melepaskan

melepaskan
Bab 108


__ADS_3

“ hai prisil “ kata bastia


Prisil masih terdiam melihat bastian


di hadapannya .


 


melihat prisil yang terdiam bastian pun


memeluk prisil yang ada di hadapannya


Sementara itu ibu prisil yang merasa


prisil tidak segera kembali pun menyusul


prisil di depan .


 


 


“ prisil siapa yang datang , kenapa lama


se ..” kata ibu yang juga terhenti setelah


melihat prisil di peluk oleh seorang


lelaki yang tidak asing baginya , di lihatnya


lagi lelaki itu dan di saat


lelaki itu mendongakkan wajahnya ibu


pun dengan jelas bisa mengenalilelaki itu


“ bastian “ kata ibu pelan dan


menghampiri prisil


Prisil yang menyadari ibu datang beralih


bersembunyi di belakang . ibu pun memeluk


bastian


“ bastian . ini benar kamu bastian ,


bastian anak ibu “ kata ibu yang tidak


percaya dengan aya yang ibu lihat


“ iya ibu , ini bastian , bastian anak


ibu “ jawab bastian


 


 


“ bastian anak ibu , syukurlah kau


selamat . “ kata ibu sembari menangis


di pelukan bastian


 


 


“ iya ibu tuhan masih menyanyangiku dan


menyelamatkan ku “ jawab bastian


 


 


“ bagai mana kau menyelamat kan diri “


tanya ibu


 


 


“ ceritanya banjang ibu “ kata bastian


 


 


“ baik – baik ceritakan di dalam , ayah


mu pasti senang melihat mu selamat “ ajak ibu


Bastian hanya menganggukan kepalanya dan


mengandeng tangan prisil agarr ikut dengannya masuk


“ sayang lihat siapa yang datang “ kata

__ADS_1


ibu


 


 


“ siapa yang datang “ tanya ayah dan


melihat ke arah ibu , betapa terkejutnya


ayah ketika yang di lihatnya adalah


bastian , seketika ayah menghampiri


bastian dan memeluk bastian


 


“ kau masih hidup bastian, kau selamat


bastian “ kata ayah seteleh memeluk bastian


dan melihat badan bastian dari atas


ke bawah


 


 


“ iya ayah , aku selamat “ kata bastian


 


 


“ tapi bagai mana mungkin “ kata ayah


penasaran


 


 


“ ceritanya panjang ayah , tapi ngomong –


ngomong di mana alex , “ tanya bastian


Semua diam saling memandang satu sama


lain . dan tak lama alex muncul dengan


membawa mangga muda untuk prisil


mangga mudamu “ kata alex sembari


menghampiri prisil ,


 


saat alex sudah ada di ruang tengah alex


melihat punggung seorang laki laki yang


tidak asing baginya , alex melangkah kan


kakinya dan melihat expresi prisil yang


tegang dan gugub mentapa alex , melihat


prisil yang tegang dan gugub alex mengalihkan


pandangannya pada ayah dan ibunya .


“ ayah ibu aku sudah kembali membeli


mangga muda “ kata alex pelan


Laki – laki itu pun membalikkan badannya


saat mendengar suara alex , betapa terkejut


nya alex  ketika lelaki itu membalikan badan dan


ternyata itu adalah bastian


“ bastian “ kata alex


 


“ alex “ kata bastian dan segera memeluk


alex


Alex yang melihatnya hanya terdiam


terkejut dan menatap wajah istrinya prisil


yang masih tegang dan gugub sembari


menutupi perutnya . alex pun mengisyarat

__ADS_1


kan prisil untuk duduk dan menutupi


perutnya dengan bantal . prisil yang


melihatnya mengerti dan segela melakukan


apa yang di instruksikanoleh alex .


“ aku sangat merindukan mu alex “ kata


bastian di pelukan alex


 


 


“ aku juga merindukan mu bastian “ kata


alex


Bastian pun melepaskan pelukannya nya


dari alex dan beralih menatap prisil yang


duduk di sofa


“ apa kau tidak merindukan ku sayang “


tanya bastian pada prisil


Prisil pun terkejut dan melihat ke arah


alex yang berdiri di sebelah bastian ,


alex yang mengerti memberi isyarat agar


menjawab pertanyaan bastian


“ aku juga merindukan mu bastian “ jawab


prisil dan memaksakan senyumnya


 


 


“ kau terlihat gemukan sayang “ kata


bastian dan berjalan mendekati prisil


Ibu yang melihat itu menarik tangan


bastian agar duduk dengan ibu di sofa


depan prisil dan alex duduk di sebelah


prisil .


“Kau pasti lelah sebaiknya kau istirahat


setelah itu ceritakan semuanya pada kami “


kata ibu  pada bastian


 


 


“ tidak ibu kau masih ingin mengobrol


dengan kalian . apalagi dengan prisil “kata


bastian dan tersenyum manis pada


prisil ,


Prisil hanya terseyum dan melihat ke


arah alex sesaat


“ kau masih setia menungguku kan sayang “


tanya bastian tiba – tiba


 


 


“ kau masih mencintaiku kan sayang ku


prisil “ tanya bastian lagi


Prisil hanya diam dan menatap bastian


gugup dan tegang , prisil tidak tau apa yang


harus dia jawab , begitupun dengan


semua orang kecuali bastian


 

__ADS_1


****


__ADS_2