
Suasana di taman itu terasa aneh ,
mereka duduk bertiga di bangku taman itu , tidak ada yang berbicara , prisil hanya
menatap keduanya yang saling bertatapan mata . prisil merasa bingung dengan
situasi ini .
“ tian kenapa kamu sudah ada di sini ,
dan kenapa kamu tidak mengabariku jika kau sudah kembali dari luar negeri ? . “
tanya alex pada bastian dengan menyilangkan tangan nya di dadanya .
“ ceritanya panjang , aku tidak bisa menjelaskannya
sekarang . “ jawab bastian dan menundukan kepalanya
Alex menghembuskan nafas berat dan menurunkan tangannya dari dadanya
“ lantas kenapa kamu bisa bersama
dengan prisil di sini ? , “ tanyanya lagi
pada bastian
“ itu karena ... “ belum sempat bastian menjawab prisil memotong
pembicaraan mereka
“ tunggu sebentar biarkan aku bertanya ,
kalian berdua membuat ku bingung , “ kata prisil kebingungan
“ sebenarnya kalian berdua saling mengenal
?” tanya prisil
“ bukan hanya saling kenal prisil ,
bastian adalah adik ku “ jawab alex
Seketika alis prisil mengerut berusaha mencerna
yang di kata kan alex
__ADS_1
“ kalian bersaudara ?” tanya prisil dan
menatap keduanya bergantian , alex menganggukan kepalanya dan sedangkan bastian
hanya terdiam. Prisil menatap tajam bastian
“ tapi bukannya kamu bilang keluargamu
lagi berada di luar negeri ?” tanya prisil pada bastian
Bastian hanya diam tak mengucapkan satu
kata pun . alex yang melihatnya juga merasa bingung dengan situasi ini .
“ bastian sebaiknya kau ikut aku kembali
pulang hari ini dan jelaskan semuanya di rumah “ perintah alex dengan tatapan
tajamnya pada bastian
Bastian terkejut dengan ucapan alex
melanjudkan kata – katanya dan memilih mengikuti perintah alex .
“ prisil , bastian akan ikut bersamaku
pulang , “ kata alex
“ baiklah aku mengerti “ jawab prisil
lesu merasa kecewa telah di bohongi oleh bastian
“ dan tian selesaikan masalah mu dulu
dengan alex lalu setelah itu kamu jelaskan pada ku kenapa kamu berbohong pada
ku , dan mengambil barang – barang mu di apartemen ku . “ jelas prisil yang
sontak membuat alex membulatkan matanya terkejut
“ barang – barang bastian ? kenapa
__ADS_1
barang- barang bastian ada di apartemen mu prisil ?” tanya alex bingung
“ karena selama ini dia tinggal di
apartemen ku “ jawab prisil . alex yang mendengar itu terkejud dan menatap
tajam bastian sembari mengerasakan rahangnya yang mengartikan bahwa alex sedang
marah
“ sebaiknya kau menjelasakan semuanya
tanpa kurang sedikit pun di rumah nanti bastian “ jawab alex yang berusaha
meredam emosinya .
Bastian yang mengerti kondisi alex yang
sedang emosi hanya bisa mengikuti
perintah alex
“ prisil maaf kan aku , aku akan
menjelaskan semua nya pada mu nanti “ kata bastian dengan wajah menyesal .
Prisil memandangi wajah bastian sejenak
lalu prisil menghembuskan hafas berat
“ baiklah aku tunggu penjelasan mu nanti
, aku harap penjelasanmu tidak mengecewakan ku . “ jawab prisil sedih . entah
apa yang membuatnya sedih , prisil juga bingung dengan perasaannya sekarang .
Bastian dan alex pergi meninggalkan
prisil di taman .tapi prisil masih ingin
berada di taman memikirkan apa yang telah terjadi . prisil ingin memastikan
kenapa perasaan nya sedih saat tau bastian berbohong padannya .
“ kenapa aku harus sedih ? bukannya
seharusnya kau marah telah di bohongi . lantas kenapa aku sedih ?” tanya priil
pada diri nya sendiri berulang kali . prisil berusaha menenangkan diri sebelum
__ADS_1
memutuskan kembali ke apartemennya .