melepaskan

melepaskan
Bab 114


__ADS_3

****




prisil sedang tertidur dan alex slalu menemani prisil dan tiba tiba bastian pun masuk ke dalam kamar inap prisil , alex yang mengetahuinya hanya menatap tajam ke bastian



" apa yang kau lakuakan di sini . ? " tanya alex datar dan dingin pada bastian



"aku hanya ingin melihat keadaan prisil . " jawab bastian yang tidak kalah dingin .



"bukan kah kau sudah melihat jika prisil sedang tidur " kata alex



bastian diam sesaat menatap prisil yang sedang tertidur .



"pulang lah biar aku yang menjaga prisil " kata bastian tiba - tiba



alex yang mendengarnya menatap tajam bastian mencari maksud dari perkataan bastian



" prisil adalah istri ku , aku yang akan menjaga nya . " kata alex .



" sebaiknya kau pergi dan biarkan prisil untuk istirahat . " lanjud alex



"kau tau aku tidak akan pernah rela jika prisil bersama mu . " kata bastian



alex yang mendengarnya membalikkan badan dan menatap tajam dan penuh intimidasi .


__ADS_1


" apa pun yang kau kata kan prisil adalah istriku dan ibu dari anak anak ku yang sedang dia kandung . dan aku harap kau akan menerimanya jika prisil ada lah kakak ipar mu " kata alex pasti



bastian hanya diam memandang tajam alex karena dia benci dengan apa yang di kata kan alex pada nya



" sebaiknya kau pergi dari sini dan jangan membuat keributan . kalau bisa membangunkan prisil dari tidurnya . "kata alex dan kembali duduk menemani prisil



bastian pun pergi dengan kesalnya . setelah bastian keluar dari pintu . alex mamalingkan muka nya ke arah pintu .



" maaf kan aku bastian . untuk kali ininaku tidak bisa mengalah atau pun memberika apa yang kau mau karena prisil dan anak anak ku adalah dua hal yang terpenting dalam hidup kunkini . mereka adalah hidup dan mati ku " batin alex dan kembali menatap prisil dengan lembut



" aku sangat menyayangi kalian ? " kata alex dan mengeratkan genggamannya



" aku tidak akan melepaskan kalian meski itu adalah bastian sekalipun " batin alex




prial pun memandang alex lekat



" aku akan berjuang juga untuk keluarga kecil kita alex " batin prisil dan bangkit dari tidurnya mencari makanan di ruangan itu



prisil membuka kulkas kecil yg ada di ruangan itu dan memakan apa yang ada di sana . buah dan makanan ringan yang ada di kulkas pun habis di makan oleh prisil



mendengar suara dari dalam ruangn alex pun bangun dan melihat prisim sudah tidak lagi di sebelahnya .



alex pun bangkit dan mencari prisil dan mata alex tertuju pada arah kulkas . dan benar saja prisil berada di sana . alex pun turun menghampiri prisil .


__ADS_1


" sayang apa yang kau lakukan di sini ? " tanya alex penasaran



prisil pun membalikkan wajahnya melihat ke arah suara itu .



" alex kau sudah bngun " kata prisil



alex pun menunduk dan mencium kening prisil sekilah



" apa kau ingin makan sesuatu sayang " tanya alex karena melihat makanan yang di makan prisil .



" iya aku laper lex . tapi semua makanan sudah aku makan . sepertinya mereka ingin lebih " kata prisil



alex hanya tersenyum melihat tingkah lucu prisil



" baiklah sayang . aku akan membelikan mu makanan tetapi kau harus menunggu ku datang " kata alex dan menggendong prisil ke ranjangnya



" ternyata kau mulai berat ya sayang " kata alex jail di saat menggendong prisil



" karena kau menggendong 4 orang sekaligus " kata prisil tidak kalah jail dengan alex .



" baiklah sayang kau tunggu aku . aku akan segera kembali ok " kata alex sembari mencium kening prisil dan berlalu pergi membeli makanan untuk prisil .




*****


__ADS_1



__ADS_2