
*****
Prisil dan alex sudah berada di dalam
pesawat , prisil tengah tertidur di kursinya dan
alex berada di kursi tidak jauh dari prisil sedang
mengobrol dengan jhonny .
“ apa kau sudah dapat apa yan aku minta
jhon “ tanya alex
“ sudah tuan saya sudah mendapatkan
semua yang anda minta “ kata jhonny dan
memberikan sebuah berkas pada alex
Alex menerimanya dan membaca dengan
teliti dan ada sedikit rasa marah di mata alex ,
“ ternyata dia adalah mantan prisil
waktu sekolah dulu , pantas saja dia ingin sekali
bertemu dengan prisil dan dia
adalah salah satu bintang brand
ambasador dari brahmanta grub yang tak lain a
dalah saingan bisnis dari wijaya
grup . “ kata alex setelah membaca berkas itu
“ Benar sekali tuan , tapi putusnya
nyonya dengan mantan pacarnya itu masih
belum saya ketahui . karena menurut
sumber kita saat putus nyonya memlilh pindah
ke ibu kota demi menjauhi lelaki
itu “ jelas jhonny
“ aku akan tau dari prisil masalah itu
“kata alex sembari melihat prisil
“ kau istirahatlah jhonn” perintah alex
dan jhonny pun kembali ke kursinya
Alex masih diam melamun mengingat
perintahnya pada jhonny semalam
Malam sebelum keberangkatan
Alex memanggil jhonny ke ruang kerjanya setelah
prisil tidur
“ Tuan memanggil saya “ tanya jhoony saat menghadap alex
“ ya jhonny , aku ingin kau mencari tau
costemer prisil yang ingin bertemu dengan prisil segera ,
dan aku ingin sebelum aku sampai indonesia besok ,
informasi itu sudah ada di tangan ku “ perintah alex
pada jhonny
“ baik tuan akan segera saya kerjakan “
jawab jhonny
----
Lamunan alex tersadar ketika alex
mendengar suara prisil yang mencari dirinya .
“ alex ... alex kau di mana “ panggil
prisil
Alex pun bangkit dan langsung
menghampiri prisil yang tak jauh darinya
“ iya sayang aku di sini , aku dari
kamar kecil “ kata alex bohong
Prisil meraih tangan alex dan
mengandengnya , alex pun langsung
__ADS_1
terduduk di sebelah prisil dan membelai
lembut rambutnya
“ jangan pergi , aku masih merasa takut
sangat di pesawat , “ rengek prisilpada alex
“ tenanglah aku tidak akan pergi lagi .
lanjudkan tidurmu apa kau ingin sesuatu “ tanya alex pada prisil
“ tidak , aku tidak ingin sesuatu , aku
hanya ingin kau slalu di sisi ku dan tidak meninggalkan ku . “
jawab prisil dan semakin mengeratkan rangkulan
di tangan alex .
Alex hanya tersenyum mendenga pekataan
prisil , dan mengecup lembut rambut prisil
“ aku berjanji kan slalu di sisi mu
sampai kapan pun , jawab alex
“ kau harus menepatinya “ jawab prisil
dan tertidur lagi
-----
Prisil dan alex sudah berada di bandara
indonesia dan sedang berjalan ke parkiran ,
masih dengan hal yang sama , prisil
di gendong oleh alex menuju mobil .
sesampainya di mobil alex mendudukan prisil
dan merekapun pergi meninggalkan bandara
. prisil melihat keluar jendela selama
di perjalanan , dan prisil tiba – tiba merasa
aneh karena mobil ini tidak
apartemennya .
“ alex , bukankah ni bukan jalan menuju
mansion atau apartemen ku “ tanya prisil
“ ini jalan menuju mansion sayang ,
lebih tepatnya mansion pribadiku “ kata
alex
“ mansion pribadi ?” kata prisil bingung
“ ya aku punya mansion pribadi , mungkin
kau tidak tau karena aku tidak pernah mengajak
mu sebelumnya dan bastian tidak
pernah mengajak mu kesana “ jelas alex
“ mungin begitu “ kata prisil .
Alex hanya mengelus lembut rambut prisil
dan membawa prisil ke dalam dekapannya .
selang beberapa lama , alex dan prisil
telah sampai di mansion alex , mansion ini
sangat mewah meski tidak sebesar
mansion wijaya tapi untuk seukuran prisil ini juga
sangat luas apalagi jika hanya di huni alex seorang
diri dan beberapa pelayan
“ Ayo kita masuk sayang “ kata alex dan
tanpa aba- aba alex menggendong prisil ,
Prisil terkejud melihat apa yang di lakukan
__ADS_1
suaminya itu
“ apa yang kau lakukan , semua melihat
ke arah kita “ kata prisil yang malu
“ ini hanya sambutan ku untuk mu untuk
pertama kalinya datang ke mansion ku sebagai
nyonya besar mansion ini “ jawab
alex dan masuk edalam mansion menuju
kamar mereka
Alex mendudukkan prisil di pinggir kasur
nya dan prisil melihat segala yang ada di kamar alex ,
kamar yang di dominas dengan warna hitam , abu – abu
dan juga silfer . baran barang yang tersusun
rapi dan beberapa teknologi canggih yang ada di kamar alex .
“ selamat datang di kamar kita nyonya alex “ kata alex
“ wah kamar mu rapi juga ya , tidak
seperti yang aku bayangkan “ kata prisil
“ tentu karena nyonya besar akan datang
jadi aku perintahkan semuanya untuk merapikan
seluruh mansion “ kata alex jujur
“ oya . mandi lah dahulu setelah itu
kita kan turun kebawah untuk makan malam “
kata alex pada prisil
“ baiklah , aku juga mulai lapar “ kata
prisil dan menuju ke kamr mandi , tapi prisil
merasa aneh karena merasa ada
yang mengikutinya , prisil pun membalikan
badannya dan dia melihat alex berada
di belakangnya .
“ apa yang kau lakukan di belakang ku “
tanya prisil bingung
“ hmm ini kan pertama kalinya kau di
mansion ku “ kata alex dengan tatapan nakalnya
yang membuat prisil yang
melihatnya sedikit merinding
“ lantas kenapa “ jawab prisil .
“ apa kau tidak ingin aku menemanimu ,
karena di dalam ada banyak alat otomatis
yang mungkin kau tidak pernah tau ,
karena kau suka teknologi “ alasan alex
“ aku kan mempelajarinya sendiri “jata
prisil yang gugup karena dia tau apa yang
di maksud alex
Melihat prisil yang mulai gugup alex berpikir
jika prisil sudah tau apa yang dia maksud ,
“ tapi aku ingin mengajarimu “ jawab
alex dan menggendong prisil masuk ke
dalam kamar mandi , dan acara mandi prisil
berubah menjadi mandi bersama alex
dengan berbagai kerusahan alex di sana tapi
membuat prisil senang .
*****
__ADS_1