
****
Ayah , ibu , prisil dan alex sedang
berada di ruang tengah menonton televisi ,
ayah dan ibu mengobrol berdua dan
sedang kan prisil bersandar di dada
bidang alex sembari menonton televisi ,
alex sedang sibuk dengan hp nya mengecek
bisnis nya sesekali alex membelai perut istinya
itu dan memperhatikan prisil .
Prisil sedang menonton iklan buah mangga
muda di televisi dan itu membuat nya ingin
sekali memakan buah itu
“ alex aku mau itu “ kata prisil sembari
menunjuk iklan yang ada di televisi
“ Apa itu sayang “ tanya alex karena pada
saat iklan alex tidak melihatnya .
“ mangga muda alex “ kata prisil
“ baiklah aku akan memanggil pelayan
agar membelikannya “ kata alex dan segera
memanggil pelayan , tapi tidak jadi
karena prisil melarangnya
“ tidak mau jika itu bukan kau sendiri
yang membelikannya “ kata prisil dan
mulai cemberut
Ibu yang mendengar percakapan alex dan
prisil hanya tertawa melihat tingkah keduannya
“ alex istrimu sedang mengidam ,
sebainya kau turuti saja , “ kata ibu
“ di supermarket terdekat pasti ada “
sambung ibu
“ benar alex , prisil hanya mau jika
kamu yang membelikan buah itu “ kata ayah
“ baiklah , aku akan pergi membeli
mangga muda dulu . “ kata alex dan beranjak
pergi membeli nya dan sebelum itu
alex mencium kening prisil sekilas
“ bagaimana perasaan mu sayang saat
__ADS_1
hamil “ tanya ibu
“ menyenangkan ibu , tapi sedihnya aku
sering meminta hal yang aneh pada alex “
jawab prisil
“ itu wajar karena kau sedang hamil
prisil “ kata ayah
“ tapi alex memenuhinya bukan “ tanya
ibu pada prisil
“ ya ibu , alex slalu memenuhi apa yang
prisil mau meski itu aneh “ jawab prisil
“ ibu senang jika alex begitu ,karena
dulu sebelum bertemu dengan mu alex
tidak pernah menurut mungkin karena
pergaulan dia selama kuliah di luar negeri ,
dia hanya akan mendengarkan kata
adiknya bastian “ jelas ibu pada prisil
seperti ini karena diri mu prisil “ kata ibu
“ Oya prisil apa kau tidak mengunjungi
nenek mu “ tanya ayah
“ aku akan mengunjungi nenek setelah
acara pernikahan teman ku , dan menginap
beberapa hari di rumah nenek “ jawab
prisil
“ baguslah jika kalian sudah
merencanakannya “ kata ayah
“ oya ibu , ibu bilang dulu alex tidak
penurut , aku penasaran bagaimana
alex dulu sebelum bertemu denganku
“ dulu alex anak yang baik prisil , dia
sangat menyanyangi adik nya bastian ,
__ADS_1
sampai kami mengirim nya untuk sekolah di
luar negeri bersama bastian , mungkin
karena pergaulan itu alex sedikit
terpengaruh oleh teman temannya .
dia sering berganti ganti wanita , bahkan
setiap kali mendatangi mereka wanita
alex slalu berganti .dan juga tidak pernah
mendengarkan apa yang kami perintahkan , “
cerita ibu
“ bahkan alex pernah tidak mau kembali
ke indonesia dan memilih kabur dengan
teman wanitanya . “ cerita ayah
“ tapi semua kebiasaan jelek itu hilang
sejak kau datang di kehidupan alex
dan bastian “ kata ibu
“ tapi dari ayah dan ibu yakin jika itu
aku yang merubah mereka ?” tanya prisil
“ dari para sekertaris pribadi mereka ,
dan beberapa orang yang memang ayah
suruh untuk mengawasi mereka saat itu , tp
saat telah bersama mu ayah tidak menyuruh
orang – orang ayah karena percaya
pada mu “ tambah ayah .
Saat mereka asyik mengobrol terdengar
suara bel berbunyi
Ting ... tong .. “
“ itu mungkin alex , dia sudah datang
membawa mangga muda ku “ kata prisil
dan beranjak membukakkan pintu menyambut
alex
“
hati – hati prisil , jangan berlarian , ingat kau
sedang hamil “ tegur ibu yang
melihat prisil seperti akan berlari
Prisil hanya membalas dengan senyumannya
dan melanjut kan langkahnya membuka pintu rumah
“ kau sudah datang alex , mangga mu .....”
kata prisil terhenti setelah membuka pintu
rumah dan terdiam di depan pintu
melihat seseorang yang ada di hadapannya
“ Bastian .” kata prisil pelan dan tak percaya
jika itu adalah bastian
“ hai prisil “ kata bastiandengan senyumannya
__ADS_1
****