
episode 155
“kenapa kau menghentakan kaki mu seperti itu “tanya bastian
bingung melihat tingkah vero dan juga berhasil mengagetkan
vero dan veropun jadi salah tingkah
“ah ti..tidak , aku hanya ... hanya melihat ada serangga di kakiku “
jawab vero gugub sembari melihat ke arah kebawah
“iya benar ada serangga tadi di kakiku karena itu aku
menghentakkan kakiku untuk mengusirnya dari sini “
lanjud vero menjelaskan pada bastian
“benarkah itu , di mana serangga itu “
tanya bastian tidak percaya
“itu tadi ada di sini “jawab prisil yang mulai sedikit panik ,
Sedangkan prisil dan alex yang berada di dalam kamar pun
penasaran dengan suara berisik yang berasal dari luar kamar ,
merekapun memutuskan untuk keluar mengecek apa yang
sedang terjadi di depan kamar dan mereka melihat vero dan
bastian yang seperti mencari sesuatu
“apa yang kalian lakukan di sini “tanya alex pada mereka
dan membuat mereka menoleh kearah asal suara itu
“alex “jawab vero terkejud
“ini vero katanya dia tadi sedang mengusir serangga yang
ada di depan sini , tapi aku cari tidak ada “
jawab bastian menjelaskan pada alex
“benarkah itu “jawab alex
“ya kau mengusirnya karena aku pikir serangga itu akan
masuk ke kamar si kembar “jawab vero yang masih
terlihat gugub dan bingung
“ bagaimana kau tau ini kamar si kembar “
tanya alex pada vero dengan tatapan tajam
Seketika bastian terkejud jan juga menatap intens vero
yang juga terlihat bingung untuk menjawab pertanyaan alex
“ itu ... itu ...itu tadi ada pelayan yang memberitahuku “
jawab vero gugup
Alex dan bastian hanya diam menatap vero yang sudah
mulai kebingungan dan gelisah , prisil yang melihatnya
hanya terdiam di ambang pintu kamar si kembar
“ah ... aku lupa masih ada urusan di kantor ayah .
pasti ayah lagi menungguku dengan kesal ,
kalau begitu aku pamit dulu , selamat tinggal semuanya “
__ADS_1
pamit vero dan bergegas pergi dari situasi yang
tidak bagus untuknya .
Tidak ada jawaban dari ketiga orang itu , bastian dan alex
hanya terdiam dengan pandang tidak percaya pada vero dan
sedangkan prisil hany memperhatikan saja
“apa kau mempercayainya lex “kata bastian membuka suara
“tentu saja tidak , aku merasa ada yang aneh pada sikapnya “
jawab alex pada bastian
***
Sementara itu di mobil vero merasa kesal dan memukul
setir kemudinya berkali - kali
“sial ... sial... sial... “teriak vero dalam mobil yang dia kemudikan
“ternyata selama ini alex tau dengan apa yang aku lakukan
selama ini , kenapa aku tidak menyadarinya , aku pikir dia
tidak tau “oceh vero kesal
“aku tertipu dengan wajah tenangnya yang mempesona ku ,
ternyata dia hanya pura – pura tidak tau dan mengabaikan
perasaan ku untuknya selama ini “ tambah vero
“aku rasa bastian pun juga mengetahuinya juga dan hanya
berpura pura diam seperti alex “lanjud ocehan vero
“oke kita lihat saja , sikap alex ini semakin membuat ku
maka tidak seorang pun juga bisa sekalipun itu prisil dan
anak – anaknya “ lanjud vero yang kali ini dengan nada
intimidasi dan tatapan yang jahat . dengan kencang vero
melajukan mobilnya
****
warning 18+
Sembari memandangi halaman belakang mansion prisil berdiri
sembari memikirkan perkataan alex padanya tadi . lama prisil
menatap kedepan tanpa prisil sadari sudah ada sosok laki – laki
yang sudah memperhatikannya sedari tadi . merasa penasaran
lelaki itu mendekati prisil dan memeluk prisil dan melingkarkan
tangan kekarnya di pinggang kecil prisil .
lelaki itu juga menenggelamkan kepalanya di ceruk leher
prisil dan membuat prisil terkejut dan tersadar dari semua
pikiran yang ada di kepalanya . prisil pun mengenalin pria
yang sedang memeluknya dari parfum yang dia pakai .
“ada apa alex , apa kamu ingin ku ambilkan sesuatu ,
atau si kembar rewel ? “ tanya prisil lembut
__ADS_1
“tidak , mereka sedang di bawa jalan – jalan oleh kakek ,
nenek dan juga uncle nya “ jawab alex manja
Alex pun kembali menenggelamkan kepalanya di ceruk prisil ,
semakin lama alex makin menenggelamkan wajahnya dan
menikmati aroma tubuh prisil istrinya dan sesekali alex
mengecup manja bahu dan leher prisil dan membuat prisil
sedikit merinding dengan perlakuan alex .
tanpa sadar prisil mengeluarkan desahan kecil dari muludnya .
alex yang mendengarnya membuat nya melakukan hal yang
lebih dari sebelumnya .
di putarnya badan prisil agar menghadap alex dan menatap
lembut mata prisil begitupula dengan prisil . alex pun mengecup
lembut dahi prisil lamu turun ke pipi prisil dan semakin turun
mengarah pada bibir prisil .
di kecupnya lembut bibir prisil hisapan demi hisam alex lakukan
dengan lembut pada istrinya . prisil pun juga membalas apa
yang di lakukan oleh suaminya .
Alex pun mengangkat tubuh mungil prisil ke ranjang mereka
tanpa melepaskan ciuaman mereka , prisil pun semakin
mengeratkan tangannya yang dia lingkarkan di leher suaminya .
Di tidurkannya prisil di ranjang king size mereka dengan lembut .
alex melepaskan ciumannya agar prisil menghirup udara kembali .
kali ini ciuman alex beralih semakin kebawah menikmati aroma
dan keindahan leher jenjang prisil tangan alex pun tindak tinggal diam ,
tangannya sembari membuka kemeja prisil secara perlahan
hingga terbuka , prisil hanya bisa menggenggam erat sprei dan
menikmati yang alex lakukan .
alex pun beralih pada dada dan tubuh prisil , menikmati itu prisil
pun berbalik mendorong alex dan menatap alex lembut dan
berbalik mencium alex dengan mesra sembari membuka baju
yang alex pakai dan yang prisil pakai sendiri .
mereka pun larut dalam suasana yang bergairah .
sore itu mereka nikmati dengan bercinta melepaskan
rindu satu sama lain , setelah sekian lama mereka bercinta
akhirnya prisil dan alex terlepap tidur karena kelelahan dengan
apa yang mereka lakukan .
prisil terlelap tidur di dekapan dada bidang alex yang hangat
tanpa mengenakan sehelai benang apapun dan tubuh mereka
hanya tertutup oleh selimut.
__ADS_1
******