
*****
Alex berada di salah satu taman yang tidak
jauh dari rumah sakit , alex duduk seorang diri
di taman itu , alex sedang memikirkan tentang ke inginan ayah
ibunya dan juga keinginan prisil .
keinginan yang mungkin menguntungkan alex ,
karena menikah dengan prisil adalah salah satu
keinginan alex yang sangat mustahil karena prisil adalah
calon istri dari adiknya , tapi dia tau jika
prisil tidak mencintai alex .
Pertama alex kaget saat prisil mengatakan jika iya akan
memenuhi ke inginan dari ayah dan ibunya . bahkan ada
sedikit rasa senang di hatinya bahwa dia akan menikah
dengan prisil tapi rasa suka itu berubah menjadi rasa sedih
ketika prisil mau menikah hanya karena
ingin menyenangkan orangtua alex .
dan alex kembali sadar jika prisil tidak
mencintainya
Alex menghembuskan nafas berat dan
memendongak menatap langit di sore hari itu
“ apa yang harus aku lakukan dan apa
yang harus aku pilih “ batin alex
" sedih atau senang aku juga tidak tau "
batin alex lagi
" aku sedih kehilangan adik ku dan sedih melihat
prisil yang terpuruk , tapi di hati ku yang terkecil
sedikit senang bawah prisil akan menjadi milik ku "
lanjud alex
" tapi bukan dengan cara ini aku memiliki prisili "
kesal alex
Tiba – tiba disaat alex merenung alex
mendengar ada yang memanggil namanya ,
alex pun menoleh pada arah suara itu
“ alex , apa itu kamu ?” tanya seseorang
itu yang ternyata adalah nenek prisil
“ nenek “ jawab alex kaget
Nenek menghampiri alex dan alex
__ADS_1
mempersilahkan nenek duduk di sampingnya .
alex terlihat canggung , dan nenek
hanya tersenyum melihat tingkah alex
“ kenapa nenek bisa ada di sini “ tanya alex
pada nenek
“kerena nenek ingin bertemu dengan mu
dan menjenguk prisil “ jawab nenek
“ tapi saat aku sampai kamar , ternyata
kau tidak di sana , dan sekertarismu mengatakan
jika kau sedang ada di taman
tak jauh dari sini dan nenek memutuskan
menyusulmu kemari , dan apalagi prisil
sedang tidur “ lanjud nenek
“ kenapa nenek ingin menemui ku ? tanya
ku penasaran
Nenek terdiam sejenak menatap alex dan
tersenyum
“ apa kau mencintai prisil alex “ tanya
“ apa nek . kenpa nenek bertanya tentang
itu ?” tanya alex bingung bahkan mulai gugup
“ tidak apa hanya nenek sekedar ingin
tau saja “ jawab nenek tenang
“ karena nenek semalam melihat mu
merawat prisil dengan telaten dan bahkan
nenek melihat ada cinta di mata mu
saat melihat prisil “ kata nenek
Alex hanya terdiam menunduk malu
“ nenek yakin kau mencintai dan
menyayanginya alex “
kata nenek dan menggenggam tangan alex
“ tapi prisil tidak mencintai ku nek ,
dia mencintai bastian ,” jawab alex dengan muka sedih
__ADS_1
“ nenek tau prisil mencintai bastian ,
tapi kenyataan tidak bisa di hindari alex , “ jelas nenek
“ tapi cinta tidak bisa dipaksa , dan
aku tidak bisa memaksa prisil untuk mencintai aku “ jawab alex
“ Lambat laun prisil akan menyadari jika
kamu mencintainya , bahkan sangat besar cintamu padanya ,
dan nenek yakin saat dia sadar hal itu prisil akan
mulai mencintaimu “ jawab nenek
“ dan nenek yakin hanya kamu yang bisa
menjaga dan menyayangi prisil dengan
sepenuh hati karena kau sangat mencintainya . “ jelas nenek
Alex diam memikirkan perkataan nenek
padanya . tapi hati alex seakan masih ragu
“ apa nenek yakin prisil akan bahagia
dengan ku “ tanya alex
“ tentu , karena kau lelaki yang baik ,
nenek yakin prisil akan bahagia dengan mu “ jelas nenek
“ baiklah nek , aku akan memikirkannya
dengan baik- baik “ kata alex
Nenek tersenyum mendengar jawaban dari
alex dan mengeratkan genggaman tangan
nenek di kedua tangan alex
“ nenek percayakan prisil padamu ,
nenek yakin kamu bisa menjaga
dan menyayangimu dan nenek tau kau
tidak akan mengecewakan kepercayaan nenek
padamu . “ kata nenek
Pernyataan nenek sungguh membuat alex
semakin gugup dan takut tidak bisa membahagiakan prisil .
alex bingung harus menjawab apa yang nenek katakn dan alex mengalihkan
pembicaraannya . dan mengajak nenek kembali
“ ayo kita kembali ke rumah sakit nek,
cuacanya sudah mulai dingin , aku takut nenek akan sakit “ ajak alex dan
berjalan bersama nenek kembali ke rumah sakit
****
__ADS_1