melepaskan

melepaskan
Bab 80


__ADS_3

****


Prisil masuk kedalam ruangan kerjanya .


setelah masuk prisil melepas kan genggamannya


pada alex dan duduk lesu di meja kerjanya


sembari memutar kursinya membelakangi alex


karena prisil tidak ingin alex melihatnya menangis .


Alex menutup pintu ruang kerja prisil


dan segera menghampiri prisil di meja kerjanya .


 


 


Sejenak alex memperhatikan istrinya yang


menahan suara tangisnya dengan tangannya ,


dada alex sakit sekali melihat prisil yang berusaha


menyembunyikan tangisnya di hadapan alex .


alex pun memutar kursi prisil agar menghadapnya


dan alex dapat melihat jelas pipi prisil yang basah .


prisil mengusab air matanya yang mengalir dan


mengalihkan pandangannya


Alex menarik dagu prisil lembut dan


menatapnya .


“ menangislah jika itu membuat mu lebih


baik , aku akan menjadi sandaran tangis mu , “


kata alex , dan kata – kata itu membuat prisil


kembali menitikan air matanya .


 


 


prisil pun memeluk alex yang berdiri di hadapannya .


alex semakin sesak alex hanya bisa membelai lembut


kepala prisil dan mengusap punggu ng prisil agar lebih tegar


. melihat istrinya yang menangis seperti itu membuat alex


semakin benci dengan pandu dan merencanakan sesuatu


di otaknya untuk membalas perbuatannya tadi . alex


menunggu sampai prisil tenang ,


Setelah tenang alex menuntun prisil ke


sofa yang ada di ruangan itu dan duduk berdua


dengan prisil sembari memberikan

__ADS_1


segelas air untuk prisil


“ apa kau akan menceritakannya pada ku ,


“ tanya alex


Prisil melihat alex yang memiliki banyak pertanyaan


pada prisil , lalau prisil menganggukan kepala nya .


alex tersenyum lega pada prisil yang mau menceritakan


masa lalu yang tidak pernah dia ketahui


“ baiklah aku akan mendengarkan semuanya “ kata alex dan


duduk di sebelah prisil sembari menggenggam tangan prisil


lembut


“ pandu ,lebih lengkapnya pandu prayogo


dia adalah seorang atlit basket nasional waktu masih


menajadi kekasih ku di kota asal ku , dan karena


dialah aku pindah ke ibu kota . “ kata prisil dengan


pandangan kosong


 


“ kami berpacaran selama 2 tahun sejak


aku kelas 1 smk tapi aku memutuskan hubungan


ku di saat hampir kelulusan dengannya karena .... “


tangisnya ,


 


Alex yang melihatnya prisil menahan


tangisnya memeluk prisil agar  merasa


tenang


“ sudah cukup jika itu membuat mu


mengingat rasa sakitmu maka jangan katakan ,


aku kan menunggu mu siap untu


bercerita “ kata alex sembari memeluk prisil


Prisil pun melepaskan pelukannya dan


menghapus air matanya dan melanjudkan ceritanya


“ tidak alex , kau harus tau karena ini


adalah masa lalu ku dan kau adalah suamiku


yang harus tau “ kata prisil


“ baiklah jika itu yang kau mau , tapi


kau harus tenang “ kata alex


“ aku putus karena pandu berusaha

__ADS_1


memperkosaku saat dia mengajak ku


ke ulang tahunnya di rumahnya . berdalih


meminta hadiah ulang tahun pandu meminta


ku untuk memberikan kesucian ku pada


dia , aku pun menolak dan membuat dia


marah sehingga dia memaksa ku  . “


kata prisil dan kembali menangis


 


 


“ untung pada saat itu ada orang yang


memergoki aksi jahat pandu dan pandu


melepaskan ku dan aku pun terselamatkan


dan sejak itu aku benci pada pandu dan


merasa takut jika bertemu dengan dia . “


jelas prisil dan menangis di pelukan


alex


 


“ aku pindah ke ibu kota agar tidak


pernah bertemu dengan dia ,


karena semenjak kejadian itu pandu


sering mencari dan menghampiriku


di rumah nenek ,  dan aku tidak tau jika


dia akan mengejarku sampai di sini , sekarang


dia sudah menemukan ku “ kata prisil yang mulai


ketakutan


 


 


Mendengar perkataan prisil tadi membuat


alex semakin marah , alex mengeraskan


rahangnya dan mengepalkan tangannya .


entah apa yang terjadi jika pandu ada di


depannya sekarang . alex hanya diam


mengatur nafasnya yang menahan emosi


dari tadi dan tidak terbendung lagi saat


prisil bercerita jika pandu berusaha


memperkosanya

__ADS_1


******


__ADS_2