melepaskan

melepaskan
Bab 146


__ADS_3

*****


Seketika muncullah kejailan alex yang


biasa dia lakukan saat prisil mandi yaitu


menganggu kegiatan  mandi prisil ,


alex pun melangkah kan kakinya


ke depan kamar mandi dan memegang


gagang pintu dan memutarnya .


Alex memutar gagang pintu kamar mandi


tapi tidak bisa terbuka . tidak kehabisan


akal alex mengambil kunci cadangan


yang di ataruh di lagi meja ,


 


tapi saat  akan mengambilnya kunci


itu tidak ada di laci , alex berusaha


mencarinya tapi  pada saat alex


sibuk mencari kunci itu prisil muncul


di balik pintu kamar  mandi dan


melihat alex yang mencari sesuatu ,


prisil pun mengeri yang alex


cari dia pun menghampiri alex


“ alex apa kunci ini yang kau cari “


kata prisil sembari menunjukkan kunci itu


 


“ benar sekali “ kata alex tanpa sadar .


lalu dia melihat kunci dan prisil yang


hanya memakai jubah mandinya


rambut yang masih terlihat basah ,


 


melihat itu alex merasa tergoda


dengan istrinya . meskipun dia tidak


bisa mengganggu acara mandi


istrinya tapi melihatnya seperti


ini membuatnya sedikit nakal dan


tergoda


“ aku tau kau mencari ini untuk


mengganggu mandi ku “ kata prisil


dan menuju ke tempat bajunya berada dan


mengambil baju untuk dia pakai .


 


 


“ tidak apa – apa aku tidak mengganggu


mandi mu , tapi bagai mana juka aku


mengganggu mu saat pakai baju . “

__ADS_1


kata alex yang menyandarkan punggungnya


di lemari pakaian sembari melihat prisil lekat .


Melihat tatapan alex yang mesum prisil


hanya membulatkan matanya dan


memegang erat baju mandinya .


“ alex , jangan mulai lagi , kau tau ibu


menanti kita di bawah kan “ kata prisil


 


“ kita lakukan dengan cepat sayang “


kata alex dengan mata nakalnya yang


sudah memeluk prisil dan menciumi leher


jenjang prisil .


 


 “ tapi alex . ... “ jawab prisil terpotong


karena alex sudah membungkam bibir


merah prisil dengan bibirnya .


Prisil hanya bisa diam tidak bisa


memberontak karena alex mendekapnya


dan karena perut prisil yang besar membuat


nya untuk susah bergerak .


 


 


alex  semakin mendorong tengku


tak berapa lama alex melepaskan


ciumannya dan mengambil nafas sembari


memandang prisil yang masih mengatur


nafasnya . alex pun tersenyum lalu


mencium kening prisil lembut .


“ berpakaian lah , jika aku terlalu lama


melihat mu seperti ini maka aku tidak


akan bisa mengendalikan diri ku lagi . “


kata alex dan melepaskan pelukannya


dan menuju kamar mandi


Prisil hanya menganggukan kepalanya dan


dengan perlahan prisil merias diri dengan


sedikit make up sembari menyiapkan pakaian


untuk alex gunakan , setelahah prisil dan


alex siap mereka pun turun menuju


meja makan untuk sarapan , semua


orang telah menunggu mereka berdua .


Prisil dan alex pun duduk di tempat


mereka tetapi prisil sedikit merasa


ada yang aneh dengan perutnya ,

__ADS_1


tapi prisil hanya menganggabnya


sebagai kontraksi biasa .


 


prisil berusaha menyembunyikan


rasa sakitnya . dan bersanda gurau


dengan semua keluarga . alex merasa ada yang


aneh dengan istrinya yang sedikit diam ,


alex pun mendekatkan sedikit badannya


pada prisil dan memegang tangan prisil


yang sedari tadi mengelus perutnya


“ sayang kau baik – baik saja “ tanya


alex pelan


 


“ aku baik – baik saja alex , mungkin


mereka sedang aktif di dalam sana “


kata prisil yang masih mengelus perutnya


 


“ biar aku sayang yang menenangkan


mereka “ kata alex dan menggantikan


tangan prisil untuk mengelus perut prisil


Prisil hanya tersenyum sembari menahan


rasa sakit yang kadang datang tiba – tiba


semakin lama semakin sering tapi


prisil tidak mengetahui jika itu adalah


tanda jika prisil akan melahirkan .


“ sayang setelah ini kita akna kesuatu


tempat , sebaiknya kita bersiap “ kata alex


 


“ suatu tempat , kita mau ke mana alex “


tanya prisil penasaran


 


“ kita akan ke tempat di mana hanya kita


yang tau arti tempat itu untuk kita “ kata


alex yang membuat prisil semakin penasaran


 


“ bisa kau katakan pada ku “ kata prisil


imut


 


“ tidak bisa sayang “ jawab alex yang


tidak kalah imut


Prisil hanya mendengus kesal karena


tidak mengetahuinya , melihat itu alex


hanya tertawa lucu

__ADS_1


*****


__ADS_2