
*****
“ alex sepertinya ketupannya pecah dan
aku akna segera melahirkan “ kata prisil
yang menahan kesakitanny
“ apa sayang , melahirkan “ kata alex
panik
Alex mulai bingung , dia tidak tau apa
yang harus dia lakukan , dia bingung
melihat prisil yang merintih kesakitan .
alex pun segera menggendong prisil
ke mobil dan membawanya kerumah sakit .
meski pun berat badan prisil sngat lah berat
trapi alex tidak memperdulikannya
, alex tetap menggendong prisil yang sedang
kesakitan ke mobil dan segera
bergegas ke rumah sakit .
“ sayang bersabarlah sebentar lagi kita
akan sampai di rumah sakit “ kata alex
berusaha menenangkan prisil
Prisil hanya melihat dan mendengarkan
perkataan alex , prisil hanya bisa mengatur
nafasnya sembari menahan sakit di
perutnya .
Setibanya di rumah sakit alex segera
memanggil perawat dan dokter agar
membantu istrinya . dokter dan perawat pun
bertindak cepat dan segera memeriksa
prisil . alex yang kawatir hanya bisa
berdiri di depan ruang pemeriksaan prisil .
“ suster bagaimana keadaannya “ kata
dokter .
“ ketubannya sudah percah dokter dan air
ketubannya hanya tinggal sedikit “ jelas suster itu
“ baiklah siap kan ruang operasi dan
hubungi keluarganya , “ jelas dokter dan
bersiap ke ruang operasi
“ baik dokter “ jawab suster itu
Suster dan dokter pun keluar dan satu
suster menghampiri alex yang ada di
depan ruangan
“ keluarga nonya prisil “ panggil suster
Alex yang mendengar nama istrinya di
panggil pun segera melihat ke arah suster
dan menghampirinya
“ saya suaminya sus “ jawab alex dengan
wajah yang kawatir
“ istri anda akan segera melahirkan dan
karena kendala sesuatu istri anda harus
melahirkan dengan cara operasi . saya
butuh persetujuan anda “ jelas uster itu
“ lakukan yang terbaik untuk istri dan anak
saya sus “ kata alex
“ baik , jika begitu mari ikuti sayang
untuk mengurus ini semua “ ajak suster itu .
Alex pun mengurus semua persetujuan yang
di perlukan untuk jalannya operasi dan setelah
selasai alex menuju ke ruang operasi untuk
menemani prisil tetapi sebelum memasuki
ruangan alex mengambil hp
__ADS_1
nya dan menelpon bastian
“ hallo bastian , prisil akan melahirkan
sekarang dan akan di lakukan operasi ,
aku ada di rumah sakit tidak jauh dari
kantor , aku akan menemani operasi prisil “
kata alex dan belum sempat di jawab
oleh bastian alex sudah menutup
teleponnya
Tanpa pikir panjang Bastian yang ada di
balik telepon itu pun langsung bergegas
mengambil mobilnya dan menuju rumah
sakit yang di maksud oleh alex . bastian
pun menghubungi seseorang di balik
telepon
“ ibu , prisil melahirkan dan sekarang
berada di rumah sakit dekat kantor “
kata bastian dan menutup teleponnya
Sementara itu di ruang operasi alex
menggenggam erat tangan prisil yang
menjalani operasi cesar . sembari mengelus
kepala prisil alex berusaha menguatkan prisil
yang terkadang merasakan kesakitan .
dan tak lama terdengar suara tangisan bayi .
alex dan prisil pun terkejut dengan suara
tangisan bayi itu tak lama seorang suster
menggendong seorang bayi dan
memberikannya pada prisil untuk di beri
asi pertamanya .
“ ini anak kita alex “ kata prisil haru
dan melihat bayi itu yang berada di dadanya .
“ benar sayang , dia sangat tampan
seperti ku “ jawab alex dan hanya di sambut
tawa haru oleh prisil
“ akan ku beri nama adya putra wijaya
dari keluarga wijaya “ jelas alex pada
prisil dan menngendong bayi laki lakinya itu
Dan tak lama seorang suster kembali
membawa anak laki laki prisil yang kedua
dan meletakkannya di dada prisil
“ laki laki yang manis , matanya seperti
mu alex “ kata prisil yang kembali haru
melihat anak keduanya ,
“ melihat matanya seperti membawa
kebahagiaan sayang “ jawab alex
“ nama apa yang akan kau berikan alex “
tanya prisil pada alex , dan di balas
senyum manis oleh alex
“ aku akan memberi nama raymond sakya
wijaya yang artinya pelindung dan kebahagiaan
keluarga wijaya “ kata alex
“ nama yang bagus alex “ jawab prisil
yang mulai lemah
Dan seorang suster kembali membawa
seorang bayi kepada prisil . alex pun
mengambil bayi yang ada di dada prisil
“ seorang bayi perempuan yang cantik
sekali nyonya “ kata suster itu dan menaruhnya
lagi di dada prisil untuk memimum asi pertama
seperti ke dua saudaranya .
__ADS_1
“ perempuan alex , “ kata prisil senang
“ dia cantik sekali sayang , sama
seperti mu “ kata alex takjuk dan
terharu .
“ siapa namanya alex “ tanya prisil
“ kita akan memberi nama sesuai
keinginan dari pamannya sayang “
jawab alex lembut pada prisil
“ kalila lovata wijaya yang artinya
teman dan sahabat kesayangan
keluarga wijaya “ kata prisil dan mencium
lembut kepala bayinya begitu pula dengan
alex yang mencium lembut prisil
“ terimakasih sayang kau telah memberikan
keturunan yang sangat berharga bagi ku “
kata alex dan memeluk lembut prisil
dan anaknya ,
“ aku sangat bahagia sayang, sangat ,
dan sangat bahagia “kata alex lagi
dengan air mata yan mengalir di pipinya
“ aku mencintaimu sayang , sangat
mencintaimu “ kata alex lagi
“ aku juga mencintaimu alex “ jawab
prisil .
Bayi bayi itu pun di serahkan pada
suster untuk di bersihkan dan di berikan
perawatan pertama dan prisil menyelesaikan
operasinya dan di bawa ke ruang rawat inapnya
Di luar ruang operasi telah menunggu
ayah , ibu , nenek dan juga bastian .
setelah alex keluar dari ruang operasi
mereka langsung menghampiri alex
dan menanyakan tentang bayi
mereka dan keadaan prisil
“ alex bagaimana kondisi mereka semua “
tanya bastian yang melihat alex pertama kali
“ mereka sehat dan baik – baik saja ,
mereka sedang di bawa ke ruang perawatan ,
tunggulah sejenak “ kata alex dengan
wajah leganya
“ syukurlah kalau begitu , apalagi yang
kita tunggu ayo kita ke sana “ kata ayah
antusias
“ kalian duluan saja aku akan menjeput
anak – anak ku “ kata alex
“ ibu akan ikut dengan mu alex “ kata
ibu dan mengikuti alex
Dan yang lain menuju ke ruang inap
prisil .
__ADS_1
*****