melepaskan

melepaskan
Bab 142


__ADS_3

******


 


Di meja makan telah berkumpul ayah ,


ibu dan juga vero , ibu sedang mengobrol


bersama vero dan ayah sibuk dengan


pekerjaanya . alex berjalan perlahan dan


di belakang prisil bastian siap untuk


membantu prisil sewaktu - waktu . ibu yang


melihat prisil tersenyum dan membantu


prisil untuk duduk .


“ ok prisil sudah di sini , ayo kita


makan malam bersama “ kata ibu


dengan senang


Semua hanya bisa menurut dan duduk di


kursi masing masih . prisil mengambilkan


piring alex tapi alex menahannya dan


membuat prisil bingung , dia menatap alex


sejenak dan alex hanya menyunggingkan


senyumnya dan mengambil piring prisil


“ kau ingin makan apa sayang , biar aku


ambilkan , “ kata alex lembut


 


“ biar aku saja alex , itu tugas ku


sebagai istri mu “ jawab prisil pada alex


 


“ aku juga suamimu , aku bisa membantumu


di saat kau sulit , katakan pada ku jangan


sungkan “ kata alex dan mengelus


lembut prisil


 


“ baiklah aku menurut “ kata prisil


 


“ kau memang istri ku yang penurut “


kata alex dan mengambilkan makanan prisil


Melihat alex yang membantu istrinya ibu


dan ayah hanya tersenyum bahagia .


“ kau harus jadi suami siaga alex ,


jangan seperti ayah mu yang malah ke


luar negeri saat ibu akan melahirkan “


kata ibu sinis pada ayah


 


“ ayo lah jangan sangkut kan aku dengan


masalah itu lagi , “ jawab ayah tidak terima


 


“ tapi faktanya begitu “ kata ibu lagi


 


“ tapi aku kan datang di saat terakhir “


kata ayah membela diri


 


“ ayah ibu jangan berdebat , “ kata


bastian sembari menahan tawanya melihat

__ADS_1


ayah dan ibunya yang saling membela


 


“ benar tante , itu sudah masa lalu “


kata vero


 


“ karena itu ayah meliburkan alex dari


pekerjaannya agar bisa selalu menjaga


prisil , agar dia tidak seperti ibu


kalian itu nantinya “ jelas ayah


 


“ baguslah jika kau mengerti “ jawab ibu


ketus


 


“ ibu sudahlah , alex selalu di sisi ku


ayah , dia sangat siaga “ kata prisil memuji alex


 


“ kau berlebihan sayang “ jawab alex


 


“ oya ayah , ibu , tadi saat aku sedang


memikirkan nama untuk bayi kami , bastian


mengusulkan sebuah nama pada ku , dan


menurut ku itu memiliki arti yang unik “


kata prisil padan semua orang


 


 


“ benarkah , nama apa yang kau berikan


bastian “ tanya ibu pada bastian


merasa malu dan gugub untuk mengatakannya ,


“ aku memberi nama kalila lovata wijaya “


kata bastian perlahan


 


“ yang artinya “ tanya alex serius


 


“ teman dan sahabat baik kesayangan


semua orang dari keluarga wijaya “


 


“ kenapa kau memberi nama itu bastian “


kata vero


 


“ agar anak prisil kelak bisa seperti


ibunya yang menjadi kesayang semua


orang , entah untuk teman , sahabat dan


keluarganya “ kata bastian sembari


menatap lembut prisil


 


“ wah itu makna yang bagus bastian , apa


kau menyukainya prisil “ tanya ayah pada prisil


 


“ sangat suka ayah , tapi semua


keputusan prisil serahkan pada alex .


bagai mana alex apa kau menerima nama itu

__ADS_1


“ tanya prisil pada alex


Alex hanya diam menatap bastian , matanya


menatap bastian dengan penuh arti , merasa


tidak ada jawaban prisil memanggil


alex sekali lagi


 


“ alex apa kau mendengar ku “ tanya


prisil lagi . dan membuat alex terkejud


dan menatap prisil


 


 


“ jika kau suka maka aku akan suka


sayang “ jawab alex pada prisil dan senyum


prisil pun muncul


 


“ kau dengar  itu bastian , aku yakin alex


akan suka juga “ kata prisil senang


Alex hanya bisa tersenyum tipis dan


berpikir


“ apa maksud dari nama yang di berikan


bastian ?  apa itu mewakili perasaannya


jika dia masih sayang pada prisil , kenapa


tatapannya terlihat sendu “ batin


alex berkecamuk


Ternyata vero memperhatikan alex sedari


tadi , perubahan wajah alex mudah terbaca


oleh vero


“ aku yakin kau mulai ragu pada adik mu


sendiri alex “ batin vero


 


“ aku akan terus membuat mu bimbang pada


hati mu sendiri alex “ batin vero lagi .


Makan malam telah usai dan alex dan


prisil telah berada di kamar mereka .


alex baru selasai mandi dan melihat prisil


tengah duduk santai meregangkan  badannya


di ujung tempat tidur , melihat itu alex duduk di


sebelah prisil dan memeluknya dari belakang ,


 


bermanja – manja sembari menciumi aroma


tubuh prisil . prisil hanya diam membiarkan


alex berada di tempat nyamannya .


“ sayang “ panggil alex pada prisil


“ ada apa alex “ jawab prisil


“ ada yang ingin aku tanyakan pada mu “


kata alex


“ apa itu alex “ jawab prisil lagi


“ ini tentang bastian “ kata alex


Mendengar itu prisil terkejut dan


melepaskan pelukan alex dan berusaha


menghadap alex

__ADS_1


*****


__ADS_2