melepaskan

melepaskan
Bab 129


__ADS_3

******


Prisil pun melangkah pelan menuju kamar


dan melihat alex berdiri di depan jendela


kamar menatap ke arah kebun bunga


yang ada di samping kamar prisil .


“ alex .”  panggil prisil dengan lembut


Tapi tidak ada jawaban dari alex . dia


masih terdiam menatap keluar jendela .


prisil pun menghampiri alex dan


mengalungkan satu  tangannya di pinggang


alex karena prisil sudah tidak bisa memeluk


alex dari belakang karena perut


prisil yang membesar dan melihat alex yang


masih dengan muka tanpa expresinya


“ alex “ panggil prisil lagi tapi masih


tidak ada jawaban dari alex


Prisil pun mangalungkan tangannya yang


satu lagi , meski sedikit kesulitan tapi prisil


berusaha menghilangkan jarak yang ada


di antara mereka berdua


“ kau sangat lucu jika sedang cemburu alex


“ kata prisil lembut dan menghadapkan alex ke arahnya


“ aku tau kau sedang cemburu saat


melihat foto itu bukan  “ kata prisil dan


kali ini alex memperlihatkann raut muka


sedih ke arah prisil


Prisil pun memeluk alex lembut dan


membenamkan wajah nya di dada alex


dan membelai lembut punggung alex


“ kau berhak untuk cemburu alex , tapi


satu hal yang harus kau tau , foto itu


adalah masa lalu ku yang aku buat


sebagai pelajaran hidup , dan sekarang


hanya ada masa kini dan masa depan , dan


itu tentang  aku dan diri mu alex “ kata prisil


sembari melepaskan pelukan nya dan


memandang alex dengan lembut

__ADS_1


“ dan apa kau tau alex aku tidak ingin


cinta kita hanya ada di album foto saja


seperti di album itu  .  tapi aku ingin kisah


cinta kita nyata tanpa satu momen pun


terlupakan , karena setiap detik bersama mu


sangat berarti bagi ku ,  “ kata prisil dan meraih


satu tangan alex dan meletakkannya di dadanya


“ aku tidak perlu foto untuk mengingat


mu , karena kau slalu berada  di hati ku “


kata prisil dan menggenggap erat tangan alex


Kata – kata prisil semakin membuat alex


tersenyum bahagia . dan memeluk prisil lembut .


prisil pun tersenyum merasa


cemburu alex yang sudah menghilang


“ apa kau sudah tidak cemburu lagi alex


“  tanya prisil di pelukan alex


 


“ aku sudah tidak cemburu , tapi sebenarnya


aku tidak cemburu karena kau masih menyimpan


Mendengar jawaban alex prisil


melepasakan pelukan nya dan menatap


bingung alex . begitupun alex pada prisil


“ lantas karena apa kau begini  “ tanya prisil


bingung


 


 


“ karena aku iri pada pandu .


aku suami mu saja  belum


pernah berfoto selfi seperti


itu dengan mu ,


aku juga ingin mempunyai


foto selfi yang lucu dan keren


seperti itu dengan mu sayang “


kata alex kesal


 


 


“ jadi aku bisa pamerkan pada jhonny ,

__ADS_1


ayah , dan ibu , bahkan bastian


nanti saat dia kembali “  tambah alex


Mendengar alasan alex itu prisil hanya


bisa menahan tawanya dan berpikir


betapa lucunya alex


“ ternyata karena itu kau begini “


  kata prisil dan mencubit lembut pipi alex .


 


 


“ sayang sakit jangan cubit pipi ku “


kata alex sedikit meringis kesakitan di pipinya


 


 


“ kita bisa berfoto lebih banyak dari


yang ada di album itu , sebanyak yang


kamu mau karena kita akan selalu bersama


, kita bisa berfoto setiap kebersamaan kita ,


tiap jam , menit bahkan tiap detik “jawab prisil


 


 


 


“ kau harus menepati perkataan mu sayang


, setiap detik “ kata alex dan memeluk prisil lembut


 


 


“ tentu alex , karena mulai saat ini dan


seterusnya kita akan selalu bersama


selamanya “ jawab prisil pasti


Mendengar itu alex tersenyum dan


mengeratkan pelukannya pada prisil


“ aku mencintaimu prisiliya prasetyo


laksono , sangat mencintaimu “ kata alex


 


 


“ aku juga sangat  mencintaimu alex wijaya “ jawab prisil


 


*****

__ADS_1


__ADS_2