
Prisil
Aku merasa ada yang membelai rambut ku
tapi aku tidak berani membuka mata ku .
dan tak lama aku mendengar suara ketukan pintu ,
ternyata itu adalah ayah dan
ibu aku ingin membuka mata ku tapi aku
mengurungkannya karena dengar percakapn ayah ibu dan alex.
aku mendengar jika ayah sangat sayang
kepada ku betapa bahagianya kau di saat aku mendengar itu dari ayah ,
dan aku mendengar juga perkembangan
kecelakaan bastian dan ternyata tidak ada harapan untuk bastian selamat ,
aku mulai sedih mendengarnya , aku mendengar
suara tangis ibu di dalam kamar ku ,
ingin sekali aku memeluknya . aku juga
mendengar mereka akan membicarakan
hal yang penting di luar kamar ku
Aku pun membuka mata di saat mereka
telah di luar , aku merasa percakapan penting ini
menyangkut diriku juga , aku
pun turun dari tempat tidur dan berjalan ke
arah pintu dan mendengarkan
percakapan mereka
Ternyata ini tentang saham perusahaan
ayah alex yang mulai menurun sejak berita kecelakaan bastian ,
dan yang sangat membuat ku kaget adalah penyataan ayah dan ibu
yang mau alex menggantikan posisi bastian untuk menikah
__ADS_1
dengan ku untuk menyelamatkan perusahaan dan juga
usaha butik ku . seketika kau tidak bisa berfikir kenapa harus seperti itu ,
tapi ku dengar alex menentang ke inginan ayah dan ibu karena memikirkan
perasaan ku ,
“ alex memikirkan perasaan ku “ batin ku
Aku mendengar semua percakapan mereka ,
bahkan nenek ku juga menyerahkan semua nya pada ayah dan ibu , setelah
mendengar langkah kaki ayah dan ibu pergi aku kembali ke kasurku dan duduk di
tepi ranjang tidur ku ,
aku mulai berpikir bahwa niat ayah dan ibu
itu baik dan juga demi perusahaan yang meraka
bangun
“ Mereka orang baik , dan sangat baik kepada ku , alex pun juga memikirkan
perasaan ku “ batin ku ,
“ Bastian telah pergi dan cinta ku untuk
sedangkan kami hanyalah sekedar teman bukan cinta “ lanjud batin ku
“ tapi ayah dan ibu mereka sedang sangat
sedih dan kesusahan ,” batin ku lagi
“ aku ingin membantu menyelesaikan
masalah mereka “ lanjud ku
Aku bingung harus mentukan keputusan ku
, membantu mereka atau tetap memlilih hatiku .
di saat aku bingung alex masuk ke dalam
kamar
“ kau sudah bangun prisil , bagaimana
keadaan mu “ sapa alex .
__ADS_1
Aku hanya tersenyum dan menganggukan kepala
, alex tersenyum pada ku dan duduk di hadapan ku .
“ apa kau ingin makan sesuatu , aku akan
membelikannya untuk mu .” kata alex menawarkan ku
“ aku ingin makan masakan nenek ku “
jawab ku pada alex
“ baiklah , aku akan ke apartemen mu dan
akan membawakan masakan nenek mu untuk mu ,
tp sementara itu kau harus
beristirahat “ kata alex .
Aku hanya tersenyum menurutinya , alex
pun bergegas pergi tapi sebelm pergi alex berpesan
“jika kau ingin sesuatu panggilah jhonny di
luar dia kan membantu mu “ kata prisil
Aku hanya tersenyum menadakan mengerti
maksud alex
Selama alex pergi aku merenungkan ke
inginan keluarga bastian dan alex ,
aku benar benar bingung harus memutuskan
nya , aku tau alex tidak akan memaksa ku
bahkan dia mempercayaka jawabannya
pada ku meski alex dan keluarganya belum
membicarakannya pada ku , tapi
percakapan yang aku dengar tadi sudah cukup
membuat ku mengerti dan memikirkan
jawaban sebelum mereka menayakannya pada ku .
__ADS_1