


sekarang .


di saat kami sedang mengobrol datang seseorang yang mengabarkan


bahwa ada tamu yang datang . aku dan nenek segera ke halaman depan melihat siapa


yang berkunjung , ternyata itu adalah bastian ,  dia sungguh menyusul


ku kemari .

__ADS_1


“ bastian “ panggil ku ..


****


__ADS_2