melepaskan

melepaskan
Bab 77


__ADS_3

*****


Prisil dan alex sudah berada di dalam


pesawat , prisil tengah tertidur di kursinya dan


alex berada di kursi tidak jauh dari prisil sedang


mengobrol dengan jhonny .


“ apa kau sudah dapat apa yan aku minta


jhon “  tanya alex


 


“ sudah tuan saya sudah mendapatkan


semua yang anda minta “ kata jhonny dan


memberikan sebuah berkas pada alex


Alex menerimanya dan membaca dengan


teliti dan ada sedikit rasa marah di mata alex ,


“ ternyata dia adalah mantan prisil


waktu sekolah dulu , pantas saja dia ingin sekali


bertemu dengan prisil dan dia


adalah salah satu  bintang brand


ambasador dari brahmanta grub yang tak lain a


dalah saingan bisnis dari wijaya


grup . “ kata alex setelah membaca berkas itu


“ Benar sekali tuan , tapi putusnya


nyonya dengan mantan pacarnya itu masih


belum saya ketahui . karena menurut


sumber kita saat putus nyonya memlilh pindah


ke ibu kota demi menjauhi lelaki


itu “ jelas jhonny


“ aku akan tau dari prisil masalah itu


“kata alex sembari melihat prisil


 


“ kau istirahatlah jhonn” perintah alex


dan jhonny pun kembali ke kursinya


Alex masih diam melamun mengingat


perintahnya pada jhonny semalam


Malam sebelum keberangkatan


 


Alex memanggil jhonny ke ruang kerjanya setelah


prisil tidur


“ Tuan memanggil saya  “  tanya jhoony saat menghadap alex


“ ya jhonny , aku ingin kau mencari tau


costemer prisil yang ingin bertemu dengan prisil segera ,


dan aku ingin sebelum  aku sampai indonesia besok ,


informasi itu sudah ada di tangan ku “ perintah alex


pada jhonny


 


“ baik tuan akan segera saya kerjakan “


jawab jhonny


 ----


Lamunan alex tersadar ketika alex


mendengar suara prisil yang mencari dirinya .


“ alex ... alex kau di mana “ panggil


prisil


 


 


Alex pun bangkit dan langsung


menghampiri prisil yang tak jauh darinya


 


“ iya sayang aku di sini , aku dari


kamar kecil “ kata alex bohong


Prisil meraih tangan alex dan


mengandengnya , alex pun langsung

__ADS_1


terduduk di sebelah prisil dan membelai


lembut rambutnya


“ jangan pergi , aku masih merasa takut


sangat di pesawat , “ rengek prisilpada alex


 


“ tenanglah aku tidak akan pergi lagi .


lanjudkan tidurmu apa kau ingin sesuatu “ tanya alex pada prisil


 


“ tidak , aku tidak ingin sesuatu , aku


hanya ingin kau slalu di sisi ku dan tidak meninggalkan ku . “


jawab prisil dan semakin mengeratkan rangkulan


di tangan alex .


Alex hanya tersenyum mendenga pekataan


prisil , dan mengecup lembut rambut prisil


“ aku berjanji kan slalu di sisi mu


sampai kapan pun , jawab alex


 


“ kau harus menepatinya “ jawab prisil


dan tertidur lagi


-----


Prisil dan alex sudah berada di bandara


indonesia dan sedang berjalan ke parkiran ,


masih dengan hal yang sama , prisil


di gendong oleh alex menuju mobil .


sesampainya di mobil alex mendudukan prisil


dan merekapun pergi meninggalkan bandara


 


 


. prisil melihat keluar jendela selama


di perjalanan , dan prisil tiba – tiba merasa


aneh karena mobil ini tidak


apartemennya .


“ alex , bukankah ni bukan jalan menuju


mansion atau apartemen ku “ tanya prisil


 


“ ini jalan menuju mansion sayang ,


lebih tepatnya mansion pribadiku  “ kata


alex


 


“ mansion pribadi ?” kata prisil bingung


 


“ ya aku punya mansion pribadi , mungkin


kau tidak tau karena aku tidak pernah mengajak


mu sebelumnya dan bastian tidak


pernah mengajak mu kesana “ jelas alex


 


 


“ mungin begitu “ kata prisil .


Alex hanya mengelus lembut rambut prisil


dan membawa prisil ke dalam dekapannya .


selang beberapa lama , alex dan prisil


telah sampai di mansion alex , mansion ini


sangat mewah meski tidak sebesar


mansion wijaya tapi untuk seukuran prisil ini juga


sangat luas apalagi jika hanya di huni alex seorang


diri dan beberapa pelayan


“ Ayo kita masuk sayang “ kata alex dan


tanpa aba- aba alex menggendong prisil ,


 


Prisil terkejud melihat apa yang di lakukan

__ADS_1


suaminya itu


 


“ apa yang kau lakukan , semua melihat


ke arah kita “ kata prisil yang malu


 


“ ini hanya sambutan ku untuk mu untuk


pertama kalinya datang ke mansion ku sebagai


nyonya besar mansion ini “ jawab


alex dan masuk edalam mansion menuju


kamar mereka


Alex mendudukkan prisil di pinggir kasur


nya dan prisil melihat segala yang ada di kamar alex ,


kamar yang di dominas dengan warna hitam , abu – abu


dan juga silfer . baran barang yang tersusun


rapi dan beberapa teknologi canggih yang ada di kamar alex .


 “ selamat datang di kamar kita nyonya alex “ kata alex


“ wah kamar mu rapi juga ya , tidak


seperti yang aku bayangkan “ kata prisil


“ tentu karena nyonya besar akan datang


jadi aku perintahkan semuanya untuk merapikan


seluruh mansion “ kata alex jujur


“ oya . mandi lah dahulu setelah itu


kita kan turun kebawah untuk makan malam “


kata alex pada prisil


 


“ baiklah , aku juga mulai lapar “ kata


prisil dan menuju ke kamr mandi , tapi prisil


merasa aneh karena merasa ada


yang mengikutinya , prisil pun membalikan


badannya dan dia melihat alex berada


di belakangnya .


“ apa yang kau lakukan di belakang ku “


tanya prisil bingung


 


“ hmm ini kan pertama kalinya kau di


mansion ku “ kata alex dengan tatapan nakalnya


yang membuat prisil yang


melihatnya sedikit merinding


 


“ lantas kenapa “  jawab prisil .


 


“ apa kau tidak ingin aku menemanimu ,


karena di dalam ada banyak alat otomatis


yang mungkin kau tidak pernah tau ,


karena kau suka teknologi “ alasan alex


 


 


“ aku kan mempelajarinya sendiri “jata


prisil yang gugup karena dia tau apa yang


di maksud alex


 


 Melihat prisil yang mulai gugup alex berpikir


jika prisil sudah tau apa yang dia maksud ,


“ tapi aku ingin mengajarimu “ jawab


alex dan menggendong prisil masuk ke


dalam kamar mandi , dan acara mandi prisil


berubah menjadi mandi bersama alex


dengan berbagai kerusahan alex di sana tapi


membuat prisil senang .


*****

__ADS_1


__ADS_2