melepaskan

melepaskan
Bab 84


__ADS_3

*****


“sayang ,  alex , prisil  ayo sarapan “


teriak ibu di meja makan


 


“ kami datang bu “ kata alex dan


menggandeng tangan prisil


 


“ aku datang sayang “ kata ayah dan


mencium lembut pipi ibu


Alex dan prisil hanya melihat kemesraan


ibu dan ayahnya , alex langsung melihat


prisil yang salah tingkah sendiri ,


 


prisil pun memandang alex yang menatap nya .


alex pun menyodorkan pipinya pada


prisil berharap ingin di cium seperti ayah nya .


 


prisil hanya terdiam malu .


alex tetap saja diam dengan memberikan pipinya ,


prisil yang malupun melihat


ibu dan ayah yang menahan tawa , akhirnya prisil


pun mencium kilat pipi alex .


alex pun yang puas hanya tersenyum puas ,


dan merakapun makan


 


“ alex , prisil luangkan waktu kalian


nanti malam “  perintah ayah


 


“ ada apa ayah “ jawab alex


 


“ kami akan mengajak kalian  ke pesta nanti


malam “ jawab ayah


 


“ benar kami ingin mengajak kalian,


sekaligus ibu ingin memperkenalkan prisil ke t


emen – temen ibu “ kata ibu senang


Alex memandang prisil ,dan prisil yang


mengerti hanya menganggukan kepalanya .


“ baiklah bu kami akan ikut “ kata alex


 


“ tapi kami akan ke butik prisil dan


apartemen prisil dulu , untuk mengambil


beberapa barang “ kata prisil


 


 


“ baiklah sayang nantik alamatnya akan


ayah kirim pada alex , kalian langsung


datang saja “ jelas ayah .


Mereka hanya menganggukan kepala


mengerti dengan yang di maksud ayah ,


 


mereka pun selesai makan , prisil dan


alex pun pergi ke butik untuk mengambil


baju untuk acara pesta nanti malam ,


setelah memilih baju yang cocok mereka


segera pergi ke apartemen prisil


“ sayang apa kau yakin akan masuk ke


apartemen mu “ kata alex memastikan


 

__ADS_1


 


“ memangnya kenapa alex “ tanya prisil


heran


 


 


“ bukannya di sini banyak kenangan mu


dengan bastian “ kata alex perlahan


Prisil hanya diam menatap alex dan lalu


menggenggam tangan alex


“ alex ,  bastian adalah masa lalu ku dan


kau masa depan ku , biarkan itu jadi kenangan


yang tersimpan , dan kenangan ku


dengan mu sekarang yang akan slalu terniang


di hari – hari ku . “  kata prisil lembut ,


 


 


“ kau mencintaiku prisil “  tanya alex


 


“ apa yang harus aku lakukan untuk


membuktikannya “ jawab prisil


Alex diam saja berpikir dan tersenyum


penuh arti pada prisil


“ kita masuk saja dulu , aku pengab di


mobil  “ kata alex dan keluar dari


mobilnya ,


Prisil mengikuti alex dari belakang dan


masuk kedalam gedung apartemen prisil .


prisil pun berada di depan pintu


apartemannya , sebelum masuk prisil


menghembuskan nafas berat setelah tenang


dia membuka kunci dan masuk ke dalam


“ ini pertama kalinya aku masuk ke


apartemen mu karena selama ini aku


tidak berani untuk menjemputmu langsung ,


aku hanya menunggu mu di bawah   “kata


alex .


 


 


“ benar sekali , lihat – lihat lah dulu


aku akan ke kamr mengambil beberapa


barang “  kata prisil


Alex pun berkeliling , melihat masing –


masing ruangan yang ada di sana, pandangan


alex teralihkan oleh foto bastian


yang ada di suatu kamar. Alex pun masuk ke


dalam kamar itu dan melihat satu -


persatu benda yang berhubungan dengan alex ,


seperti boneka , bunga , foto dan


barang lainnya . dan tak lama prisil masuk dan


memeluk alex dari belakang .


“ kenapa kamu di sini “ tanya prisil


 


“ tidak ada apa – apa hanya saja aku


ingin melihat nya saja . “  kata alex


 


“ ini kamar bastian saat aku merawatnya


dan nenek membereska semua barang


bastian yang ada di seluruh ruangan dan


menyimpannya di sini . “ kata prisil

__ADS_1


 


“ apa kau merindukannya “ tanya alex


 


 


 “ ya , sesaat setelah sampai di sini ,


karena di apartemen ini penuh dengan


kenangannya “ jawab prisil jujur ,


 


 


“ maafkan aku berkata seperti itu , aku


hanya ingin jujur dalam hubungan kita ,


aku tidak ingin ada kebohongan “kata


prisil lagi


Alex membalikkan badannya dan memegang


bahu prisil , menatapnya dengan penuh kasih sayang


“ terimakasih kau telah jujur pada ku ,


jadi aku tau apa yang kamu rasakan ,”


kata alex lembut


 


 


“ bagaimana jika kita kelua dari kamar


ini , aku sedikit cemburu jika  berada


terlalu lama di kamar ini “ kata alex imut


 dengan senyumnya


Prisil hanya menganggukan kepalanya dan


menahan tawanya melihat sikap alex yang


cemburu . prisil pun mengajak alex ke


ruang tengah untuk bersantai sejenak


sebelum kembali dan bersiap menghadiri


pesta .


“ prisil “ kata alex yang merebahkan


kepalanya di pangkuan prisil .


 


 


“ iya alex ada apa “ kata prisil sembari


menatap alex dan membelai lembut rambutnya .


 


 


“ aku ingin bukti cinta mu “ kata alex


dan bangkit dari tidurnya dan duduk menghadap prisil


 


 


“ dengan apa aku membuktikannya “ tanya


prisil


 


Alex diam sesaat memandang mata hitam


prisil dengan lembut dan penuh kehangatan


 


“ dengan kau melahirkan anak- anak ku “


kata alex lembuat


 


“ aku ingin kau menjadi ibu dari anak-


anak ku “ lanjut alex


 


“ dan aku ingin membesarkan


anak – nak kita bersama sama selamanya “


lanjud alex dan menggegam tangan


prisil dengan lembut


 

__ADS_1


 


*****


__ADS_2