
*****
Prisil yang melihanya mulai merasa
ketakutan dan gelisah , prisil merasa
jika pandu akan melangkah ke arahnya
dan tanpa di duga ada seseorang
yang memanggil prisil , dan menghentikan
langkah pandu
“ prisil ... “ panggil pria itu
Pandu langsung menatap pria yang
memanggil prisil , pandu menatapnya
dengan kesal
“ siap pria ini “ batin pandu
“ brian “ kata prisil dan prisil pun l
angsung melangkah ke arah brian
“ brian “ batin pandu
“ kenapa kau bisa di sini , di mana
suamimu “tanya brian pada prisil
“ aku di sini “ jawab alex dan
menghampiri prisil dan merangkul
prisil posesif
“ alexx “ kata prisil dan memeluk alex
dengan kuat karena ketakutan .
Alex pun langsung menatap ke arah lain
dan di sebelah itu adalah pandu dengan
mengangkat gelas sampanye nya pada alex
dengan senyum yang meremehkan alex dan berlalu pergi
. alex yang kesal ingin mengikuti pandu tapi
di tahan oleh prisil . alex pun menatap prisil
dan prisil hanya menggelelng pelan mengartikan
jangan mengikuti pandu . alex hanya menghela nafas berat
“ baik lah akan aku turuti “ kata alex
dan melihat lelaki yang ada di sebelahnya
“ anda siapa . kenapa anda mengenal
istri ku “ tanya alex pada brian
“ saya hampir lupa , perkenalkan saya
brian calon suami rizka teman butik prisil
dan saya juga teman kuliah prisil .
“ jelas brian memperkenalkan diri
“ saya alex wijaya suami prisil . “ kata
alex dan menjabad tangan brian
__ADS_1
“ prisil siapa pria barusan , aku
melihat dari jauh sepertinya kamu
ketakutan berhadapan dengannya “ tanya brian
pada prisil
Prisil masih diam merasa takut , melihat
itu alex yang menjawab pertanyaan brian
“ dia adalah orang jahat yang akan
menyakiti prisil istriku “ kata alex yang membuat
brian bingung dengan ucapan alex
“ kalau begitu terima kasih kau telah
menyelamatkan istri ku , senang berkenalan
dengan mu brian , “ kata alex pada
brian
“ sama – sama apalagi prisil juga teman
ku jadi itu sudah kewajibanku “ kata brian
“ kalau begitu kami duluan brian ,
sampaikan salam kami untuk rizka “ kata
alex dan berlalu pergi
Alex pun membawa prisil ke tempat yang
tidak terlalu ramai dan memberikan segelas
minuman kepada prisil agar
prisil merasa tenang
“ minumlah ini sayang , agar kau tenang
“ perintah alex pada prisil
Prisil pun menerima minuman itu dan
meminumnya hingga habis , laex memandang
prisil kawatir
akan datang dan ... “ kata prisil
tergantung karena belum sempat di jawab
alex sudah memeluknya
“ ya kita akan pulang , kau tenanglah ,
ada aku sekarng , maaf aku meninggalkan mu “
kata alex sembari memeluk prisil .
prisil hanya membalas pelukan alex
“ ayo kita pulang , nanti aku akan
mengabari ayah dan ibu , “ ajak alex dan mereka
beranjak untuk kembali ke mobil
mereka .
Sepanjang perjalanan alex menelpon ayah
dan ibunya mengabari jika mereka kembali
lebih awal karena kondisi prisil yang
tidak sehat .
“ sayang kau tidak apa- apa “ tanya bastian
pada prisil kawatir
Prisil hanya diam memandangi jalanan
malam . hingga pada akhirnya prisil
membuka suaranya
“ alex , aku ingin cepat kembali ke
paris , “ kata prisil lemas
“ kenapa kau ingin cepat kembali ke
paris sayang “ tanya alex
__ADS_1
“ aku tidak mau bertemu lagi dengan
pandu . aku takut dia akan menyakiti ku lagi “
jawab prisil sedih
“ baiklah kita akan segera kembali ke
paris setelah pekerjaan mu selesai di sini “
jawab alex meyakinkan prisil
Mereka pun sampai di apartemen prisil
dan alex sedang memparkir mobilnya di
parkiran apartemen , setelah selesai alex
keluar dari mobil dan membukakkan pintu prisil ,
prisil hanya terdiam melihat alex ,
“ ayo kita segera masuk prisil , kau
pasti lelah “ kata alex
Prisil hanya diam menatap alex datar ,
alex yang merasa kawatir pun membungkukkan
badannya hingga sejajar dengan
prisil dan membelai lembut pipi prisil .
“ ada apa dengan istri ku yang cantik
ini , kenapa dia hanya diam menatap ke
tampanan suaminya ini “ kata alex yang
berusaha menghibur istrinya
Karena tidak dapat jawaban alex pun
mulai sangat kawatir dengan prisil .
“ istriku sayang ada apa , “
tanya alex lgi pada prisil yang mulai cemas
“ gendong “ kata prisil membuat alex
terkejut dengan pintanya
“ kau bilang apa sayang “ tanya alex
lagi .
“ gendong , aku minta gendong ,
karena perbuatan mu tadi siang
membuat kaki ku masih terasa sakit “
kata prisil sambil mengerucutkan bibirnya
Alex tertawa Mendengar perkataan istrinya
itu , alex tertawa pelan dan menganggukan
kepalanya , alex mencubit gemas hidung prisil sekilas
“ baiklah aku akan bertanggung jawab dan
menggendong istriku ini sampai kamarnya “
jawab alex sembari tersenyum
“ benarkah , kalau begitu cepatlah “
kata prisil dan melepas sepatunya dan
menentengnya dengan tasnya lalu
merentangkan tangannya untuk di
kalungkan di leher alex
Melihat manjanya
istrinya alex hanya menggelengkan kepala
dan menggendong prisil keluar dari
mobil dan segera menuju ke atas
melihat perlakuan suaminya itu
prisil pun mengecup sekilas bibir alex
alex yang terkejud hanya melihat
prisil
" istri ku ini mulai menggoda ku "
kata alex dengan mata nakalnya
__ADS_1
****