
******
Alex terkejut dengan yang di tanyakan
prisil padanya , menanggapi pertanyaan
prisil alex menghadapkan prisil ke
arahnya .
“ kenapa kau berpikir seperti itu sayang
“ tanya balik alex pada prisil
“ karena aku merasa jika keinginan ku
selalu aneh dan menyusahkan mu “ kata
prisil sedih
Alex hanya tersenyum mendengar perkataan
istrinya itu .
“ prisil tau kah kamu , jika memenuhi ke
inginan mu adalah tanggung jawab ku
sebagai suamimu . itu adalah kewajiban ku
sayang jadi kau tidak perlu kawatir ,
apalagi kau sedang mengandung hal itu
wajar terjadi sayang . jadi jangan pernah
berpikir seperti itu ok “ jawab alex
pada prisil
“ tapi alex ...“ kata prisil tapi terpotong
karena alex mencium kilat bibir prisil
“ tidak ada tapi sayang , aku suka dan
akan berusaha memenuhinya “ kata alex lagi
“ baiklah alex “ jawab prisil mengalah
“ hmm kalau begitu bagaimana jika aku
meminta kewajiban mu sekarang “ goda alex
pada prisil dan memojokkan prisil di
ujung kolam itu dengan tatapan nakalnya .
Prisil membulatkan matanya dan melihat
ke arah alex yang seperti sudah siap
untuk menerkamnya .
“ apa,... apa ... apa maksudmu alex “
kata prisil terbata – bata ,
“ apa kau tidak mengeri sayang . “ tanya
alex yang sudah mendekati wajah prisil
sehingga alex bisa merasakan deru nafas
prisil yang tidak teratur
“ aku ... aku tidak mengerti “ jawab
prisil lagi dan bisa merasakan hangatnya nafas
alex di depannya
“ baiklah jika kau tidak mengerti , kalau
begitu nikmati saja “ kata alex dan memindahkan
prisil ke pangkuannya dan mulai
__ADS_1
menciumi bibir merah prisil dengan lembut yang
semakin lama semakin bergairah ,
prisil membalas apa yang di lakukan alex
padanya merasa menjadapatkan ijin dari
prisil ciuman alex pun berpindah ke
leher dan dada prisil yang terlihat jelas
di hadapan alex .
banyak jejak yang alex tinggalkan di tubuh
prisil begitupun prisil yang juga meninggalkan
beberapa jejak di tubuh kekar alex .
di tengah – tengah aktifitas alex yang akan menuju ke
intinya , prisil mendorong lembut tubuh alex dan
membuat alex sedikit bingung dan menatap prisil bingung .
“ ada apa sayang , apa kau tidak
nyaman “ kata alex lembut tetapi
nafasnya masih belum teratur
“ apa ini tidak apa – apa di lakukan “
tanya prisil yang masih mengatur nafasnya
Alex hanya tersenyum mendengar perkataan
prisil
“ aku sudah bertanya pada dokter dan itu
aman sayang asal kan ... “ kata alex
menggantung dan berbisik ke lembut di
telinga prisil
maka mereka tidak akan terganggu .
ayo kita lanjutkan “ kata alex di telinga
prisil dan melanjutkan kegiatannya .
Prisil hanya membulatkan matanya
mendengar godaan alex padanya .
dan lagi lagi acara mandi prisil terganggu
oleh ulah alex lagi yang masuk diam diam ke
kamar mandi saat prisil mandi ,
setelah mandi prisil duduk di depan meja rias
sedang menyisir rambutnya dan melihat
beberapa jejak alex yang
sengaja di tinggalkan oleh alex .
“ sepertinya aku harus mengunci ganda
kamar mandi , jika tidak alex akan slalu mengganggu
kegiatan mandi ku dengan aktifitasnya “ batin prisil sembari
menyisir pelan rambutnya
Melihat prisil yang melamun , alex pun
menghampiri prisil dan memeluknya dari
belakang dan menghirup wangi tubuh
prisil
“ apa yang kau pikirkan hingga melamun
seperti ini dan mengabaikan ku yang memanggil
mu dari tadi “ kata alex di samping telinga prisil
__ADS_1
Prisil pun terkejut dengan keberadaan
alex yang tidak di sadarinya dari tadi telah
memperhatikannya di meja rias
“ tidak ada , hanya saja aku berpikir
untuk memberi kunci ganda di kamar
mandi agar kau tidak menggangu waktu mandi
ku dengan kegiatan mu “ kata prisil
“ kalau begitu aku akan membuat salinan
kunci itu agar bisa membukanya lagi , karena
aku sangat suka mengganggu waktu
mandi mu “ jawab alex
“ alex “ kata prisil dan menghadapkan
badannya ke alex dengan wajah kesalnya
“ prisil “ jawab alex dengan imutnya
Prisil yang melihatnya hanya tertawa
gemas , sembari membelai lembut pipi alex
“ ayo kita tidur sayang , atau kau ingin
melanjutkan kegiatan di kamar mandi tadi “
kata alex dengan tatapan nakalnya
pada prisil
“ lagi “ kata prisil terkejut .
Melihat expresi prisil yang terkejut
alex hanya tertawa dan menggendong prisil
dan meletakkannya lembut di kasurnya
.
“ tidak sayang , aku hanya becanda , aku
tidak ingin mengganggu tidur ketiga anak ku di sana “
kata alex dan berbaring di samping prisil
“ kemarilah , tidur di dekapan ku , aku
akan menjaga mu saat kalian tidur “ kata
alex dan merentangkan tangannya agar
prisil merebahkan kepalanya di dadanya
“ baiklah “ kata prisil dan meletakkan
kepalanya di lengan kekear alex dan memeluk
alex dalam tidurnya
“ pintar sekali , selamat malam sayang
ku , selamat malam juga anak – anak papa
“kata alex sembari mengelus perut besar prisil “
“ selamat malam juga alex , selamat
malam papa “ jawab prisil
Mereka pun memjamkan mata ,
mengistirahatkan badan mereka yang lelah dengan aktifitas hari ini .
__ADS_1
******