melepaskan

melepaskan
Bab 17


__ADS_3

Alex kembali ke tempat duduknya dan


menikmati makanan yang ada di hadapannya , aku masih menatap bingung alex dan


sesekali alex menatap ku dengan senyum yang menucurigakan bagi ku .


“ sudahlah ini kan hanya berteman biasa“


batin ku berusaha menenangkan pikiran ku


Kami melanjudkan makan malam kami dengan


obrolan - obrolan kecil masalah kerjaan ,


sesekali kami bercanda gurau dengan lelucon kecil hingga


kami lupa waktu telah menunjukkan tengah malam .


“ wah sudah jam segini , sebaiknya kita


pulang alex “ ajak ku pada alex


“ tentu ayo kita pulang , aku akan


mengantarkan mu pulang “ jawba alex dan bangun dari tempat duduknya . aku


terkejut dengan jawaban alex


“ tidak usah alex aku bisa pulang naik


taksi saja “ jawab ku berusaha menolak secara halus


“ tidak tidak tidak sudah malam begini


tidak baik seorang wanita pulang sendirian . “ jawab alex


“ prisil kau tidak bisa menolaknya “


sambung alex dan menarik tangan ku menuju parkiran di mana mobil sport nya di


parkir


Aku hanya bisa mengikuti perintah alex dan

__ADS_1


mengikutinya berjalan di belakang nya . alex membukakan pintu mobil dan


mempersilahkan ku masuk ke dalam mobilnya .


“ oke di mana alamat rumah mu “ tanya


alex dan badannya menghadap pada ku , matanya menatap ku dengan lembut membuat ku diam


menatap mata hitamnya yang terlihat lembut ,


“ prisil ... prisil “ sambung alex


sambil mengguncang sedikit badan ku , aku pun tersadar


“ ah iya alex itu ... itu rumah ku di...


di  apartemen yang berada di sebelah


butik ku “ jawab ku terbata - bata  salah tingkah dan menundukkan wajah ku .


Kulihat sejenak alex tersenyum dan


tertawa kecil dan kembali menatap ke arah depan dan melajukan mobinya untuk


mengantarkan ku . selama di perjalanan aku hanya terdiam sesekali melihat alex


“ oke kita telah sampai , wah lumayan


juga ya tempat tinggal mu , apa kamu tinggal sendirian di apartemen ini . “


tanya alex pada ku


“ iya aku tinggal seorang diri di


apartemen ini , “ jawab ku


Sejenak hening hanya aku dan alex yang


saling menatap dan membuat ku salah tingkah dengan tatapan matanya ,


“ hmm ... kalau begitu terimakasih alex


sudah mengantarkan ku pulang , aku masuk dulu , hati - hati di jalan  . “

__ADS_1


pamit ku pada alex dan keluar dari mobilnya .


Disaat aku akan masuk ke dalam , alex


memanggil ku


“ prisil ... “ panggilnya dan menurunkan


kaca mobilnya


Aku pun menoleh dan menjawab


panggilannya


“ iya lex “ jawab ku bingung


Dia diam sejenak dan menunjukan senyum


manisnya


“ selamat malam  prisiliya ... “ jawab alek menatap ku dengan


mata indahnya dan senyuman manisnya


“ selamat malam juga alex “ jawab ku


yang juga memberi senyuman untunya


Alex pun melambaikan tangan dan


melajukan mobilnya menjauh dari apartemen ku .ku balas lambaian tangan nya dan


aku mentapnya mobil sport itu ,


setelah hilang dari pandangan ku aku pun masuk kedalam apartemen , aku pun naik menuju lantai kamar ku


selama di dalam lif aku berpikir kenapa alex sangat aneh hari ini tidak seperti biasanya


sikap nya lebih lembut dan ramah beda saat pertama dan saat meeting .


pikiran itu terus berkutat di kepalaku hingga pintu lif terbuka dan aku pun keluar dari lif dan masuk ke kamar


apartemen ku . kulihat tv menyala dan ternyata bastian tertidur di sofa depan tv .  ku ambil sebuah selimut dan ku selimutkan pada bastian . sejenak ku tatap wajah bastian yang sedang terlelap tidur . entah kenapa senyum ku muncul saat menatapnya

__ADS_1


" jika di lihat ternyata tian tampan , bibirnya yang tipis , hidung yang mancung dan juga alis yang tebal " batin ku


 " apa yang aku pikirkan ? lanjud batin ku dengan senyum konyolku dan menyadarkan ku dari lamunan . aku pun bangkit dari hadapan bastian dan menuju kamar ku untuk beristirahat .


__ADS_2