melepaskan

melepaskan
Bab 150


__ADS_3

******


 


Malam pun tiba semua anggota keluarga


pun berpamitan pulang pada prisil dan alex .


“ alex kami pulang dulu besok kami akan


kemari melihat si kembar “ pamit ibu pada


alex karena prisil sudah tertidur


 


“ iya bu , hati hati di jalan


kemungkinan lusa prisil dan bayi kami bisa


pulang ke rumah “ jelas alex


 


 


“ benarkah itu , kalau begitu kami akan


menyiapkan kamar untuk si kembar “


jawab ibu antusias mendengar kabar dari alex


.


 


“ alex akan menayakannya pada dokter


lebih jelasnya “ kata alex menyakinkan ibu


 


 


“ baiklah , jagalah prisil dan anak –


anak mu dan istrihatlah , kau pasti akan


sering terbangun saat tidur mu nanti “


kata ibu pada alex dan berlalu pergi


Alex pun berdiri melihat kepergian


keluarganya sampai hilang dari pandangan alex .


merasa mereka telah hilang dari


pandangan nya  alex pun masuk kedalam


kamar inap prisil kembali dan megecek


keadaan anak – anak mereka yang tengah


tertidur pulas di box bayi mereka,


 


terakhir alex menghampiri prisil yang tengah


tertidur pulas , di belai nya rambut prisil


dengan lembut prisil pun membuka


matanya perlahan dan melihat alex


yang belum tidur


“ kau belum alex “ tanya prisil pada


alex


 


“ belum , aku masih ingin memastikan


semua nya sudah tertidur pulas . “ jawab alex


 


“ kau juba butuh istirahat alex “ kata


prisil lagi dan menggeser badannya dan

__ADS_1


memberi ruang di sampingnya


 


“ kemarilah alex , tidurlah “ perintah


prisil dan menepuk tempat kosong di


tempat tidurnya


 


“ aku bisa tidur di kasur samping itu “


kata alex


 


“ kemarilah alex “ perintah prisil


Alex pun mengikuti perintah prisil dan


naik ke ranjang prisil dan memeluk prisil


dari belakang menghadap ke arah box


bayi mereka


“ istirahatlah alex kau sudah sibuk


sehariana ini , “ kata prisil sembari


memejam kan matanya


 


“ baik sayang , kau juga istirahatlah .


“ jawab alex dan juga memejamkan mata


Merasa tidak ada jawaban alex membuka


matanya dan melihat ke arag prisil dan


ternyata prisil telah tertidur , alex


pun tersenyum dan mengecup pucuk


kepala prisil dan memeluk prisil dan


Saat tengah malam alex terbangun karena


tangisan salah satu bayinya , alex pun


membuka matanya dan melihat prisil sudah


tidak ada di ranjang nya dan tengah duduk


di sofa untuk memberi asi salah satu


anaknya , alex pun bangkit dari tidurnya


dan menghampiri prisil


“ kenapa kau tidak membangunkan ku


sayang “ tanya alex pada prisil


 


“ kau terbangun alex , “ kata prisil


 


“ ya , kenapa kau tidak membangunkan ku


, “ tanya alex lagi


 


“ karena kau terlihat lelah dan tertidur


pulas “ jawab prisil


 


“ tidak apa sayang , lain kali kau harus


membangunkan ku “ kata alex dan melihat


salah satu anaknya lagi yang juga


menangis

__ADS_1


 


“ tenang lah sayang , papa ada di sini ,


jangan menagis lagi ya “ kata alex


menenangkan bayinya sembari memeluk bayinya


.


Alex pun menggendong anaknya dengan


telaten , begitu pula dengan prisil yang


memberi asi anaknya secara bergantian


. sampai kedua anaknya sudah mulai


tenang dan sudah tertidur kembali di boxnya


dan tinggal satu bayinya yang berada


di gendongan prisil dan sedang meminum


asinya .


 


melihat prisil yang sudah mulai lelah dan


masih mengantuk alex pun duduk di bawah


menjaga bayi yang ada di pangkuan prisil ,


alex duduk di hadapan prisil takut bayinya


terjatuh dari pangkuan prisil ,


 


tak terasa alex pun juga tertidur dan


meletakkan kepalanya di pangkuan


prisil sembari memegang anaknya ,


dan prisil pun juga tertidur sembari


memangku anaknya .


pagi pun tiba seseorang pun membuka


pintu kamar prisil dan melihat alex yang


tengah tertidur di pangkuan prisil


sembari memegang anaknnya .


orang itu tak lain adalah ibu alex


yang membawakan sarapannya


“ sepertinya mereka habis begadang


menjaga si kembar , “ batin ibu ,


Ibu pun mengambil bayi yang ada di


pangkuan prisil dan menggendong nya .


tak lama prisil terbangun karena merasa


bayi yang ada di pangkuaannya tidak


ada di tangannya . saat prisil membuka mata


prisil melihat alex tengah tertidur di


pangkuannya sembari duduk di lantai .


Prisil pun membangunkan alex dengan


lembut


“ alex , bangunlah , jangan tidur di


lantai , nanti kau bisa masuk angin “


kata prisil sembari membelai kepala alex


dengan lembut


Alex pun membuka matanya perlahan dan

__ADS_1


melihat ke arah prisil .


*****


__ADS_2