
*****
Prisil sedang menyendiri di pinggir
kolam ikan di belakang pelataran belakang
dan melihat beberapa ikan
sembari memikirkan nama bayinya
nanti karena terlalu fokusnya prisil
hingga tidak sadar jika bastian telah
memperhatikannya di bangku yang
tidak jauh dari prisil
“ apa ikan itu sedang berbicara pada mu
hingga kau begitu serius “ kata bastian
yang mengagetkan prisil yang sedang
berfikir
“ bastian , kau mengagetkan ku saja “
kata prisil sembari melihat bastian
“ kenapa kau sendiri di sini “ tanya bastian
“ tidak apa – apa hanya saja aku suka
melihat ikan dan tanaman di sini “ jawab prisil
“ aku dengar dari alex kau sudah tau
jenis kelamin anak kalian “ kata bastian
“ ya kami sudah tau jenis kelamin anak
kami , dan kami sedang mencari nama
yang cocok untuk mereka “ kata prisil
antusias
“ apa aku boleh ikut memberikan mereka
nama prisil “ kata bastian
“ tentu bastian , kau paman mereka kau
boleh memberi nama mereka “ kata prisil
dengan senyum manisnya .
“ baiklah aku akan memberi nama mereka
juga “ kata bastian antusias setelah mendapat
ijin dari prisil
“ sesenang itu kah “ kata prisil yang di
iringi sedikit tawa
“ tentu , dan aku sudah memiliki nama
untuk mereka “ jawab bastian
“ apa itu bastian “
“ kalila lovata wijaya “ kata bastian
“ yang artinya bastian “ tanya prisil
“ teman dan sahabat baik kesayangan bagi
semua orang dari keluarga wijaya “ kata
bastian
“ kenapa begitu bastian “
“ karena aku ingin nama itu mewakili
diri mu yang menjadi orang yang membawa
__ADS_1
kebahagiaan di keluarga wijaya “ jelas
bastian sembari menatap lembut prisil
“ manis sekali bastian , alex pasti akan
suka dengan nama yang kau berikan
untuk anak perempuan kami .
“ semoga saja “ kata bastian
Dari kejauhan di balkon belakang alex
melihat bastian dan prisil yang sedang
tertawa dan tersenyum besamaan , ada
rasa sedikit cemburu di hati alex melihat
bastian dan prisil yang bersama
saling tersenyum . tiba – tiba muncul
vero sembari menepuk bahu alex
“ mereka sangat cocok ya , bahkan mereka
senyum bersama dan tertawa bersama . “
kata vero sembari melirik alex yang
masih menatap keduanya
“ aku dengar bastian sangat mencintai
prisil , hingga dia sempat membawa lari
istri mu beberapa hari “ kata vero lagi
“ wah aku juga bisa melihat cinta mereka
berdua juga masih ada “ kata vero pada alex
“ aku lupa bahwa mereka sempat akan
menikah dan kau menggantikan bastian “
kata vero lagi dan kai ini alex menatap
tajam vero
pada istri dan adik ku , jika kau ke sini untuk
menjelekan mereka berdu maka pergilah ,
dan aku lagi dalam hati yang tidak baik
jadi pergilah “ kata alex jelas dan membalikkan
badan membelakangi arah prisil berada
“ jika hati mu lagi buruk , ayo kita
bersenang – senang bersama “ ajak vero
sembari menggandeng tangan alex
“ lepaskan , selama aku masih baik pada
mu “ kata alex lagi
Tapi vero semakin mengeratkan nya dan
menoleh ke arah prisil berada dan vero
melihat jika prisil melihat prisil yang
menatap dirinya dan alex .
melihat itu vero memeluk alex dengan
erat dan membuat prisil yang melihatnya
membulatkan mata dan sedangkan alex
merasa semakin risih
.
Prisil yang melihatnya memilih membalikkan
badan dan mengalihkan pandangannya dari
alex dan vero di balkon sana .
alex merasa aneh dan melepaskan paksa
__ADS_1
pelukan vero darinya dan bergegas
pergi , vero hanya pasrah dan melihat
alex yang pergi , tetapi di hati vero sangat
senang melihat expresi prisil yang
terkejut tadi
“ ini hanya awal prisil , dan belum apa
– apa , tunggu saja , kau sendiri yang
akan memberikan alex pada ku nanti “
batin vero sembari memandang sinis
prisil yang ada di bawah sana .
“ wah kenapa pemandangan dan cuaca hari
ini sangat bagus , membuat mood ku menjadi
semakin baik , alex tunggu aku “
kata vero dan menyusul alex masuk ke dalam
Sedangkan prisil hanya diam memandang
ikan yang ada di kolam
“ kenapa alex dan vero .... “ batin
prisil curiga tetapi prisil segera menepis
rasa penasarannya itu dan yakin pada
alex
Melihat prisil yang melamun bastian yang
sedari tadi berbicara padanya menjadi bingung
“ prisil apa kau tidak apa – apa , apa
da yang sakit “ tanya bastian kawatir
“ ah tidak ada hanya saja sepertinya
kita harus masuk ke dalam , sudah waktunya
makan malam “ jawab prisil tiba –
tiba .
Bastian hanya bisa menuruti perkataan
prisil dan bastian membantu prisil berjalan
dengan menuntunnya ke dalam
perlahan , bastian hati – hati mengikuti
langkah prisil . belum sampai di dalam
rumah alex menghampiri bastian dan
prisil yang sedang berjalan ,
“ biar aku saja bastian “ kata alex dingin
dan mengambil tangan prisil dan
membantunya berjalan .
Alex melihat ke arah prisil dan melihat
wajahnya yang mulai lelah berjalan
mungkin karena perutnya yang semakin
membesar .
“ aku akan menggendong mu sayang “
kata akex dan akan mulai menganggakt prisil ,
tapi prisil mencegahnya
“ jangan alex , kau pasti akan kesusahan
karena berat badan ku , biarkan aku
berjalan , ini akan bagus saat persalinan nanti “
kata prisil pada alex
“ 2 bulan lagi aku akan melahirkan ,
jadi aku harus melatih diri ku mulai sekarang ,
bantu aku berjalan perlahan
saja “ kata prisil lembut pada alex
“ baiklah jika itu mau mu , panggil aku
jika kau butuh bantuan oke , ayo aku
akan menuntun mu ke meja makan “ kata alex
__ADS_1
dengan lembut juga
******