melepaskan

melepaskan
Bab 133


__ADS_3

*****


“ vero “ kata alex dan bastian bersamaan


. alex dan bastian saling menatap dan


menghampiri wanita yang bernama vero itu


dan memeluk erat wanita itu melepaskan rindu .


Prisil yang melihat reaksi kedua pria itu


sedikit bingung dan penasaran dengan


wanita yang bernama vero itu ,


“ siapa wanita itu , kenapa bastian dan


alex sangat senang melihatnya “ batin


prisil dengan rasa penasarannya .


Alex melepaskan pelukannya pada vero dan


menatap vero dengan tatapan senang ,


begitu pula dengan bastian yang juga memeluk


vero dengan erat


“ kapan kau kembali dari jepang vero “


tanya alex antusias


 


“ sangat sulit untuk bertemu dengan mu “


kata alex lagi


 


“ ya kau benar , sangat sulit untuk


bertemu  dengan desainer interior yang


terkenal ini “ kata bastian


 


“ kalian sangat berlebihan , aku tidak


seterkenal itu “ jawab vero merendah


dan tersenyum manis


 


“ jangan merendah begitu , aku dengar


dari orang - orang ku , kau baru memenangkan


penghargaan bergengsi di asia yang


saingannya sangat berat . “ kata bastian


 


“ dari mana berita itu datang “ kata


vero dan tertawa kecil


 


“ kau tau aku pengusaha teknologi jadi


aku tau semuanya “ jawab bastian


 


“ oya alex aku dengar kau sudah menikah


, di mana istrimu “ tanya vero


 


“ kau benar , aku lupa mengenalkan istri


ku pada mu kemarilah “ kata alex dan mengajak


nya bertatap muka dengan prisil


 


“ sayang perkenalkan ini veronika prayogo


anak dari rekan bisnis keluarga kami ,


lebih tepatnya prayogo grup . “ kata


alex memperkenalkan vero pada prisil


 


 


“ dan vero ini prisiliya wijaya dia


adalah istriku yang tercinta “ kata


alex dan merangkul lembut prisil


 


 


“ hai vero , senang berkenalan dan


bertemu dengan mu “ kata prisil dan


mengulurkan tangan nya pada vero


 


“ senang bertemu dengan mu juga prisil  ,


kau sangat cantik “ kata vero dan menjabat


tangan prisil


 


“ kami bertiga adalah kawan lama dan


sangat dekat saat sekolah dan kuliah “


kata bastian bercerita


 


 


“ ya kami selalu bersama saat di inggris


dulu , apapun yang kami lakukan kami


selalu bersama “ kata alex bangga


 

__ADS_1


 


“ benar aku sangat merindukan saat saat


itu “ kata veronika


Mereka ber empat pun mengobrol melepas


rindu tetapi tidak dengan prisil dia hanya diam


melihat mereka bertiga mengobrol


sesekali prisil tertawa mendengar obrolan mereka ,


 


tetapi prisil lebih banyak diam karena alex


dan bastian lebih antusias berbicara dengan vero .


takut mengganggu kebersamaan mereka bertiga


prisil mencoba bangkit dari tempat duduk


dan berniat pergi .


Tapi niat prisil tertahan oleh genggaman


tangan alex yang menahanya untuk pergi


 


“ kau mau kemana sayang “ tanya alex


pelan


 


“ aku ingin kedapur mengambil camilan ,


kalian lanjutkan mengobrolnya “ jawab prisil


 


“ biar pelayan yang mengambilkannya “


kata alex dan berniat memanggil pelayan


tapi di larang oleh prisil


 


“ tak apa aku saja , aku bosan jika


hanya duduk saja “ kata prisil meyakinkan alex


 


“ baiklah jika itu membuat mu senang “


kata alex dan membiarkan prisil menuju dapur


Prisil berjalan menuju dapur dan


menyiapkan beberapa camilan . dan tak lama


datanglah ibu yang membawa berbagai


makanan dan menatanya di meja makan


“ apa yang sedang kau lakukan prisil . “


tanya ibu


 


“ aku sedang menyiapkan beberapa camilan


 


“ apa kau sudah berkenalan dengan vero


sayang “ tanya ibu


 


“ sudah ibu , vero sangat imut , menyenangkan


dan juga ceria “ kata prisil pada ibu .


