
*****
Prisil membuka matanya secara perlahan
dan dia melihat dada bidang alex di depan
matanya dan melihat tubuhnya yang
tidak memakai sehelai pakaian , prisil pun
mengingat apa yang terjadi semalam
dengan alex , dan senyum itu muncul di bibir prisil ,
karena mengingat kejadian
semalam dengan alex . muka prisil sudah
memerah mengingat kejadian itu dan dia
menenggelamkan wajahnya kembali di dada
bidang alex yang terexpos jelas di
hadapannya . alex yang bangun dan
melihat tingkah istrinya itu semakin
mengeratkan pelukannya pada prisil
“ kau sudah bngun lex “ kata prisil yang
merasakan pelukan alex
“ hmm ya , tak lama setelah kau bangun
, “ kata alex manja yang masih mengeratkan
pelukannya
“ kalau begitu bangunlah “ kata prisil
dan mendorong sedikit badan alex
“ tidak mau , aku ingin seperti ini
lebih lama lagi “ kata alex yang masih
manja dan tidak melepaskan prisil
dalam dekapannya
“ apa kau tidak lapar ?” tanya prisil
Alex yang mendengarnya perkataan prisil
memutar badan prisil sehingga prisil berada
di bawah tubuhnya yang kekar ,
“ tentu aku lapar dan ingin sekali
memakanmu lagi sebagai sarapan ku . “
kata alex dengan mata jahilnya .
Prisil yang melihat dan mendengar
perkataan alex terkejud dan menutub tubuhnya
dengan tangannya karena alex sudah
menatap tubuh prisil dengan nakal .
“
Apa semalam tidak cukup kita sudah
melakukanya berkali kali “ kata prisil tidak percaya .
Alex hanya tersenyum puas melihat raut
wajah prisil yang sudah memerah , alex hanya
mencubit gemas hidung prisil dan
beralih ke samping prisil . prisil yang dari
tadi grogi hanya melirik ke arah
alex
“ kau menggoda ku alex “ kata prisil
dengan menyipitkan matanya .
“ hahaha karna expresimu yang lucu saaat
malu sayang “ jawab alex dan tertawa
Melihat alex yang tertawa , terlintas sedikit
kejahilan di otak prisil , prisil pun bangkit dan
__ADS_1
sekarang telah berada di atas
tubuh alex , alex yang melihat tingkat istrinya
itu kaget dan menatap prisil .
“ baiklah jika itu kau hanya menggodaku “
jawab prisil
dan mulai mendekatkan wajahnya pada alex yang
ada di bawah nya . dekat dan semakin dekat ,
alex pun menutup matanya pasrah , dan di saat alex
sudah menutup mata . prisil mengambil baju mandi
yang ada di samping alex dan bangkit dari tepat tidur
berlari menuju kamar mandi meninggalkan alex yang
masih di tempat tidur ,
Alex membuka matanya dan melihat prisil
yang masuk ke kamar mandi . alex pun hanya
tertawa dan baru menyadari jika
istrinya itu hanya menjahilinya saja ,
-----
Prisil dan alex sudah selesai mandi dan
sekarang sedang turun kebawah untuk
sarapan di hotel itu , prisil dan alex pun
sarapan di bawah dengan berbagai macam
sarapan karena keduanya yang Sangat kelaparan .
saat mereka makan hp prisil berbunyi tapi
prisil tidak menghiraukan prisil hanya
membalikkan hp nya tanpa melihat siapa
yang menelpon . 1 sampai 3 kali prisil
mengabaikannya tapi saat telepon yang ke 4
alex menyuruh prisil untuk menerimanya
“ terimalah mungkin itu sangat penting “
kata alex . prisil mematuhi apa yang di
hp nya dan ternyata itu adalah rizka
“ hallo iya riz “ jawab prisil
“ akhirnya kau menerima teleponku sil “ kata
prisil bernafas lega
“ ada apa riz kenapa kau sampai tergesah
gesah begitu “ tanya prisil kawatir
“ ada masalah di butik costemer lama
kita maunya berbicara langsung dengan mu
cil , dan aku tidak bisa menolaknya kerana dia
adalah salah satu model dari perusahaan besar yang
bekerjasama dengan kita .” jelas rizka di balik telepon
“ dan jika menolak maka dia akan
menyebarkan rumor jelek tentang butik –
butik kita yang lain “ jelas riska lagi
“ bukankah beberapa hari lalu dia
sudah berbicra dengan ku lewat telepon rizka . “
kata prisil mengingat – ingat
“ sudah aku jelaskan tapi dia maunya
berbicara dan bertatap muka dengan mu “ jelas rizka
__ADS_1
“ jika kau ada waktu kemblilah ke
indonesia sejenak agar masalah ini
bisa segera selesai , banyak prosyek
tertunda karena dia “ pinta riska
Prisil berpikir sejenak dan melihat ke
arah alex yang sedari tadi memperhatikannya
“ baiklah akan aku pikirkan , nanti aku
hubungi kamu kembali “ jawab prisil dan
menutup teleponnya .
Alex melihat raut wajah prisil yang
berubah menjadi bingung
“ ada apa sayang “ tanya alex
“ rizka mengabari jika costemer dari
perusahaan besar yang lain ingin bertemu
dengan ku jika tidak dia akan
menyebarkan berita buruk tentang butuk ku “
jelas prisil yang mulai bingung
Alex memegang tangan prisil untuk
menenang kannya .prisil melihat alex
yang berusaha menenangkannya
“ Dan rizka meminta ku untuk pulang ke indonesia
sejenak untu mengurus ini “ jelasnya lagi pada alex
Alex terdiam sejenak berpikir setelah
mendengar ucapan prisil . dan tak lama alex
tersenyum menatap prisil ,
“ kalau begitu kenapa kita tidak pulang
sejenak ke indonesia , toh di sini lagi sering hujan salju ,
jika di indonesia kau akan hangat dengan suhu di sana “
kata alex pada prisil
“ benarkah itu , kita akan kembali ke
indonesia . “ tanya prisil senang
“ ya kenapa tidak kita sudah 2 bulan
lebih di sini , kau pasti rindu nenek mu “ kata alex ,
Prisil pun memeluk alex kegirangan ,
alex hanya tersenyum melihat tingkah
istrinya yang kegirangan .
“ baiklah setelah dari sini kita kan
beberes dan besok pagi kita kan terbang ke indonesia . “
lanjud alex .
“ secepat itukan “ kata prisil lesu
“ iya , bukankah kau ingin segera pulang
“ kata alex
“ aku memang ingin segera pulang tapi aku
belum membeli sesuatu untuk oleh – oleh
“ kata prisil
Mendengar itu alex tertawa kecil dan
mencubit pipi prisil gemas .
“ Ternyata hanya itu , kita bisa
membelinya setela makan mu habis “ kata alex lembut
Mendengar itu , prisil kembali antusias
dan segera menghabiskan makanan yang
ada di hadapannya .
__ADS_1
*****