
****
Alex tengah duduk di ruang kerjanya
menunggu kabar dari jhonny tentang prisil ,
mata alex memerah menahan amarahnya
dan juga tidak tidur semalaman
, sesekali alex menjambak rambutnya menyesal
telah meninggalkan prisil sendirian kala itu ,
dan tak lama jhonny masuk ke dalam
ruangan alex untuk melapor ,
alex pun yang melihat jhonny masuk langsung
menatap jhonny dan menunggu laporannya
“ langsung saja katakan “ kata alex . dengan
wajah serius
“ kami sudah menemukan mobil yang
membawa nyonya prisil tuan “ jelas jhonny
“ di mana “ kata alex serius dan
senang mendengar kabar mereka menemukan
informasi
“ mobil itu mengarah ke pinggiran kota
paris tuan , tapi kami belum bisa menemukan
posisi tepat nyonya karena mobil itu
telah kosong di sebuah jalan tuan . “ jelas jhonny
“cari prisil di kota itu , aku yakin
mereka ada di sana “ perintah alex
“ dan aku sendiri yang akan turun tangan
langsung “ kata alex dengan mata merah dan
mengambil jaketnya di kursinya dan
bergegas pergi dengan jhonny
----
Prisil membuka matanya yang bengkak
karena menangis semalaman, prisil terduduk
di lantai dan bersandar di pinggiran
ranjang , meringkuk dengan memeluk kedua
lututnya ,
prisil masih merasa ketakutan ,
__ADS_1
prisil mengelilingi ruangan itu dan
mencari jalan keluar untuk
kabur , tapi sayang ruang itu telah pandu kunci
agar prisil tidak bisa kabur
dari dalam sana ,
dan tak lama ada suara
seseorang membuka pintu dan saat
prisil tau itu pandu prisil kembali ketakutan
dan menjauh dari pandu .
“ selamat pagi prisil ku sayang “
kata pandu dengan senyumnya
Prisil tetap diam tidak menjawab sapaan
pandu
“kau pasti merindukan ku bukan , “kata
pandu dan melangkah ke arah prisil
“ oya aku lupa ini untuk mu “ kata pandu
sembari memberi sepasang baju , sepatu dan
tas untuk prisil
Prisil hanya melihat barang yang di
berikan oleh pandu
“ itu sepasang baju untuk mu , “ kata
pandu
bersiap- siap “ kata pandu dan melangkah pergi ,
“ kau akan membawa ku ke mana “ tanya
prisil kaget dengan ucapan terakhir pandu .
pandu pun membalikkan badannya dan
menatap prisil dengan senyum anehnya
“ kita akan ke jepang , kita akan
menikah di sana ,” jawab pandu
“ jepang “ kata prisil terkejut
“ iya jepang , bukan kah impian kita
adalah menikah di jepang sayang , apa kau lupa ?? “
kata pandu di depan prisil
“ kau sudah gila pandu . sudah aku
__ADS_1
bilang aku istri alex , “ kata prisil
“ tidak tidak tidak kau hanya milik ku
prisil dan selamanya akan milik ku “
kata pandu dan menarik dagu prisil untuk
di ciumnya tapi prisil menepisnya .
Pandangan pandu sudah berubah dingin dan
penuh dengan intimidasi pada prisil bahkan
sangat dingin dan menakutkan
“ aku tidak suka penolakan prisil . jadi
diam dan menurutlah “ kata pandu datar dan
dingin bahkan sekarang pandu
mendorong prisil hingga terjatuh di ranjang
dan menindih prisil ,
Prisil meronta ronta mendorong pandu
yang berada di atasnya dan di saat pandu
akan mencium prisil tiba- tiba ada
suara pecahan kaca dan ramai di bawah ,
hal itu membuat pandu menghentikan
aktifitasnya dan di saat pandu menuju pintu
asistennya menghampirinya dan
melapor
“maaf tuan pandu di bawah ada
segerombolan orang memaksa masuk dan
meminta kita melepasakan nona prisil . “
jelas asistennya itu .
mendengar pembicaraan pandu dan
asistennya prisil yakin bahwa itu adalah alex ,
seketika prisil berteriak
memanggil nama alex
“ ALEX .. ALEX .. AKU DI SINI ALEX . “
teriak prisil dan berusaha menerobos
keluar tapi di tahan pandu
Pandu pun menarik prisil agar tidak
keluar ,
“ siap kan mobil , kita ke bandara
segera , dan kau bawa prisil aku akan
menghadapi alex langsung di bawah . “
kata pandu dan mengeluarkan senjata
api dari saku belakang celananya
Prisil pun di giring ke bawah di belakang
pandu dan sembari meronta ronta dan di
saat akan berjalan ke mobil ternyata alex telah
menghadang pandu , prisil dan asistennya .
__ADS_1
*****