melepaskan

melepaskan
Episode 155


__ADS_3

episode 155


“kenapa kau menghentakan kaki mu seperti itu “tanya bastian


bingung melihat tingkah vero dan juga berhasil mengagetkan


vero dan veropun jadi salah tingkah


“ah ti..tidak , aku hanya ... hanya melihat ada serangga di kakiku “


jawab vero gugub sembari melihat ke arah kebawah


“iya benar ada serangga tadi di kakiku karena itu aku


menghentakkan kakiku untuk mengusirnya dari sini “


lanjud vero menjelaskan pada bastian


“benarkah itu , di mana serangga itu “


tanya bastian tidak percaya


“itu tadi ada di sini “jawab prisil yang mulai sedikit panik ,


Sedangkan prisil dan alex yang berada di dalam kamar pun


penasaran dengan suara berisik yang berasal dari luar kamar ,


merekapun memutuskan untuk keluar mengecek apa yang


sedang terjadi di depan kamar dan mereka melihat vero dan


bastian yang seperti mencari sesuatu


“apa yang kalian lakukan di sini “tanya alex pada mereka


dan membuat mereka menoleh kearah asal suara itu


“alex “jawab vero terkejud


“ini vero katanya dia tadi sedang mengusir serangga yang


ada di depan sini , tapi aku cari tidak ada “


jawab bastian menjelaskan pada alex


“benarkah itu “jawab alex


“ya kau mengusirnya karena aku pikir serangga itu akan


masuk ke kamar si kembar “jawab vero yang masih


terlihat gugub dan bingung


“ bagaimana kau tau ini kamar si kembar “


tanya alex pada vero dengan tatapan tajam


Seketika bastian terkejud jan juga menatap intens vero


yang juga terlihat bingung untuk menjawab pertanyaan alex


“ itu ... itu ...itu tadi ada pelayan yang memberitahuku “


jawab vero gugup


Alex dan bastian hanya diam menatap vero yang sudah


mulai kebingungan dan gelisah , prisil yang melihatnya


hanya terdiam di ambang pintu kamar si kembar


“ah ... aku lupa masih ada urusan di kantor ayah .


pasti ayah lagi menungguku dengan kesal ,


kalau begitu aku pamit dulu , selamat tinggal semuanya “

__ADS_1


pamit vero dan bergegas pergi dari situasi yang


tidak bagus untuknya .


Tidak ada jawaban dari ketiga orang itu , bastian dan alex


hanya terdiam dengan pandang tidak percaya pada vero dan


sedangkan prisil hany memperhatikan saja


“apa kau mempercayainya lex “kata bastian membuka suara


“tentu saja tidak , aku merasa ada yang aneh pada sikapnya “


jawab alex pada bastian


***


Sementara itu di mobil vero merasa kesal dan memukul


setir kemudinya berkali - kali


“sial ... sial... sial... “teriak vero dalam mobil yang dia kemudikan


“ternyata selama ini alex tau dengan apa yang aku lakukan


selama ini , kenapa aku tidak menyadarinya , aku pikir dia


tidak tau “oceh vero kesal


“aku tertipu dengan wajah tenangnya yang mempesona ku ,


ternyata dia hanya pura – pura tidak tau dan mengabaikan


perasaan ku untuknya selama ini “ tambah vero


“aku rasa bastian pun juga mengetahuinya juga dan hanya


berpura pura diam seperti alex “lanjud ocehan vero


“oke kita lihat saja , sikap alex ini semakin membuat ku


maka tidak seorang pun juga bisa sekalipun itu prisil dan


anak – anaknya “ lanjud vero yang kali ini dengan nada


intimidasi dan tatapan yang jahat . dengan kencang vero


melajukan mobilnya


****


warning 18+


Sembari memandangi halaman belakang mansion prisil berdiri


sembari memikirkan perkataan alex padanya tadi . lama prisil


menatap kedepan tanpa prisil sadari sudah ada sosok laki – laki


yang sudah memperhatikannya sedari tadi . merasa penasaran


lelaki itu mendekati prisil dan memeluk prisil dan melingkarkan


tangan kekarnya di pinggang kecil prisil .


lelaki itu juga menenggelamkan kepalanya di ceruk leher


prisil dan membuat prisil terkejut dan tersadar dari semua


pikiran yang ada di kepalanya . prisil pun mengenalin pria


yang sedang memeluknya dari parfum yang dia pakai .


“ada apa alex , apa kamu ingin ku ambilkan sesuatu ,


atau si kembar rewel ? “ tanya prisil lembut

__ADS_1


“tidak , mereka sedang di bawa jalan – jalan oleh kakek ,


nenek dan juga uncle nya “ jawab alex manja


Alex pun kembali menenggelamkan kepalanya di ceruk prisil ,


semakin lama alex makin menenggelamkan wajahnya dan


menikmati aroma tubuh prisil istrinya dan sesekali alex


mengecup manja bahu dan leher prisil dan membuat prisil


sedikit merinding dengan perlakuan alex .


tanpa sadar prisil mengeluarkan desahan kecil dari muludnya .


alex yang mendengarnya membuat nya melakukan hal yang


lebih dari sebelumnya .


di putarnya badan prisil agar menghadap alex dan menatap


lembut mata prisil begitupula dengan prisil . alex pun mengecup


lembut dahi prisil lamu turun ke pipi prisil dan semakin turun


mengarah pada bibir prisil .


di kecupnya lembut bibir prisil hisapan demi hisam alex lakukan


dengan lembut pada istrinya . prisil pun juga membalas apa


yang di lakukan oleh suaminya .


Alex pun mengangkat tubuh mungil prisil ke ranjang mereka


tanpa melepaskan ciuaman mereka , prisil pun semakin


mengeratkan tangannya yang dia lingkarkan di leher suaminya .


Di tidurkannya prisil di ranjang king size mereka dengan lembut .


alex melepaskan ciumannya agar prisil menghirup udara kembali .


kali ini ciuman alex beralih semakin kebawah menikmati aroma


dan keindahan leher jenjang prisil tangan alex pun tindak tinggal diam ,


tangannya sembari membuka kemeja prisil secara perlahan


hingga terbuka , prisil hanya bisa menggenggam erat sprei dan


menikmati yang alex lakukan .


alex pun beralih pada dada dan tubuh prisil , menikmati itu prisil


pun berbalik mendorong alex dan menatap alex lembut dan


berbalik mencium alex dengan mesra sembari membuka baju


yang alex pakai dan yang prisil pakai sendiri .


mereka pun larut dalam suasana yang bergairah .


sore itu mereka nikmati dengan bercinta melepaskan


rindu satu sama lain , setelah sekian lama mereka bercinta


akhirnya prisil dan alex terlepap tidur karena kelelahan dengan


apa yang mereka lakukan .


prisil terlelap tidur di dekapan dada bidang alex yang hangat


tanpa mengenakan sehelai benang apapun dan tubuh mereka


hanya tertutup oleh selimut.

__ADS_1


******


__ADS_2