
******
Prisil telah kembali ke ruangan alex
dengan sedikit penasaran dengan
perkataan karyawan alex tadi
“ berapa perempuan yang alex bawa ke sini “
batin prisil
“ bagai mana perilakau alex saat sebelum menikahi
ku “ batinnya prisil lagi
“ dan apa yang di lakukan alex di sini
dengan wanita – wanitanya “ batin prisil lagi
Banyak pertanyaan yang ada di kepala
prisil
“ lebih baik aku tanyakan langsung pada
alex setelah dia kembali “ kata prisil dan
masuk ke ruang pribadi alex .
Prisil pun menidurkan badannya di sofa
besar itu karena prisil merasakan sakit di
punggungnya . dan tak lama prisil
telah tertidur di sofa itu karena lama
menungg alex meeting
Tak lama alex kembali ke ruangannya dan
mencari prisil untuk mengajaknya makan siang .
dan saat alex masuk ke ruang pribadinya dia
melihat prisil yang sedang tidur pulas .
alex pun mengambilkan selimut yang ada
di lemari sekitar sofa dan menyelimuti prisil
agar tidak ke dinginan , cukup lama prisil tertidur
hampir 1 jam alex pun mulai merasa
ngantuk dan berbaring di dekat prisil karena
sofa yang besar sehinga cukup untuk
mereka berdua
Alex memeluk prisil dari belakang karena
saat itu prisil membelakangi alex ,
makan siang mereka pun berganti dengan
tidur siang di kantor , lama mereka tidur
dan setelah itu prisil membuka matanya .
saat prisil akan bergerak prisiil
merasa ada sebuah tangan yang melingkar
di perutnya . prisil pun berbalik ke
__ADS_1
belakang dan ternyata itu adalah alex .
di pandangnya wajah alex lekat lekat
dengan banyak pemikiran di kepalanya
“ apa kau telah puas melihat wajah
tampan ku sayang “ kata alex yang
masih menutup matanya .
Prisil hanya diam menatap alex , tidak
ada jawaban dari prisil , alex pun membuka
matanya dan menatap prisil heran
“ ada apa sayang , apa kau ingin sesuatu
“ tanya alex sembari membelai lembut
pipi prisil , tapi prisil masih diam tidak bergeming
“ katakanlah sayang “ lanjud alex
penasaran ,
“ aku wanita keberapa yang kau ajak ke
kantor ini “ tanya prisil dengan wajah
dinginnya ,
membulatkan matanya terkejut . alex masih
terdiam menatap prisil dengan wajah
gugubnya . dan prisil juga masih dengan
tatapan dinginnya . alex menghembuskan
nafas berat dan kembali menatap prisil
“ baiklah , kau bukan wanita pertama
yang aku bawa ke kantor ini , karena
dulu sebelum aku bertemu dengan mu aku
memiliki banyak sekali wanita “ jelas alex
“ bahkan sangat mudah untuk mendapatkan
seorang wanita dengan status , jabatan ,
kekayaan dan juga fisik ku ini “ sambung
alex
“ bahkan aku bisa berganti – ganti wanita
setiap harinya . “
“ tapi itu dulu sebelum aku bertemu
dengan mu , sebelum aku tau aku jatuh
cinta pada mu , sebelum aku sangat sayang
pada mu . “
__ADS_1
“sejak aku bertemu dengan mu aku sudah
mulai meninggalkan kebiasaan jelek ku tentang
wanita dan lebih menghargai wanita “
“ sejak aku jatuh cinta pada mu aku
tidak ingin wanita lain selain diri mu “
kata alex sembari membelai lembut pipi
, dan kepala prisil bergantian
“ sejak kau hadir di hidup ku , hanya
kau satu – satunya wanita ku , istri ku ,
dan ibu dari anak – anak ku .
“ maaf kan aku jika kau tidak
menceritakan masa lalu ku pada mu .
“ maaf kan aku membuat ku sedikit
kawatir “
“ maaf kan aku yang sudah menyembunyikan
nya dari mu “
“ apa kau memaafkan ku sayang “ kata alex
dengan pandangan menyesal di matanya
Prisil masih menatap alex tapi kali ini
pandangan prisil mulai sendu kan di matanya
sudah mengalir air mata yang tak
terbendung karena perkataan alex . prisil pun
memegang tangan alex yang masih
ada di pipinya dan mencium tangan alex
lalu menatap alex kembali
“ aku harap tidak ada yang di
sembunyikan lagi dari ku , dan aku ingin
hubungan kita di dasari dari rasa
kejujuran “ kata prisil dan memeluk alex
di posisi tidur nya yang menghadap
dirinya
“ aku berjanji tidak akan ada yang di
sembunyikan dari mu lagi “ kata alex dan
membalas pelukan prisil
*****
__ADS_1