 


 


“ kau benar , dia sangat ceria , karena


ibu bastian dan alex menyukainya “ kata


ibu sembari menyiapkan makanan


 


 


“ saat sekolah dulu mereka sangat lah


dekat bahkan vero tidak ingin jauh dengan alex ,


dia selalu menanyakan alex , bahkan vero menangis


semalaman saat tau alex akan pindah sekolah


ke inggris dan beberapa bulan kemudian


veno menyusul pindah ke sekolah alex di inggris “


cerita ibu pada prisil


 


 


“ vero sangat menyukai alex dan dulu ibu


beranggapan jika mereka saling menyukai


tapi ternyata alex hanya  menganggap vero sebagai adik perempuannya


sendiri , begitu pula dengan bastian yang menjadikan vero sebagai adik


perempuaannya . “ jelas ibu lagi


 


 


“ apa vero masih menyukai alex ibu “


tanya prisil penasaran


 


“ kau pasti cemburu bukan ?, tapi tenang


saja prisil setau kami vero sudah memiliki


tunangan sekarang dan akan segera


menikah “ jelas ibu lagi

__ADS_1


 


“ jadi kau tidak perlu kawatir sayang ,


alex sangat mencintaimu “ kata ibu


sembari mengusap punggung prisil


 


 


“ aku tau itu ibu , alex sangat mencintai ku


dan anak  - anaknya “ kata prisil dan


membalas senyum ibu


 


 


“ anak pintar , baiklah kau duduk lah di


sini dan ibu akan memanggil yang lain


untuk makan siang , dan setelah makan


siang kau persiaplah untuk acara nanti sore “


kata ibu dan beranjak memanggil


yang lain untuk makan .


Prisil hanya tersenyum pada ibu dan


melihat ibu pergi memnggil yang lain ,


tetapi di dalam hati prisil dia merasa


ada yang aneh dengan vero ,


 


prisil merasa jika vero masih menyukai


alex suaminya itu , tapi prisil segera menepis


perasaan itu jauh jauh dan percaya


penuh pada alex .


Tak lama ibu kembali dengan semua untuk


makan malam , alex duduk di samping prisil


dan vero duduk di sebelah bastian .


“ kau sudah di sini sayang , apa mereka


sudah ingin segera makan “ kata alex dan


mengecup kilat ujung kepala prisil .


Vero yang melihat interaksi alex dan


prisil hanya diam , melihat vero yang


diam bastian lalu menepuk bahu vero


“ vero selama kau di sini biasakan diri


mu untuk melihat kemesraan mereka ,


mereka sangat pamer “ kata bastian becanda


 


 


“ hei jika kau iri diam lah “ kata alex


denan bangga


 


 


“ itu bagus bastian berarti mereka


saling mencintai , kenapa kau tidak coba


untuk menikah , supaya kau bisa membalas


kemesraan mereka “ kata vero dan kali ini


menyerang bastian .


 


 


“ hei vero sebenarnya kau mendukung ku


atau mendukung mereka “ kata bastian kesal


Melihat kejailan mereka bertiga ayah dan


ibu hanya bisa tertawa lepas karena sudah


lama tidak berkumpul dan becanda


gurau seperti ini


“ sudah sudah , alex , vero jangan


menggoda bastian lagi . ayo kita makan siang ,”


perintah ayah


 


“ dan kau prisil makanlah yang banyak


agar kau kuat di acara 7 bulanan nanti ,


dan agar si kembar bisa tumbuh dengan


baik dan sehat “  kata ayah pada prisil .


 


“ baik ayah “kata prisil dan


mengambil kan makanan di


piring alex


Dan di saat prisil akan mengambilkan alex


sayur brokoli vero menghentikannya


“ jangan ... “ teriang vero dan membuat


prisil bingung


Semua orang menatap ke arah vero .


 

__ADS_1


******


__ADS_2