
****
Sudah 2 minggu sejak kembalinya
bastian dan begitu pula
prisil di villa itu untuk menghindari
bastian . Prisil sedang berada di
villa keluarga wijaya sedang
menunggu alex
pulang dari kantornya .
dan tak lama mobil alex pun terlihat
dari kejuhan . alex pun turun dari
mobilnya dan masuk ke dalam ,
prisil pun berjalan ke pintu untuk
menyambut alex yang baru pulang ,
perut prisil yang semakin besar
sudah mulai membuat prisil susah
untuk bejalan cepat .
“ papa sudah pulang “ kata prisil
sembari membukakan pintu ,
denyum prisil pun juga menghiasi
wajahnya melihat alex yang datang
“ papa sudah pulang anak- anak “ kata
alex sembari memeluk prisil dan membelai
lembut perut prisil
“ lihatlah papa membawakan kalian apa “
kata alex sembari memperlihatkan boneka
dan mainan .
“ alex kita kan belum tau mereka laki –
laki atau perempuan . “ kata prisil
“ tidak apa , ini juga dari ayah dan ibu
tadi “ jawab alex
“ kalau ini untuk istriku yang cantik “
kata alex sembari memberika bunga
dan sekotak coklat untuk prisil
prisil pun mengambil hadiah dari alex dan
memberi alex sebuah ciuman di pipinya
“ terimakasih alex aku suka sekali
coklat “ kata prisil dan menggandeng
alex untuk , masuk ke dalam
Dari kejauhan ada sebuah mobil yang
mengamati alex dan prisil dari jauh .
expresinya penasaran melihat alex dan
prisil di villa itu . seseorang itu keluar
dari dalam mobilnya dan berjalan
menuju rumah yang alex masuki .
__ADS_1
di tekannya bel itu
Ting ... tong ... bel rumah itu pun
berbunyi , prisil yang melihat alex
memotong buah pun menawarkan
untuk membuka pintu ,
“ mungkin itu pengantar makanan yang aku
pesan , biar aku saja yang buka “ kata
prisil dan berjalan menuju pintu .
“ wah anda datang te ... “ kata prisil
terhenti melihat seseorang yang datang
itu adalah bastian
Bastian melihat prisil teliti dan
pandangannya terhenti di perut
prisil yang besar , merasa prisil
tidak cepat kembali alex pun
menyusulnya .
“ sayang siapa yang datang “ kata alex
yang tiba – tiba terkejut melihat itu adalah
bastian , alex pun melangkah pelan
dan berdiri di hadapan bastian dan
menyembunyikan prisil di belakang tubuhnya
“ apa kau bisa jelaskan dengan aapa yang
aku lihat “ kata bastian yang kali ini penuh
dengan penekanan
. “ kata alex dengan tatapan serius
FLASBACK
Beberapa hari sebelumnya
“ alex apa kau tau nomer prisil “ tanya
bastian pada alex sembari bersantai
di ruangan alex di kantor wijaya
“ aku tidak tau , setelah dia ganti nomor
hp aku tidak tau “ jawab alex berbohong
“ lantas bagai mana kau mau ketemu jika
meeting . “ tanya bastian tidak percaya
“ aku menelpon kantornya “ jawab alex
santai .
“ tapi aku sudah menelpon ke kantornya
tapi prisil tidak ada di kantor “ kata bastian frustasi
“ mungkin dia masih sibuk dengan
bisnisnya “ jawab alex santai
__ADS_1
“ apa kau tidak sering bertemu dengannya
“ tanya bastian
Alex hanya diam , memikirkan jawaban apa
yang harus dia jawab karena dia sebenarnya
tidak bisa berbohong pada bastian .
alex pun melihat jamnya dan bangkit dari
tempat duduknya
“ sudah jam makan siang ayo kita makan
siang , aku sudah sangat lapar hingga tidak
konsen dengan pekerjaan “ ajak alex
“ baiklah aku juga lapar , kita makan di
rumah saja bagaimana “ kata bastian
“ boleh juga “ kata alex dan mereka pun
segera berangkat
Selama di perjalanan alex dan bastian
mengobrol
“ alex kenapa kau tidak pulang ke rumah
saja , setiap pagi aku lihat kamar mu slalu
kosong “ tanya bastian
“ karena aku berada di mansion ku “ jawab alex
“ tapi kemarin aku ke mansion mu , kau
juga tidak ada di sana ?”kata bastian lagi
yang kali ini penuh dengan
kecurigaan
Alex terdiam mendengar apa yang di
katakan bastian padanya , alex perpikir
keras mencari alasan
“ aku lupa aku kemarin lembur di kantor “
kata alex gugub
Bastian hanya melihat kegugupan alex dan
sedikit merasa curiga kepada kakak nya itu
“ kenapa aku merasa ada yang alex
tutupin pada ku , apalagi masalah prisil . “
batin bastian
“ prisil pun juga tidak bisa di temui ,
bahkan saat aku ke rumah neneknya dia
juga tidak ada di sana “ lanjud batin bastian
“ aku harus mencari tau
sendiri ? lanjud bastian
***
__ADS_1