melepaskan

melepaskan
Bab 76


__ADS_3

*****


 


Prisil membuka matanya secara perlahan


dan dia melihat dada bidang alex di depan


matanya dan melihat tubuhnya yang


tidak memakai sehelai pakaian , prisil pun


mengingat apa yang terjadi semalam


dengan alex , dan senyum itu muncul di bibir prisil ,


 


 


karena mengingat kejadian


semalam dengan alex . muka prisil sudah


memerah mengingat kejadian itu dan dia


menenggelamkan wajahnya kembali di dada


bidang alex yang terexpos jelas di


hadapannya . alex yang bangun dan


melihat tingkah istrinya itu semakin


mengeratkan pelukannya pada prisil


“ kau sudah bngun lex “ kata prisil yang


merasakan pelukan alex


 


“ hmm ya , tak lama setelah kau bangun


, “ kata alex manja yang masih mengeratkan


pelukannya


 


“ kalau begitu bangunlah “ kata prisil


dan mendorong sedikit badan alex


 


“ tidak mau , aku ingin seperti ini


lebih lama lagi “ kata alex yang masih


manja dan tidak  melepaskan prisil


dalam dekapannya


 


“ apa kau tidak lapar ?” tanya prisil


Alex yang mendengarnya perkataan prisil


memutar badan prisil sehingga prisil berada


di bawah tubuhnya yang kekar ,


“ tentu aku lapar dan ingin sekali


memakanmu lagi sebagai sarapan ku . “


kata alex dengan mata jahilnya .


Prisil yang melihat dan mendengar


perkataan alex terkejud dan menutub tubuhnya


dengan tangannya karena alex sudah


menatap tubuh prisil dengan nakal .


 “


Apa semalam tidak cukup kita sudah


melakukanya berkali kali “  kata prisil tidak percaya .


Alex hanya tersenyum puas melihat raut


wajah prisil yang sudah memerah , alex hanya


mencubit gemas hidung prisil dan


beralih ke samping prisil . prisil yang dari


tadi grogi hanya melirik ke arah


alex


“ kau menggoda ku alex “ kata prisil


dengan menyipitkan matanya .


 


“ hahaha karna expresimu yang lucu saaat


malu sayang “ jawab alex dan tertawa


Melihat  alex yang tertawa , terlintas sedikit


kejahilan di otak prisil , prisil pun bangkit dan

__ADS_1


sekarang telah berada di atas


tubuh alex , alex yang melihat tingkat istrinya


itu kaget  dan menatap prisil .


“ baiklah jika itu kau hanya menggodaku “


jawab prisil


 


dan mulai mendekatkan wajahnya pada alex yang


ada di bawah nya . dekat dan semakin dekat ,


alex pun menutup matanya pasrah , dan di saat alex


sudah menutup mata . prisil mengambil baju mandi


yang ada di samping alex dan bangkit dari tepat tidur


berlari menuju kamar mandi meninggalkan alex yang


masih di tempat tidur ,


Alex membuka matanya dan melihat prisil


yang masuk ke kamar mandi . alex pun hanya


tertawa dan baru menyadari jika


istrinya itu hanya menjahilinya saja ,


-----


Prisil dan alex sudah selesai mandi dan


sekarang sedang turun kebawah untuk


sarapan di hotel itu , prisil dan alex pun


sarapan di bawah dengan berbagai macam


sarapan karena keduanya yang  Sangat kelaparan .


 


saat mereka makan hp prisil berbunyi tapi


prisil tidak menghiraukan prisil hanya


membalikkan hp nya tanpa melihat siapa


yang menelpon . 1 sampai 3 kali prisil


mengabaikannya tapi saat telepon yang ke 4


alex menyuruh prisil untuk menerimanya


“ terimalah mungkin itu sangat penting “


kata alex . prisil mematuhi apa yang di


hp nya dan ternyata itu adalah rizka


“ hallo iya riz “  jawab prisil


 


“ akhirnya kau menerima teleponku sil “ kata


prisil bernafas lega


 


“ ada apa riz kenapa kau sampai tergesah


gesah begitu “ tanya prisil kawatir


 


“ ada masalah di butik costemer lama


kita  maunya berbicara langsung dengan mu


cil , dan aku tidak bisa menolaknya kerana dia


adalah salah satu model dari perusahaan besar yang


bekerjasama dengan kita .” jelas rizka di balik telepon


 


 


“ dan jika menolak maka dia akan


menyebarkan rumor jelek tentang butik –


butik kita yang lain “ jelas riska lagi


 


 


“ bukankah beberapa hari lalu dia


sudah berbicra dengan ku lewat telepon rizka . “


kata prisil mengingat – ingat


 


“ sudah aku jelaskan tapi dia maunya


berbicara dan bertatap muka dengan mu “ jelas rizka


 

__ADS_1


“ jika kau ada waktu kemblilah ke


indonesia sejenak agar masalah ini


bisa segera selesai , banyak prosyek


tertunda karena dia  “ pinta riska


Prisil berpikir sejenak dan melihat ke


arah alex yang sedari tadi  memperhatikannya


“ baiklah akan aku pikirkan , nanti aku


hubungi kamu kembali “ jawab prisil dan


menutup teleponnya .


Alex melihat raut wajah prisil yang


berubah menjadi bingung


“ ada apa sayang “ tanya alex


 


“ rizka mengabari jika costemer dari


perusahaan besar yang lain ingin bertemu


dengan ku jika tidak dia akan


menyebarkan berita buruk tentang butuk ku “


 jelas prisil yang mulai bingung


Alex memegang tangan prisil untuk


menenang kannya .prisil melihat alex


yang berusaha menenangkannya


“  Dan rizka meminta ku untuk pulang ke indonesia


sejenak untu mengurus ini “ jelasnya lagi pada alex


Alex terdiam sejenak berpikir setelah


mendengar ucapan prisil . dan tak lama alex


tersenyum menatap prisil ,


“ kalau begitu kenapa kita tidak pulang


sejenak ke indonesia , toh di sini lagi sering hujan salju ,


jika di indonesia kau akan hangat dengan suhu di sana “


kata alex pada prisil


“ benarkah itu , kita akan kembali ke


indonesia . “ tanya prisil senang


 


“ ya kenapa tidak kita sudah 2 bulan


lebih di sini , kau pasti rindu nenek mu “ kata alex ,


Prisil pun memeluk alex kegirangan ,


alex hanya tersenyum melihat tingkah


istrinya yang kegirangan .


“ baiklah setelah dari sini kita kan


beberes dan besok pagi kita kan terbang ke indonesia . “


lanjud alex .


 


“ secepat itukan “ kata prisil lesu


 


“ iya , bukankah kau ingin segera pulang


“ kata alex


 


 “ aku memang ingin segera pulang tapi aku


belum membeli sesuatu untuk oleh – oleh


“ kata prisil


Mendengar itu alex tertawa kecil dan


mencubit pipi prisil gemas .


“ Ternyata hanya itu , kita bisa


membelinya setela makan mu habis “ kata alex lembut


 


Mendengar itu , prisil kembali antusias


dan segera menghabiskan makanan yang


ada di hadapannya .


 


 

__ADS_1


 


*****


__ADS_2