melepaskan

melepaskan
Bab 109


__ADS_3

****


Bastian menunggu jawaban dari prisil .


dan prisil masih diam bingunng dengan


apa yang dia harus jawab . melihat ke


bingungan prisil alex pun menjawab


pertanyaan bastian


“ tentu prisil masih menyayangimu


bastian “ kata alex pada bastian


Jawaban alex sontak membuat prisil


melihat ke arah alex dan alex hanya


membalas dengan senyumannya .


 


“ prisil bukan kah kau bilang kita ada


pertemuan dengan client malam ini “


kata alex mendadak sembari mengedipkan


matanya ke arah prisil agar prisil meng iyakan


yang di katakan alex


 


“ benar sekali , karena terlalu senang


jadi lupa dengan meeting “ kata prisil dan


juga mengedipkan matanya pada ayah


ibu sebagai isyarat . ayah dan ibu yang


mengerti pun ikut andil membohongo


bastian


“ benar , bukannya kau ke sini untuk


menyusul alex , sebaiknya kalaian


cepat pergi “ kata ibu


 


 


“ dan kau bastiansebaiknya kau istirahat


terlebih dahulu dan setelah itu kau harus


ceritakan semuanya kepada kami “


perintah ayah


“ ayo prisil kita segera berangkat , aku


akan berganti pakaian di kantor saja “


kata alex dan melangkah pergi bersama


prisil


 


Alex dan prisil pun pergi meninggalkan


mansion wijaya  . alex mengemudikan


mobilnya ke apartemen prisil . tidak ada


yang membuka suara selama di


perjalanan sampai di apartemen prisil


mereka pun masuk ke apatemen tanpa


membuaka suara , sampai alex merasa


harux membicarakan semua nya dengan


prisil


 


“ prisil “ kata alex


Prisil masih dalam diamnya , alex pun


menghampiri prisil dan di lihatnya wajah


prisil , raut wahah sedih yang di

__ADS_1


sembunyikan prisil pun tak bisa di


sembunyikan lagi , alex pun memeluk prisil


dengan lembut


 


“ aku tau kau pasti sangat terkejut


dengan ini semua . aku juga sama prisil .


aku juga terkejut melihat bastian ada


di depan ku . “


 


 


“ Entah bagaimana aku harus mengatakan


jika wanita yang dia cintai sekarang sudah


aku rebut “


 


 


“ aku tidak tau bagaimana nanti reaksi


bastian jika dia tau semuanya “


 


 


“ aku sangat menyayangimu tapi aku juga


menyayangi adik ku bastian “ kata alex


Prisil masih terdiam tapi prisil mulai


merasa ada tetesan air yang menetes


di bahunya , prisil pun melepaskan


pelukannya dari alex dan melihat wajah


alex . batapa kaget nya prisil melihat


air mata alex yang mengalir di pipinya ,


menghapus air mata yang ada di wajah alex


 


 


“ aku tidak ingin ke hilangan mu prisil


, aku juga tidak ingin kehilangan anak anak  kita “


kata alex sembari menangis


Peisil yang melihatnya hanya bisa


memeluk alex dan menenangkannya


dalam pelukannya


“ alex , aku tidak akan meninggal mu ,


aku sedih karena aku bingung bagaimana


cara mengatakan pada bastian jika aku


sudah menikah dengan mu , dan mencintaimu .


bukan untuk meninggalakan mu alex “


kata prisil


 


 


“ tapi bagaimana dengan bastian nantinya


“ kata alex


 


 


“ jika kau menghawatirkan bastian apa


kau tidak menghawatirkan ku dan anak


anak mu ini “ kata prisil dan menatap


tajam alex

__ADS_1


 


 


“ kau tidak boleh ragu alex , lihat lah


aku dan rasakan kehadiran anak –anak mu ,


anak – anak kita “ kata prisil


sembari mengambil tangan alex dan meletak


kannya di perut prisil


 


 


“ aku mencintaimu alex . aku


menyayangimu .  kau yang menyadarkan ku


tentang cinta mu kenapa kau yang sekarang


ragu ?” kata prisil yang mulai menangis


 


 


“ tolong lah kuat kan hati mu , aku tau


kau juga menyayangi adik mu tapi lihat


lah kebahagiaan mu juga “ kata prisil


lagi


 


 


“ tapi aku merasa bersalah telah merebut


kau dari bastian “ kata alex sedih


 


 


“ kau tidak merebut ku alex  , ini adalah


cara tuhan untuk menuntun ku pada


takdir kita . bastian mungkin akan merasa


kan sakit tapi jika kau melepasakan


takdir mu maka akan lebih banyak yang


tersakiti alex bukan hanya aku tapi anak –


anak mu “ kata prisil yang menangis


memeluk alex


Sesaat alex diam mendengarkan perkataan


istrinya yang menyadarkan nya dari rasa


bersalahnya pada bastian


 


“ maaf kan aku , untuk sesaat aku


merasakan ketakutan di hati ku , terimakasih


kau terlah menyadarkandan menenang


kan ku . “ kata alex dan melepaskan


pelukannya dan berdiri berlutut agar se


jajar dengan perut prisil


 


 


 


“ maaf kan papa ya nak , papa tidak akan


selemah ini lagi . papa sayang kalian semua “


kata alex dan menciun setar


memeluk perut prisil .


Prisil yang melihat nya membelai rambut


alex lembut

__ADS_1


****


__ADS_2