melepaskan

melepaskan
Bab 38


__ADS_3

Prisil


Ku langkahkan kaki ku di apartemen ku ,


setelah mengantar bastian ke bandara


aku memutuskan untuk pulang . aku sudah


tidak bekerja untuk sementara waktu


 


 


karena ibu bastian melarang ku untuk bekerja


sementara sebelum hari pernikahan ku selesai .


jadi aku hanya memonitor butik d


balik leptop dan laporan dari riska .


Ku baringkan tubuh ku di kasur ternyaman


ku dan melihat hp ku , bastian baru mengabariku


jika disa sedang transit dan


sekarang sudah kembali melanjudkan perjalanannya .


 


 


seketika aku teringat akan


alex aku pun menekan nomer telepon alex


untuk sekedar menanyakan kabarnya .


meskipun sejujurnya ada sedikit rindu


di hatiku pada alex yang beberapa bulan


lalu selalu menghubungiku dan menemani ku


sebelum dia pergi ke paris untuk


urusan bisnis


 


 


 


 Aku menunggung sambungan telepon ke alex


dan tak beberapa saat alex menerimanya


 


 


“ hallo “ jawab lelaki itu yang tak lain


adalah alex ,


 


 


“ alex “  jawab ku senang


 


 


“ iya prisil ada apa “ tanya alex


 


 


“ aku hanya ingin menanyakan kabar mu ,


karena kau tidak pernah mengabariku “


Jawab ku basa – basi


 


 


 


“ kabar ku baik di sini prisil , bagai


mana kabar mu di sana dengan bastian . “ tanya alex


 


 


 


“ aku baik , hanya saja bastian pergi


untuk beberapa hari “ jawab ku mulai sedih


 


 


 


“ kemana perginya bastian ?” tanya alex


 


 


 


“ dia di pergi ke jepang untuk mengurus


perusahaan “ jelas ku


 


“ kapan kau akan kembali lex “ tanya ku

__ADS_1


lagi


Hanya keheningan yang aku dengar dari balik telepon


“ alex , kau masih mendengar ku “ tanya ku


 


 


“ iya prisil aku mendengar mu . aku juga


belum tau kapan aku kembali . “jelasnya


 


 


“ cepatlah kembali aku merasa kesepian ,


karena ibu melarang ku untuk bekerja hingga


pernikahan ku selesai “ jawab ku


 


 


 


“ kau bisa menghubungi ku jika kau


sedang bosan , aku akan mendengar semua curahan hati mu , “ kata alex yang


membuat kusenang


 


 


“benarkah ? itu tidak mengganggu mu ?” tanya ku


 


 


“ ya benar , bukan kah kita teman ,


tidak setelah ini kita adalah keluarga . “


jawab alex yang tiba – tiba menjadi pelan


 


 


 


“ kau dan bastian membuat ku tergantung


pada kalian ,” kata ku sambil menatap langit langit kamar ku


 


 


 


 


 


 Ya , berawal aku terbiasa makan siang dengan mu


dan sekarang terbiasa dengan


keberadaan bastian di hidup ku , itu membuat ku tidak


ingin jauh dari kalian , ?" kata ku panjang lebar yang tidak


sengaja mengatakan curahan isi hati ku


 


 


“ benarkah begitu “ tanya bastian


 


 


“ ya benar “ jawab ku


 


Kami pun mengobrol cukup lama hingga


tanpa terasa aku tertidur saat mengobrol dengan alex di  telepon ,


 


 


sampai pagi hari aku terbangun


karena telepon dari bastian ,


dan belum sempat aku berbicara bastian sudah


mengoceh


 


 


 


 “ sayang kenapa baru di angkat ?,


kamu kemana saja ?


apa kamu sakit ? “ tanya


bastian beruntun


 


 


“ maaf aku tidur dan tak mendengar suara

__ADS_1


telepon mu “ jawab ku


 


 


 


“ apa kau habis begadang ?” tanya


bastian cemas


 


 


 


“ tidak hanya saja aku mengobrol dengan


alex sampai tengah malam . “ jelas ku


 


 


“ kau menghubungi alex “ tanya bastian


 


 


“ ya , aku menghubunginya dan bertanya


kapan dia kembali dan setelah itu


membahas yang lain “ jelas ku lagi


 


 


“ bagus lah , segeralah mandi dan


sarapan , dan apa rencanamu hari ini sayang “ tanya bastian


 


 


“ hari ini aku hanya akan ke utik


mengecek baju pengantin kita ,


dan mengecek apakah semua undangan telah di


kirim semua “  jelas ku sembari bangun


dari tempat tidurku dan beranjak ke dapur


 


 


 


“ jangan sampai kelelahan sayang . “


kata bastian


 


 


 


“ tentu , dan apa kegiatan mu hari ini


di sana “ tanyaku


 


 


“ aku sedang di perusahanan dan mengecek


semua laporan . “ jelasnya


 


 


“ jangan lupa untuk makan dan istirahat “


perintahku


 


 


“ baik sayang , kalau besiaplah . i love


you sayang “ kata bastian


 


 


“ i love you too bastian “ jawab lu dan


menutup telepon


 


 


Setelah mengobrol dengan bastian aku


melanjudkan dengan memasak dan bersiap pergi ke butik


. sesampai di butik aku mengecek baju


pengantin yang akan aku gunakan dan


selesai mengeceknya aku masuk ke ruangan


riska memberikan dia setumpuk kerjaan yang


harus nya kau kerjakan tetapi aku


limpahkan pada rizka

__ADS_1


****


__ADS_2