
*****
Sesampai di rumah sakit ,alex segera
menggendong prisil menuju ruang ugd ,
prisil pun segera di tangani oleh dokter
dan perawat .
“ maaf tuan anda tidak boleh masuk
kedalam “ kata salah satu suster dan
menutup pintu
Alex hanya bisa berdiri lemas di depan
pintu ruangan prisil , tak lama keluar
dokter yang memeriksa prisil
“ bagaimana istri saya dok “
tanya alex pada dokter
“ istri anda harus segera di operasi
untuk mengeluarkan peluru di dadanya .
jika tidak segera di operasi saya
kawatir peluru itu akan mengenai jantung
istri anda dan istri dan anak tuan
tidak akan bisa tertolong “ jelas dokter
itu
Alex terkejud di saat dokter menyebutkan
kata anak .
“ anak dok? ” kata alex bingung
“ iya nak , istri anda sedang mengandung
sekarang , apa anda tidak tau . “ kata dokter itu
Alex hanya menggelengkan kepalanya ,
yang menandakan dia tidak tau
“ itu bisa kita bicarakan nanti ,
sekarang saya butuh persetujuan anda
untuk mengoperasi istri anda “ kata dokter
“ lakukan yang terbaik untuk
menyelamatkan mereka semua dokter saya mohon “
kata alex pada dokter itu
“ baiklah kami butuh tanda tangan anda ,
suster akan membantu anda untuk melakukan
prosedurnya “ kata dokter itu dan berlalu pergi
“ mari tuan “ kata suster itu
Alex mengikuti arahan suster itu .
setelah selesai alex duduk termenung di
depan ruang operasi prisil sembari
memikirkan perkataan dokter tentang
__ADS_1
prisi sedang mengandung
“ anak . berarti sekarang prisil sedang
mengandung anak ku , buah cinta kami dan
aku akan menjadi ayah “ kata alex
pelan
“ berarti saat prisil sering muntah di
butik dan nafsu makannya meningkat itu
menandakan bahwa prisil sedang
hamil “ kata alex lagi dan berpikir
keras
“ astaga mengapa aku tidak menyadarinya ,
betapa bodohnya aku “ kata alex dan
mengacak – acak rambutnya
Alex masih berada di depan kamar operasi
prisil menanti operasinya selesai dan tak
lama dokter dan para asistennya keluar
dari ruangan itu dan menemui alex yang
sedari tadi di depan kamar operasi .
“ operasinya sukses tuan dan keadaan
istri anda stabil , begitu pula dengan anak
menjelaskan
“ syukurlah , lalu kapan saya bisa
bertemu dengan istri saya dok “ tanya alex
“ setelah pasien di pindahkan ke ruang
rawat inap anda bisa bertemu dengan istri anda “
jelas dokter itu lagi
“ baiklah dokter terimakasih “ kata alx
dan menjabat tangan dokter itu
“ sama – sama , saya pamit dulu “kata
dokter itu dan berlalu pergi
Setelah melihat dokter dan para
asistennya pergi alex pun menghembuskan
nafas lega dan duduk di kursi dan bisa
bernafas lega . setelah merasa tenang
alex pun bergegas pergi ke ruang rawat
inap prisil .
__ADS_1
Prisil telah di pindahkan ke ruangnnya
dan alex pun menemani prisil yang masih
tidak sadarkan diri . saat alex
menemani jhonny pun masuk dengan
membawa beberapa baju .
“ tuan sebaik anda membersihkan badan
anda terlebih dahulu , saya akan menggantikan
anda menjaga nyonya . “ kata
jhonny sembari memberikan baju itu pada alex
Alex yang mendengar kata jhonny pun
melihat baju yang dia pakai dan ternyata
banya bekas darah prisil di baju itu ,
alex pun mengambil baju yang di bawa oleh
jhonny dan segera masuk ke kamar
mandi untuk membersihkan badannya yang
berlumuran darah dan mengganti bajunya
juga .
Setelah membersihkan diri alex dan
jhonny membicarkan tentang pandu
“ bagaimana tentang kasus pandu “ tanya
alex
“ pandu sudah di tangkap oleh pihak
berwajib paris saat akan meninggalkan
negara ini tuan , dan saat ini sedang dalam
perjalanan ke indonesia
untuk di adili . “ jelas jhonny
“ bagus kalau begitu , terus amati dan
tuntut dia aku tidak mau dia bebas , “ kata alex
“ bagaimana dengan perusahaannya tua ,
apa akan di hancurkan seperti biasa “ tanya jhonny
“ tidak biarkan saja , jika aku
hancurkan maka tidak ada bedanya diri ku dan pandu .”
kata alex
“ baik tuan “ kata jhonny dan berlalu
pergi .
*****
__ADS_1