
********
" sayang apa kau tidak apa - apa ?" tanya alex pada prisil yang emosi
" alex ayo kita kembali saja ke paris . aku takut berada di sini . fieasat ku mengatakan bastian akan melukai anak anak ku " kata prisil dengan tangisnya
" sayang bastian tidak akan seperti itu . percayalah pada ku " kata alex menenangkan .
prisil lun diam melihat mata alex yang sendu . dan tiba - tiba perut prisil sakit .
" aduh ... sakit .. alex perut ku sakit sekali alex .." kata prisil sembari memegang perutnya dan sebelah tangannya mencengkram lengan alex
alex yang melihatnya pun terkejut dan panik melihat prisil yang merasa ke sakitan .
" sayang . kau kenapa sayang , sayang .." panggil alex yang mulai panik
" sakit alex sakit . perut ku sangat sakit " kata prisil
" aku akan membawa ke ke rumah sakit " kata alex dan menggendong prisil ke dalam mobil .
" sabar sebentar kita akan kerumah sakit . "kata alex dan melajukan mobil nya ke rumah sakit .
__ADS_1
di dalam mobil prisil terus mengerang kesakitan pada perutnya . alex yang melihat nya pun juga tak tega melihat prisil yang kesakitan . sesekali alex membelai lembut perut prisil untuk mengungatkan prisil . prisil hanya bisa mencengkeram baju alex .
" kita akan segera sampai sayang . " kata alex berusaha mengalihkan perhatian prisil
sesampainya di rumah sakit . alex masuk memanggil suster dan para medis .
prisil pun segera di bawa masum ke dalam ruang ugd untuk di periksa . alex masih setia di depan pintu ruanga itu . dan tak lama dokter pun keluar dan menghampiri alex .
" dokter bagaimana keadaan istri saya ?" tanya alex yang masih kawatir
" istri anda hanya mengalami kontraksi . yang di karenakan stress atau pun tekanan . anak - anak anda juga tidak apa - apa . " kata dokter pada alex .
alex pun bernafas lega setelah mendengar perkataan dokter tentang prisil dan anak - anaknya .
" tentu . dukungan anda dan kehadiran anda bisa membantu menenangka kondisi istri anda " kata dokter lagi
" baiklah dokter " kata alex dan beranjak masuk ke dalam melihat kondisi prisil
alex pun berada di samping prisil . melihat prisil yang tertidur pulas setelah di beri obat oleh dokter .
alex lun membelai lembut rambut prisil dan melihatnya sedih . alex tidak tega melihat prisil yang terbaring lemah seperti itu . tak lama saat alex membelai rambut prisil , prisil pun membuka matanya dan melihat lembuag alex yang ada di samping nya .
" alex " panggil prisil
__ADS_1
" iya sayang , apa kau mengingin kan sesuatu ? " tanya alex pada prisil
" aku ingin kembali ke paris alex . ayo kita pergi dari sini . aku tidak mau di sini " kata prisil
" aku ingin hidup tenang bersama mu di sana alex " kata prisil swmbari menangis di pelukan alex .
alex hanya memandang prisil sedih . alex merasa dilema antara sedih dan senang
di sisi lain dia sedih melihat prisil yang sepeeti ini tapi di sisi lain alex senang melihat prisil yang sering mengungkapkan rasa cinta nya pada dirinya .
alex bingung harus memutuskan seperti apa ke depannya .
" prisil lihat lah perut mu semakin membesar . semakin besar kalau tidak boleh berjalan jauh bahkan menaiki pesawat sekalipun . " jelas alex
" tapi aku merasa jika kau akan meninggalkan ku dan anak anak kita . " kata prisil yang mulai emosional
" aku tidak akan meninggalkan mu sayang " jawab alex sembari membelai lembut kepala prisil .
" berjanjilah demi aku dan anak mu " kata prisil melepaskan pelukannya dan memandang alex sendu
" apa yang harus aku lakukan . aku bingung ?" batin alex yang tidak bisa menjawab janji prisil
******
__ADS_1