
****
Prisil sedang memilih barang – barang
yang akan dia bawa keparis , karena besok
prisil dan alex akan kembali ke paris .
di saat prisil sedang memasukkan baju
alex pun masuk ke dalam kamar dan memeluk
prisil dari belakang sehingga mengejutkan prisil
“ sayang ..” kata alex manja sambil
memeluk prisil
“ iya alex , kau mengagetkan ku “ jawab
prisil
“ kau tidak mengantuk , apa kau tidak
lelah “ tanya alex yang masih bergelayutan
di bahu prisil
“ apa kau sudah mengantuk “ tanya prisil
pada alex ,
“ ya aku mengantuk , ayo kita tidur “ jawab
alex manja
“ tapi ini belum selesai alex , tidurlah
aku akan menyusul nanti , “ kata prisil
“ tidak tanpa mu “ jawab alex sambil
menggelengkan kepalanya
Prisil yang melihat sikap manja alex
hanya bisa menggelengkan kepalanya
dan mengalah menutup semua tasnya
“ baik , kau menang , ayo kita tidur “
jawab prisil
“ benarkah , ayo kalau begitu “ jawab
alex senang dan mengandeng tangan
prisil ke ranjang dan alex naik ke ranjang
terlebih dahulu dan merentangkan ke
dua tangannya
“ kau mau tidur di bahuku yang mana
sayang “ kata alex antusias
“ kan kita punya beberapa bantal kenapa
memakai lengan mu alex . “ jawab prisil heran
__ADS_1
“ no ... no .. no ... kita hanya butuh
satu bantal untuk ku , dan kau akan
tidur di pelukan ku , berbantal lengan
ku dan memeluk diri ku “ jawab alex sampil
menepuk dadanya
“ alex ... “ kata prisil menyipitkan
matanya
“ ayolah sayang kemarilah aku sudah
mengantuk dan ingin memeluk mu “
kata alex manja dan wajah imutnya
“ baiklah “ jawab prisil pasrah dan naik
ke ranjangnya dan tidur di dalam
dekapan alex .
Alex pun tersenyum bahagia dan
mematikan lampu .tidak lupa alex
mengecup dahi prisil dengan lembut .
“ selamat malam sayang , mimpi indah ,
maksud ku mimpikan aku . “ kata alex dan
mengeratkan dekapannya
memimpikan mu “ jawab prisil yang
membuat alex kaget dan membuka matanya
kembali dan menatap prisil
“ kenapa tidak mau “ kata alex sedih
“ karena aku mau alex ku itu pasti dan nyata
bukan hanya impian semata saja “ kata prisil dan
menenggelamkan wajahnya yang merah di
dada alex
Alex yang mendengarnya tersenyum malu
dan kembali mendekap istrinya ,
“ istri ku memang yang terbaik . membuat
ku makin cinta “ kata alex dan memejamkan matanya
--------
Pesawat prisil telah lepas landas menuju
paris , dan trauma prisil sudah mulai menghilang
sedikit demi sedikit . prisil , alex dan jhonny tengah
berada di pesawat dan sedang mengobrol .
__ADS_1
“ alex ada yang ingin aku tanyakan
padamu “ kata prisil , dan melihat ke arah jhonny
Jhonny yang mengerti maksud prisil pun
meninggalkan alex dan prisil berdua
“ katakan sayang apa yang akan kau
katakan?, jangan bilang kau mau mengatakan
i love you pada ku “ kata alex
sedikit becanda dan tertawa kecil
“ aku serius alex “ kata prisil
“ baiklah , sekarang serius , kataka apa
“ kata alex dan menatap prisil dengan santai
“ apa pembatalan proyek brasmanta ada
hubungannya dengan campur tangan mu alex “
tanya prisil yang sontak
menghilangkan senyum alex
“ kenapa kau berpikir seperti itu “
tanya balik alex ,
“ karena hanya brasmanta grup dan wijaya
grup saja yang bisa melakukan itu . jika itu
brasmanta maka tidak mungkin
mereka menggagalkan proyeknya sendiri ,
jadi Cuma ada satu jawaban dan itu wijaya
grup , “jawab prisil menjelaskan
“ aku yakin ayah tidak menaruh kebencian
pada brasmanta grup , dan satu – satunya
yang ada di pikiran ku itu Cuma kamu
yang bisa alex melakukan itu . “ jelas prisil lagi
“ kenapa kau curiga pada ku prisil “
tanya alex
“ karena yang bertanggung jawab atas
proyek itu adalah pandu , “ kata prisil
dan menatap alex
Alex hanya diam mendengar pernjelasan
prisil yang benar , dan tak lama alex membelai
lembut rambut prisil
__ADS_1
*****