
****
Alex telah berada di bandara . dia sedang
menunggu untuk memasuki ke dalam pesawat pribadi milik wijaya grup .
alex memutuskan untuk menangani beberapa perusahaan di luar negeri ,
keputusan itu adalah kemauan dari alex pribadi .
alex ingin menenangkan diri beberapa saat di
sana , alex berusaha untuk menenangkan pikiran dan
hatinya yang sedang sedih .
Sejenak alek menatap keluar jendela
menahan rasa sedihnya hingga jhonny menghampirinya
mengajak nya untuk segera masuk ke dalam pesawat .
alex hanya diam dan mengikuti jhonny saat alex akan
melangkahkan kakinya alex mendengar seseorang
yang memanggil namanya .
alex diam sejenak dan membalikan badan nya dan
mencari siapa yang memanggilnya dan
yang memanggilnya itu adalah prisil .
prisil menghampiri alex dan sekarang
telah berada di depan alex .
prisil masih mengatur nafasnya sejenak ,
“ prisil , kenapa kamu bisa berada di
sini ?” tanya alex bingung
“ tung ... tunggu sebentar .. , biarkan
aku mengatur nafas ku “ jawab prisil yang masih
berusaha mengatur nafasnya ,
Setelah nafasnya stabil prisil menatap
mata alex
“ alex kenapa kau pergi ?” tanya prisil
“ karena ada urusan bisnis yang harus
aku kerjakan “ jawab alex
“ bukan itu yang aku maksud “ kata
prisil dan membuat alex bingung
“ lantas apa yang kamu maksud ?” tanya
alex bingung
“ kenapa pergi sebelum bertemu dengan ku
di rumah nenek “ kata brisil yang berhasil
membuat alex kaget terdiam
Alex hanya diam menatap prisil dengan
tatapan penuh arti , prisil pun hanya menatap
__ADS_1
alex menunggu jawaban
“ itu ... itu ... itu karena di saat
menyusulmu ke taman , jhoony dan mengabari ku ada
urusan mendadak yang tidak bisa
di tinggalkan . “ jelas alex sedikit gugup
Prisil hanya diam memandang mata alex
“ benarkah , apa hanya itu ?” tanya
prisil lagi
Alex hanya menganggukan kepalanya
“ lalu sekarang kau akan pergi kemana ?”
tanya prisil
“ aku akan pergi ke luar negeri untuk
mengurus bisnis yang lain “ jelas alex
“ berapa lama kau akan pergi “ tanya
prisil
“ entahlah , aku juga tidak tau pasti kapan aku akan kembali “
jawab alex dengan menggerakan bahunya
“ segeralah kembali , kau harus hadir
dalam pernikahan kami “ kata prisil pelan tapi masih bisa di dengar oleh alex
Alex yang mendengarnya berusaha untuk
tersenyum dan menyembunyikan kesedihannya
“ aku akan hadir di pernikahan mu dengan
bastian “ jawab alex dan membuat prisil
menatap alex kaget , alex yang melihatnya tersenyum pada prisil
“kau tidak perlu terkejud ,
bastian telah memberitahuku kemarin ,
jika kalian akan segera menikah , “
kata alex dan mengusap lembut kepalaku
“ selamat untuk mu prisil , sebentar
lagi kau akan menikah dengan adiku ku bastian “
jawab alex yang kali ini dengan
tatapan yang lembut
Saat alex dan prisil mengobrol jhoony
menghampiri alex
“ maaf tuan alex sudah waktunya lepas
landas “ kata jhonny
Alex hanya mengganggukan kepalanya
“ baiklah prisil sudah waktunya aku untuk
pergi , jaga diri mu dan salam untuk bastian nanti
__ADS_1
jika kau bertemu dengan nya
. “ kata alex berpamitan
Prisil hanya tersenyum menatap alex ,
sebelum membalikan badannya alex memeluk prisil sesaat ,
sontak prisil terkejud
dan hanya bisa terdiam melihat perbuatan alex , tak lama
alex melepaskan pelukannya
“ hati – hati di jalan “ kata alex
sembari meninggalkan prisil dan berlalu menuju
pesawatnya bersama jhonny
Prisil masih terdiam menatap alex pergi ,
prisil masih terkejud dengan sikap alex yang tiba tiba memeluknya .
tak beberapa saat hp prisil bergetar dan menyadarkan prisil ,
Di lihatnya ternyata itu adalah riska
yang menayakan keberadaannya , prisil segera bergegas pergi dari bandara dan
pergi ke butiknya
30 menit sebelumnya
prisil sedang dalam perjalanan kembali
ke ibu kota . beberapa kali dia melihat hp nya
dan melihat pesannya yang tidak di jawab oleh alex
, prisil pun memutuskan menelpon alex dan bertanya
keberadaannya . dan ternyata panggilannya kali ini di jawab oleh alex
“ akhirnya kau menerima telepon ku “
jawab prisil
“ ada apa prisil “ jawab alex di balik
telepon
“ kau sedang berada di mana “ tanya
prisil
“ aku sedang di perjalanan menuju
bandara “ jawab alex
Prisil diam sesaat dan berpikir apa yang
harus dia jawab dan lakukan
“ baik lah kalau begitu . “ jawab prisil
dan menutup sambungan teleponnya ,
Setelah menutup sambungan teleponnya .
prisil segera mengarahkan mobilnya menuju
bandara menemui alex
“ semoga saja masih ada waktu untuk
bertemu dengan alex . “ batin prisil
__ADS_1
****