
*****
“sayang , alex , prisil ayo sarapan “
teriak ibu di meja makan
“ kami datang bu “ kata alex dan
menggandeng tangan prisil
“ aku datang sayang “ kata ayah dan
mencium lembut pipi ibu
Alex dan prisil hanya melihat kemesraan
ibu dan ayahnya , alex langsung melihat
prisil yang salah tingkah sendiri ,
prisil pun memandang alex yang menatap nya .
alex pun menyodorkan pipinya pada
prisil berharap ingin di cium seperti ayah nya .
prisil hanya terdiam malu .
alex tetap saja diam dengan memberikan pipinya ,
prisil yang malupun melihat
ibu dan ayah yang menahan tawa , akhirnya prisil
pun mencium kilat pipi alex .
alex pun yang puas hanya tersenyum puas ,
dan merakapun makan
“ alex , prisil luangkan waktu kalian
nanti malam “ perintah ayah
“ ada apa ayah “ jawab alex
“ kami akan mengajak kalian ke pesta nanti
malam “ jawab ayah
“ benar kami ingin mengajak kalian,
sekaligus ibu ingin memperkenalkan prisil ke t
emen – temen ibu “ kata ibu senang
Alex memandang prisil ,dan prisil yang
mengerti hanya menganggukan kepalanya .
“ baiklah bu kami akan ikut “ kata alex
“ tapi kami akan ke butik prisil dan
apartemen prisil dulu , untuk mengambil
beberapa barang “ kata prisil
“ baiklah sayang nantik alamatnya akan
ayah kirim pada alex , kalian langsung
datang saja “ jelas ayah .
Mereka hanya menganggukan kepala
mengerti dengan yang di maksud ayah ,
mereka pun selesai makan , prisil dan
alex pun pergi ke butik untuk mengambil
baju untuk acara pesta nanti malam ,
setelah memilih baju yang cocok mereka
segera pergi ke apartemen prisil
“ sayang apa kau yakin akan masuk ke
apartemen mu “ kata alex memastikan
__ADS_1
“ memangnya kenapa alex “ tanya prisil
heran
“ bukannya di sini banyak kenangan mu
dengan bastian “ kata alex perlahan
Prisil hanya diam menatap alex dan lalu
menggenggam tangan alex
“ alex , bastian adalah masa lalu ku dan
kau masa depan ku , biarkan itu jadi kenangan
yang tersimpan , dan kenangan ku
dengan mu sekarang yang akan slalu terniang
di hari – hari ku . “ kata prisil lembut ,
“ kau mencintaiku prisil “ tanya alex
“ apa yang harus aku lakukan untuk
membuktikannya “ jawab prisil
Alex diam saja berpikir dan tersenyum
penuh arti pada prisil
“ kita masuk saja dulu , aku pengab di
mobil “ kata alex dan keluar dari
mobilnya ,
Prisil mengikuti alex dari belakang dan
masuk kedalam gedung apartemen prisil .
prisil pun berada di depan pintu
apartemannya , sebelum masuk prisil
menghembuskan nafas berat setelah tenang
dia membuka kunci dan masuk ke dalam
“ ini pertama kalinya aku masuk ke
apartemen mu karena selama ini aku
tidak berani untuk menjemputmu langsung ,
aku hanya menunggu mu di bawah “kata
alex .
“ benar sekali , lihat – lihat lah dulu
aku akan ke kamr mengambil beberapa
barang “ kata prisil
Alex pun berkeliling , melihat masing –
masing ruangan yang ada di sana, pandangan
alex teralihkan oleh foto bastian
yang ada di suatu kamar. Alex pun masuk ke
dalam kamar itu dan melihat satu -
persatu benda yang berhubungan dengan alex ,
seperti boneka , bunga , foto dan
barang lainnya . dan tak lama prisil masuk dan
memeluk alex dari belakang .
“ kenapa kamu di sini “ tanya prisil
“ tidak ada apa – apa hanya saja aku
ingin melihat nya saja . “ kata alex
“ ini kamar bastian saat aku merawatnya
dan nenek membereska semua barang
bastian yang ada di seluruh ruangan dan
menyimpannya di sini . “ kata prisil
__ADS_1
“ apa kau merindukannya “ tanya alex
“ ya , sesaat setelah sampai di sini ,
karena di apartemen ini penuh dengan
kenangannya “ jawab prisil jujur ,
“ maafkan aku berkata seperti itu , aku
hanya ingin jujur dalam hubungan kita ,
aku tidak ingin ada kebohongan “kata
prisil lagi
Alex membalikkan badannya dan memegang
bahu prisil , menatapnya dengan penuh kasih sayang
“ terimakasih kau telah jujur pada ku ,
jadi aku tau apa yang kamu rasakan ,”
kata alex lembut
“ bagaimana jika kita kelua dari kamar
ini , aku sedikit cemburu jika berada
terlalu lama di kamar ini “ kata alex imut
dengan senyumnya
Prisil hanya menganggukan kepalanya dan
menahan tawanya melihat sikap alex yang
cemburu . prisil pun mengajak alex ke
ruang tengah untuk bersantai sejenak
sebelum kembali dan bersiap menghadiri
pesta .
“ prisil “ kata alex yang merebahkan
kepalanya di pangkuan prisil .
“ iya alex ada apa “ kata prisil sembari
menatap alex dan membelai lembut rambutnya .
“ aku ingin bukti cinta mu “ kata alex
dan bangkit dari tidurnya dan duduk menghadap prisil
“ dengan apa aku membuktikannya “ tanya
prisil
Alex diam sesaat memandang mata hitam
prisil dengan lembut dan penuh kehangatan
“ dengan kau melahirkan anak- anak ku “
kata alex lembuat
“ aku ingin kau menjadi ibu dari anak-
anak ku “ lanjut alex
“ dan aku ingin membesarkan
anak – nak kita bersama sama selamanya “
lanjud alex dan menggegam tangan
prisil dengan lembut
__ADS_1
*****