melepaskan

melepaskan
Bab 21


__ADS_3

Selama di perjalanan bastian dan alex


hanya diam tidak ada yang memecahkan keheningan . sesampainya di mansion


pribadi alex , alex pun segera bergegas keluar dari mobilnya dan segera masuk


kedalam , bastian yang melihatnya hanya bisa mengikuti langkah alex dari


belakang .


“ duduklah , sekarang kau bisa jelaskan


semua nya pada ku tanpa kurang sedikitpun “ perintah alex yang sedari tadi


sudah penasaran


 


“ baiklah , sebelumnya aku minta maaf


sudah bohong pada mu , tidak mengabari kepulangan ku , tapi ini semua di luar


rencanaku . “ jelas bastian . alex hanya diam  dengan tatapan tajamnya


“ saat aku sampai di sini aku tertabrak


mobil dan membuat kaki ku patah , dan yang menabrak ku adalah mobil prisil ,


prisil membantuku dan berniat bertanggung jawab atas ke tidak sengajaannya


menabraku dan karena itu aku bisa bersama prisil . “ jelas bastian sembari


memperlihatkan pergelangan kakinya yang masih terlihat bekas jahitan .


“ kau bisa menguhubungiku bukan . “


tanya alex yang kali ini emosinya sudah mulai meredam setelah mendengar

__ADS_1


penjelasan bastian . “ aku kakak mu , aku bisa membantumu jika kau tidak ingin


menghubungi orang tua kita . “ sambung alex , bastian hanya tertunduk diam .


“ masalah prisil , kenapa kamu bisa


tinggal bersama dengan prisil “ tanya alex penasaran


“itu karena prisil yang mengajak ku


tinggal bersamanya untuk sementara waktu hingga aku sembuh “ jawab bastian ,


alex menatap nya tajam merasa tidak puas dengan jawaban bastian .


“ apa dia tidak mananyakan keluarga mu


?” tanya alex menyelidiki


“ sudah , hanya saja aku membuat alasan


jika keluarga ku sedang berada di luar negeri jadi tidak ada yang bisa di


besar mendengar alasannya . alex hanya memejamkan matanya berusaha menenangkan


dirinya . alex sangat menyayangi adiknya bastian  , bahkan dia tidak pernah marah pada adik


kesayangannya itu . tapi kali ini beda karena bersangkutan dengan prisil yang


adalah wanita yang alex suka . alex tidak bisa mengatur emosinya dan sekarang


emosi alex kembali memuncak


“ apa kau tidak menganggab ku sebagai


kakak mu atau pun keluargamu  hingga kau mengatakan hal seperti itu “ tanya alex dengan nada yang


cukup tinggi yang membuat bastian terkejut , karena bastian tidak pernah melihat

__ADS_1


alex yang seperti ini selama ini di hadapannya , bastian hanya bisa menunduk


menyesal , bastian juga merasa takut melihat amarah kakaknya . mereka hanya


terdiam tapi tatapan alex tetap pada bastian


“ maafkan aku , aku tidak akan  mengulangi nya lagi , dan masalah prisil aku


akan menjelaskannya pada nya nanti . “ jawab batian


“ dan apa hubungan mu dengan prisil ,


kenapa kau sangat marah ketika kau tau aku tinggal bersama prisil . “ tanya


bastian


“ jika hanya rekan kerja kanapa kau


begitu peduli dengannya , “ tanya bastian lagi


Alex yang merasa di hujani banyak


pertanyan oleh bastian merasa kesal


“ itu bukan urusan mu , dan kau tidak


perlu tau “ jawab alex dan beranjak pergi dari hadapan bastian menuju kamarnya


, sebelum meninggalkan bastian alex memberi tau letak kamar bastian


“ istirahat lah , kamar mu ada di


sebelah sana “ kata  alex dan menunjuk


arah kamar bastian


Bastian masih merasa bingung karena

__ADS_1


pertanyaannya yang tidak di gubris oleh alex .


****


__ADS_2