melepaskan

melepaskan
Bab 20


__ADS_3

Suasana di taman itu terasa aneh ,


mereka duduk bertiga di bangku taman itu , tidak ada yang berbicara , prisil hanya


menatap keduanya yang saling bertatapan mata . prisil merasa bingung dengan


situasi ini .


“ tian kenapa kamu sudah ada di sini ,


dan kenapa kamu tidak mengabariku jika kau sudah kembali dari luar negeri ? . “


tanya alex pada bastian dengan menyilangkan tangan nya di dadanya .


 


“ ceritanya panjang , aku tidak bisa menjelaskannya


sekarang . “ jawab bastian dan menundukan kepalanya


 


Alex  menghembuskan nafas berat dan menurunkan tangannya dari dadanya


 


“ lantas kenapa kamu bisa bersama


dengan  prisil di sini ?  , “ tanyanya lagi


pada bastian


 


“ itu karena ... “  belum sempat bastian menjawab prisil memotong


pembicaraan mereka


 


“ tunggu sebentar biarkan aku bertanya ,


kalian berdua membuat ku bingung , “ kata prisil kebingungan


 


“ sebenarnya kalian berdua saling mengenal


?” tanya prisil


 


“ bukan hanya saling kenal prisil ,


bastian adalah adik ku “ jawab alex


 


Seketika alis prisil mengerut berusaha mencerna


yang di kata kan alex

__ADS_1


 


“ kalian bersaudara ?” tanya prisil dan


menatap keduanya bergantian , alex menganggukan kepalanya dan sedangkan bastian


hanya terdiam. Prisil menatap tajam bastian


 


“ tapi bukannya kamu bilang keluargamu


lagi berada di luar negeri ?” tanya prisil pada bastian


 


Bastian hanya diam tak mengucapkan satu


kata pun . alex yang melihatnya juga merasa bingung dengan situasi ini .


 


“ bastian sebaiknya kau ikut aku kembali


pulang hari ini dan jelaskan semuanya di rumah “ perintah alex dengan tatapan


tajamnya pada bastian


 


Bastian terkejut dengan ucapan alex


 


melanjudkan kata – katanya dan memilih mengikuti perintah alex .


 


“ prisil , bastian akan ikut bersamaku


pulang , “ kata alex


 


“ baiklah aku mengerti “ jawab prisil


lesu merasa kecewa telah di bohongi oleh bastian


 


“ dan tian selesaikan masalah mu dulu


dengan alex lalu setelah itu kamu jelaskan pada ku kenapa kamu berbohong pada


ku , dan mengambil barang – barang mu di apartemen ku . “ jelas prisil yang


sontak membuat alex membulatkan matanya terkejut


 


“ barang – barang bastian ? kenapa

__ADS_1


barang- barang bastian ada di apartemen mu prisil ?” tanya alex bingung


 


“ karena selama ini dia tinggal di


apartemen ku “ jawab prisil . alex yang mendengar itu terkejud dan menatap


tajam bastian sembari mengerasakan rahangnya yang mengartikan bahwa alex sedang


marah


 


“ sebaiknya kau menjelasakan semuanya


tanpa kurang sedikit pun di rumah nanti bastian “ jawab alex yang berusaha


meredam emosinya .


 


Bastian yang mengerti kondisi alex yang


sedang emosi  hanya bisa mengikuti


perintah alex


 


“ prisil maaf kan aku , aku akan


menjelaskan semua nya pada mu nanti “ kata bastian dengan wajah menyesal .


 


Prisil memandangi wajah bastian sejenak


lalu prisil menghembuskan hafas berat


 


“ baiklah aku tunggu penjelasan mu nanti


, aku harap penjelasanmu tidak mengecewakan ku . “ jawab prisil sedih . entah


apa yang membuatnya sedih , prisil juga bingung dengan perasaannya sekarang .


Bastian dan alex pergi meninggalkan


prisil di taman .tapi  prisil masih ingin


berada di taman memikirkan apa yang telah terjadi . prisil ingin memastikan


kenapa perasaan nya sedih saat tau bastian berbohong padannya .


“ kenapa aku harus sedih ? bukannya


seharusnya kau marah telah di bohongi . lantas kenapa aku sedih ?” tanya priil


pada diri nya sendiri berulang kali . prisil berusaha menenangkan diri sebelum

__ADS_1


memutuskan kembali ke apartemennya .


__ADS_2