melepaskan

melepaskan
Bab 78


__ADS_3

*****


 


Mereka pun telah berada di meja makan ,


prisil dan alex merasa sangat lapar apalagi


setelah acara mandi bersama yang di


lakuka kedua nya , mereka hanya tersenyum


dan sesekali tertawa saat makan .


“ alex , kapan kita akan menyapa ibu dan


ayah ?” tanya prisil di sela makannya


 


“ entahlah , aku akan tanya ke


sekertaris ayah dulu ,  apakah mereka di


rumah atau perjalanan bisnis “ kata alex


 


“ kenpa tidak kau telepon saja langsung


“ kata prisil


 


“ benar juga ya , baiklah sehabis makan


aku akan mengabari mereka “  kata alex


sembari tertawa kecil


 


“ dan prisil kapan kau akan pergi ke


butik “ tanya alex


 


“ kemungkinan besok aku akan ke butik


dan menyelesaikan semua nya “ jelas prisil


 


“ baiklah aku akan menemanimu ke butik “


kata alex


 


“ tidak usah besok aku kan bersama riska


, “ kata prisil


 


“ tidak apa – apa istri ku sayang . aku


juga ingin menyapa karyawan mu “


jawab alex dengan manisnya


Prisil sedikit menaruh curiga pada alex


kenap dia ingin ikut dengannya , tapi prisil


tidak menghiraukan dan lebih


percaya pada suaminya .merekapun


menyelesaikan makan mereka dan


bergegas untuk istirahat karena merasa capek


setelah perjalanan panjang dari paris


Pagi pun menjelang , prisil membuka


matanya dan prisil tidak melihat suaminya


alex ada di sisinya , prisil bangun


dan melihat ke berbagai arah di ruangan itu .


tapi tidk menemukan suaminya itu.


 


 


 


prisil pun memakai jaket piaya nya dan


menuju keluar balkon karena prisil

__ADS_1


mendengar ada sedikit keramaian di sana


dan di saat prisil melihat ke bawah


ternyata alex berada di sana sudah menyiapkan


sarapan pagi di pelatran belakang


bersama pelayan nya ,


 


 


prisil yang melihatnya hanya tersenyum ,


alex yang berada di bawah pun melihat ke atas


karena merasa di perhatikan oleh seseorang dan


benar saja alex melihat prisil berada di atasnya


tengah melihatnya , alex tersenyum


pada prisil dan mengisyaratkan untuk mandi


dan turun kebawah untuk sarapan .


prisil hanya mengganggukan kepalanya dan


bergegas untuk mandi .


 


Saat prisil keluar dari kamar mandi ,


prisil terkejud melihat alex sudah ada


di kamar duduk manis dengan memakai baju


yang sudah rapi , prisil yang melihatnya


terpesona dengan kepampanan alex


Alex yang merasa di perhatikan hanya


tersenyum dan bangkit dari tempat duduknya


“ apa kau sudah puas melihat ketampanan


ku “ kata alex yang  menyadarkan lamunan


prisil


Prisil pun tersadar dari lamunannya pun


“ hmm aku ... aku tidak melihat mu " kata


prisil dan beralih ke meja riasnya untuk


memakan make up sebelum memakai


bajunya ,


Alex pun menghampiri prisil di meja rias


itu dan berdiri di belakang prisil , alex


memeluk prisil dari belakang seperti


biasanya , prisil hanya melihat tingkah


alex dari balik cermin .


“ apa tidak ada morning kiss untuk ku “


kata alex manja sambil menenggelamkan


wajahnya di leher jenjang prisil dan


menghirup wanginya sabun mandi yang


masih menempel di badan prisil


 


 


“ kenapa mendadak meminta morning kiss “


tanya prisil yang bingung dengan sikap manja alex


 


 


“ tidak apa , hanya saja aku ingin


mendapatkan morning kiss ku  “jawab alex


dan sembari membuka salah satu sisi jubah


mandi prisil sehingga bahu prisil


sekarang terlihat oleh alex dan ,

__ADS_1


alex menciumin leher dan bahu prisil dari


belakang


Prisil merasa merinding karena kegiatan


alex tapi prisil tak beberapa lama prisil


menghentikan kegiatan alex


“ alex hentikan kita akan ke butik “


kata prisil pada alex dan alex menghentikan


kegiatannya tapi sebelum menghentikan kegiatannya


alex meninggalkan tanda cintanya di bahu prisil


Bukan tanpa alasan alex meninggalkan


bekas itu , alex ingin prisil tidak memakai


baju yang akan memperlihatkan leher


dan bahunya . apalagi prisil akan bertemu


dengan costemernya yang tak lain


adalah mantan kekasih dari prisil .


alex sudah memikirkan cara ini dari masih di


pesawat


 


“ alex kenapa kau meninggalkan bekas .


bagaimana jika karyawan ku melihatnya “


kata prisil sambil melihat bekas itu .


Alex tertawa kecil melihat kepanikan di


muka prisil , alex pun beranjak mengambil


sekotak besar yang ada di kasur dan


memberikannya pada prisil


“ jika begitu pakailah ini “  kata alex dan


membuka kotak itu dan memberikannya pada prisil.


 


“ ini  baju dan sepatu “ kata prisil dan menatap alex bingung


 


“ ya itu baju yang aku pilih untuk mu karena


aku tidak suka kau memperlihatkan bahu dan


leher mu yang cantik itu “ kata alex


 


 


“ kapan kau membelinya “ tanya prisil


 


 


“ aku slalu memiliki cara untuk memberimu kejutan .


pakai lah segera aku tunggu di bawah “ kata alex sembari


mencium lembut kepala prisil dan berlalu keluar kamar


menuju tempat sarapan


Prisil hanya terdiam dan segera


mengganti baju yang di bawakan alex . baju dengan


kerah yang menutupi lehernya dan lengan sampai sikut


dan rok sepan yang panjangnya selutut . prisil tampak


elegan dengan baju ini dan tidak lupa sepatu hak


tinggi kesukaan prisil yang di


berikan alex bersama bajunya .


prisil pun telah siap dan turun menyusul alex


untuk sarapan  .


 


 

__ADS_1


****


__ADS_2