melepaskan

melepaskan
Bab 137


__ADS_3

*****


Semua telah berkumpul di meja makan


untuk sarapan . prisil turun dengan perlahan


dengan di tuntun oleh bastian


karena alex masih mandi setelah jogging pagi .


“ apa tidurmu nyenyak prisil sayang “ tanya ibu


sembari menyiapkan makanan di meja


 


“ tak begitu baik ibu , “ kata prisil


lemas


 


“ kenapa sayang , apa kau sakit , atau


alex mengajak mu untuk begadang “


tanya ibu penasaran dan kawatir


 


“ ibu jangan berpikiran buruk pada ku “


kata alex yang muncul tiba – tiba dari tangga


 


“ kau sudah turun “ kata ibu kaget


 


“ prisil tidak susah tidur karena ini “


kata alex dan mengarahkan tangan


ibu ke perut prisil


Ibu bingung tetepi ibu menuruti alex dan


memegang perut prisil dan ibu merasakan


gerakan yang begitu aktif dari dalam


perut prisil .


 


ibu hanya diam takjuk dengan


gerakan yang aktif dari perut


prisil tak lama senyum ibu muncul


di wajahnya ,  ayah dan bastian


bingung dengan senyum ibu .


“ sayang  kenapa kau terseyum “


tanya ayah pada ibu


 


“ aku merasakan gerakan si kembar yang


aktif di perut prisil sayang “ jawab ibu gembira


Mendengar itu ayah terkejut dan


menghampiri prisil dan juga menyentuh


perut prisil dan merasakan gerakaan aktif


bayi kembar prisil


“ apa kau merasakannya sayang “ tanya


ibu pada ayah


 


“ benar , apa yang kau katakan benar


mereka sangat aktif “jawab ayah gembira .


Bastian juga menghampiri  prisil tapi


pandangannya beralih pada alex . alex


yang mengerti maksud bastian hanya


mengganggukan kepalanya memperbolehkan .


 


 


bastian pun dengan perlahan menyentuh


perut prisil dan merasakan gerakan bayi –


bayi yang ada di perut prisil .


“ wah ... gerakannya sangat aktif , aku


baru pertama merasakan tendangan bayi


dalam perut , ini sangat menakjukan “


kata bastian

__ADS_1


 


 “ karena itulah kenapa dia tidak bisa tidur


semalaman , bukan karena diri ku “ kata


alex menjelaskan


 


 


“ maaf kan ibu , ibu pikir kau terlalu


bersemangat , tapi ibu senang sekali


mengetahui jika si kembar mulai bergerak


aktif “ kata ibu yang gembira


 


 


“ ayah sudah tidak sabar menanti mereka “


kata ayah yang juga antusias


 


 


“ aku juga sangat menantinya ayah “ kata


alex


 


“ aku paman nya juga menantikannya dan


akan aku ajak bermain “ kata bastian gemas


Prisil hanya tersenyum bahagia mendengar


kebahagiaan alex dan keluarganya yang


sangat menantikan kehadiran 3 bayi kembar


ini . tak lama kesenangan keluarga ini


terganggu dengan kedatangan  vero


“ selamat pagi semua “ kata vero yang


memasuki ruang makan


Semua membalas salam dari vero dengan


raut wajah tersenyum tetapi tidak untuk


bastian dan alex yang Raut mukanya


 


 


alex masih berusaha tersenyu dan bastian


sudah tidak menunjukan senyumnya pada


vero . karena perkataan vero padanya


bastian merasa bahwa vero memiliki


niat lain pada alex . dan sedangkan alex


hanya waspada pada vero karena


perkataan bastian .


“ selamat pagi juga sayang , apa kau


sudah sarapan , bergabunglah dengan


kami “ajak ibu pada vero


 


 


“ aku sudah sarapan tante , vero hanya


lewat dan memutuskan untuk mampir


sejenak untuk menyapa kalian semua “ kata


vero


 


 


“ dan ini untuk prisil “ kata vero


sembari memberikan sekantong kue


coklat pada prisil


 


“ apa ini vero , kau tidak perlu repot –


repon , tapi terima kasih kau telah


membawakannya untuk ku “ kata prisil


sembari menerima sekantong kue dari vero


Vero menatap ke arah bastian dan alex

__ADS_1


tetapi mereka tidak melihat ke arah vero sama


sekali dan sibuk memakan sarapan


mereka dan mengecek leptop mereka


masing – masing


“ sepertinya semuanya sedang sibuk


sebaiknya aku segera pergi ke kantor ayah “


pamit vero


 


“ kenapa cepat sekali , singgahlah


sebentar ada bastian dan juga alex tentu


juga prisil di sini . “ kata ibu


 


“ maaf ibu tapi aku dan prisil akan


keluar untuk membeli peralatan bayi dan


ke dokter kandungan “ jawab alex tiba –


tiba


 


 


“ dan aku akan pergi ke kantor cabang “


tambah bastian


 


 


“ kenapa acara kalian tiba – tiba “ kata


ibu kesal


 


 


“ tidak apa – apa tante , vero akan ke


kantor ayah membantunya mengurus


perusahaan “ kata vero lembut pada ibu


 


 


“ maafkan kami ya sayang , lama tidak


berjumpa mereka malah sibu” kata ibu dan


menekan kata terakhir pada alex dan


bastian  , tetapi bastian dan alex pura –


pura tidak tau


 


 


“ baiklah tante vero permisi dulu “


pamit vero


 


 


“ hati – hati sayang “ kata ibu


Prisil yang sedari tadi hanya


memperhatikan tingkah bastian dan alex


yang menurutnya aneh ,prisil pun juga


memperhatikan tingkah vero yangselalu


menatap alex sedari tadi . prisil


berusaha untuk tetap berpikiran positif .


Tetapi tidak bisa di pungkiri hati


seorang istri pada suaminya sangat kuat ,


prisil merasakan ada yang aneh dengan


tatapan vero pada alex dan alex berusaha


untuk menghindarinya sejak acara 7


bulan kemarin .


“ kemarin sangat akrap tetepi kenapa


sekarang sepertinya alex dan bastian


menghindari vero “ batin prisil


 


******

__ADS_1


__ADS_2