melepaskan

melepaskan
Bab 131


__ADS_3

******


Alex terkejut dengan yang di tanyakan


prisil padanya , menanggapi pertanyaan


prisil alex menghadapkan prisil ke


arahnya .


“ kenapa kau berpikir seperti itu sayang


“ tanya balik alex pada prisil


 


“ karena aku merasa jika keinginan ku


selalu aneh dan menyusahkan mu “  kata


prisil sedih


Alex hanya tersenyum mendengar perkataan


istrinya itu .


“ prisil tau kah kamu , jika memenuhi ke


inginan mu adalah tanggung jawab ku


sebagai suamimu . itu adalah kewajiban ku


sayang jadi kau tidak perlu kawatir ,


apalagi kau sedang mengandung hal itu


wajar terjadi sayang . jadi jangan pernah


berpikir seperti itu ok “ jawab alex


pada prisil


“ tapi alex ...“ kata prisil tapi terpotong


karena alex mencium kilat bibir prisil


 


 


“ tidak ada tapi sayang , aku suka dan


akan berusaha memenuhinya “ kata alex lagi


 


 


“ baiklah alex “ jawab prisil mengalah


 


 


“ hmm kalau begitu bagaimana jika aku


meminta kewajiban mu sekarang “ goda alex


pada prisil dan memojokkan prisil di


ujung kolam itu dengan tatapan nakalnya .


Prisil membulatkan matanya dan melihat


ke arah alex yang seperti sudah siap


untuk menerkamnya .


“ apa,... apa ... apa maksudmu alex “


kata prisil terbata – bata ,


 


 


“ apa kau tidak mengeri sayang . “ tanya


alex yang sudah mendekati wajah prisil


sehingga alex bisa merasakan deru nafas


prisil yang tidak teratur


 


 


“ aku ... aku tidak mengerti “ jawab


prisil lagi dan bisa merasakan hangatnya nafas


alex di depannya


 


 


“ baiklah jika kau tidak mengerti , kalau


begitu nikmati saja “ kata alex dan memindahkan


prisil ke pangkuannya dan mulai

__ADS_1


menciumi bibir merah prisil dengan lembut yang


semakin lama semakin bergairah ,


 prisil membalas apa yang di lakukan alex


padanya merasa menjadapatkan ijin dari


prisil ciuman alex pun berpindah ke


leher dan dada prisil yang terlihat jelas


di hadapan alex .


 


 


banyak jejak yang alex tinggalkan di tubuh


prisil begitupun prisil yang  juga meninggalkan


beberapa jejak di tubuh kekar alex .


 


 


di tengah – tengah aktifitas alex yang akan menuju ke


intinya  , prisil mendorong lembut tubuh alex dan


membuat alex sedikit bingung dan menatap prisil bingung .


“ ada apa sayang , apa kau tidak


nyaman  “ kata alex lembut tetapi


nafasnya masih belum teratur


 


 


“ apa ini tidak apa – apa di lakukan “


tanya prisil yang masih mengatur nafasnya


Alex hanya tersenyum mendengar perkataan


prisil


“ aku sudah bertanya pada dokter dan itu


aman sayang asal kan ... “ kata alex


menggantung dan berbisik ke lembut di


telinga prisil


 


 


maka mereka tidak akan terganggu .


ayo kita lanjutkan “  kata alex di telinga


prisil dan melanjutkan kegiatannya .


Prisil hanya membulatkan matanya


mendengar godaan alex padanya .


dan lagi lagi acara mandi prisil terganggu


oleh ulah alex lagi yang masuk diam diam ke


kamar mandi saat prisil mandi ,


 


 


setelah mandi  prisil duduk di depan meja rias


sedang  menyisir rambutnya dan melihat


beberapa jejak alex yang


sengaja di tinggalkan oleh alex .


“ sepertinya aku harus mengunci ganda


kamar mandi , jika tidak alex akan slalu mengganggu


kegiatan mandi ku  dengan aktifitasnya “ batin prisil sembari


menyisir pelan rambutnya


Melihat prisil yang melamun , alex pun


menghampiri prisil dan memeluknya dari


belakang dan menghirup wangi tubuh


prisil


“ apa yang kau pikirkan hingga melamun


seperti ini dan mengabaikan ku yang memanggil


mu dari tadi “ kata alex  di samping telinga prisil

__ADS_1


Prisil pun terkejut dengan keberadaan


alex yang tidak di sadarinya dari tadi telah


memperhatikannya di meja rias


“ tidak ada , hanya saja aku berpikir


untuk memberi kunci ganda di kamar


mandi agar kau tidak menggangu waktu mandi


ku dengan kegiatan mu “ kata prisil


 


 


“ kalau begitu aku akan membuat salinan


kunci itu agar bisa membukanya lagi , karena


aku sangat suka mengganggu waktu


mandi mu “ jawab alex


 


 


“ alex “ kata prisil dan menghadapkan


badannya ke alex dengan wajah kesalnya


 


 


“ prisil “ jawab alex dengan imutnya


Prisil yang melihatnya hanya tertawa


gemas , sembari membelai lembut pipi alex


“ ayo kita tidur sayang , atau kau ingin


melanjutkan kegiatan di kamar mandi tadi “


kata alex dengan tatapan nakalnya


pada prisil


“ lagi “ kata prisil terkejut .


Melihat expresi prisil yang terkejut


alex hanya tertawa dan menggendong prisil


dan meletakkannya lembut di kasurnya


.


“ tidak sayang , aku hanya becanda , aku


tidak ingin mengganggu tidur ketiga anak ku di sana “


kata alex dan berbaring di samping prisil


 


 


“ kemarilah , tidur di dekapan ku , aku


akan menjaga mu saat kalian tidur “ kata


alex dan merentangkan tangannya agar


prisil merebahkan kepalanya di dadanya


 


 


“ baiklah “ kata prisil dan meletakkan


kepalanya di lengan kekear alex dan memeluk


alex dalam tidurnya


 


 


“ pintar sekali , selamat malam sayang


ku , selamat malam juga anak – anak papa


“kata alex sembari mengelus perut besar prisil “


 


 


“ selamat malam juga alex , selamat


malam papa “ jawab prisil


Mereka pun memjamkan mata ,


mengistirahatkan badan mereka yang lelah dengan aktifitas hari ini .


 

__ADS_1


******


__ADS_2