melepaskan

melepaskan
Episode 45


__ADS_3

Rumah sakit


 Alex menggenggam erat tangan prisil yang masih tidak sadarkan diri di kamar rawatnya


,


 


Prisil tidak sadarkan diri dari kemarin


, dokter mengatakan jika prisil mengalami syok berat dan juga stress . di


tambah lagi tidak ada asupan makanan selama dia di bandara . dehidrasi membuat


nya pingsan dan untungnya di saat itu ada alex yang datang .


Alex selalu menemani prisil sejak tadi ,


alex tidak mau beranjak dari sisi prisil  . dan tak lama prisil berusaha membuka


matanya perlahan , melihat prisil sadar alex langsung memangil dokter dan


beberapa saat kemudian dokter dan perawat masuk keruang prisil dan


memeriksa kondisi dari  prisil .


Prisil masih diam dan menatap langit –


langit kamar rumah sakit itu


dia melihat seluruh ruang . dan prisil menatap ku dengan banyak


pertanyaan . setelah dokter memeriksa prisil dokter menjelaskan


kondisi dari prisil pada alex


“ tuan alex  kondisi nona prisil masih belum stabil


, namun kesehatannya sudah mulai membaik ,


saya harap biarkan nona prisil untuk


ber istirahat ,"  kata dokter menjelaskan


Alex hanya mengaggukan kepalanya .


“ terimakasih dokter “ kata alex

__ADS_1


Dokter dan perawat pun keluar dari kamar


inap prisil . prisil masih saja menatap alex , alex yang sadar dari tadi


sekerang menghampiri prisil yang terbaring lemah


dan membelai lembut kepala prisil di saat yang sama


prisil meneteskan air mata nya dan tiba tiba menagis


sesegukan dan memanggil nama alex .


 


" alex ... bagai mana mungkin bastian .... bastian ... "


kata prisil sembari menangis


Alex sangat tidak tega melihat prisil


seperti ini , alex pun memeluk prisil


“ menangislah jika itu membuat mu lebih


baik , keluarkan semua yang ada di hati mu prisil “ kata alex


menangis se jadi - jadinya . alex hanya bisa mendengar tangisan prisil yang sangat sedih ,


setelah beberapa lama prisil menangis alex melepaskan pelukannya dan memandang


prisil , dan mengusap sisa air mata di wajah prisil .


“ kau ingin sesuatu , “ tanya alex


 


Prisil hanya menggelengkan kepalanya


 


“minumlah dulu , agar kau lebih baik .”


kata alex


Prisil hanya menurut dan meminum sedikt


air

__ADS_1


“ tidurlah , kau pasti sangat lelah , tenangkan


pikiran mu , semua akan baik – baik saja “ kata alex lembut dan membantu prisil


untuk berbaring


Alek menyelimuti prisil , prisil hanya


memandangi alex .


“ tidurlah , aku akan menemanimu di sini


“ kata alex  sembari membelai lembut


kepala prisil .prisil memejamkan matanya dan tak lama prisil telah tertidur ,


 


 


alex yang lelah juga tertidur di samping prisil


sembari menggenggan tangan prisil yang dingin


Tanpa alex dan prisil sadari , sedari


tadi ada orang yang mengamati mereka , dan orang itu adalah orang tua alex dan


juga nenek prisil . mereka tidak masuk kedalam ruangan karena tidak ingin


mengganggu ketenangan prisil , mereka tau bahwa prisil hanya butuh ketenangan


untuk saat ini dan yang bisa menenangkan hanyalah alex .


 


tetapi di balik itu mereka melihat ada cinta di balik


perhatian dan kasih sayangnya untuk prisil yang alex berikan


 


perhatian dari  pria untuk wanita yang dia cintai


dan juga pandangan yang penuh cinta


 

__ADS_1


*****


__ADS_2