
Hai semua ... akhirnya aku bisa menyapa kalian semua lagi
setelah sekian lama hiatus karena ada kerjaan dan juga
gangguan kesehatan yang membuat aku tidak bisa
melanjudkan cerita ini dalam jangka waktu yang lama sekali ,
dan sekarang setelah dokter menyatakan aku bisa menggunakan
tangan ku kembali akhirnya aku mulai lagi untuk menulis dan
melanjudkan cerita ini lagi
Terimakasih untuk kalian yang setia menunggu cerita ini ,
membaca komentar kalian selama pengobatan membuat aku
ingin segera pulih dan semangat untuk menulis lagi ,
terimakasih juga untuk semangat – semangat yang kalian berikan
Kedepannya kita akan sering berinteraksi dan kembali normal lagi
dan juga dengan beberapa karya yamg lain , di tunggu ya ,
Dan semoga kalian selalu sehat dan di jauhkan dari segala
macam penyakit , semoga wabah ini akan segera berakhir
dan kita bisa beraktivitas normal kembali . jangan lupa
cuci tangan dan menjaga kebersihan , selalu gunakan
masker saat di luar rumah dan rajin mencuci tangan
setelah dari luar dan sebelum beraktivitas ,
makan makanan bergisi dan juga olah raga , dan
jangan lupa jaga jarak .
Untuk cerita “ melepaskanmu “ akan update setiap hari
senin , rabu , dan jumat “ di karenakan tangan yang masih
cedera dan masa penyembuhan , terimakasih pembacaku tercinta
Kalian juga bisa reques tentang kelanjutan cerita ini loh ,
yuk komen dan ungkapin ke inginan kalian
Episode 154 .
Melihat alex yang hanya menatapnya dingin vero pun
menghampiri si kembar dan berusaha menggendongnnya
tapi sebelum vero menggendongnya alex segera
menghalanginya dan mendorong kereta si kembar
menjauh dari vero dengan tatapan dingin tanpa kata – kata .
vero yang tau maksud alex pun hanya tersenyum sinis
“ rupanya alex sangat ingin bermain dengan si kembar ya “
kata vero sambil memandang ke arah alex dan melangkah
ke arah kursi yang tadinya di duduki oleh alex dan menatap prisil
“terimakasih atas hadiahnya “kata prisil dengan senyumnya
Bastian yang mengerti suasana itu hanya diam memperhatikan
vero dengan tatapan dingin vero yang menyadarinya hanya
tersenyum manis pada bastian .
__ADS_1
“sayang sepertinya si kembar mulai lapar “ panggil alex
sembari membawa si kembar ke kamar mereka
“baiklah aku akan segera kesana , ayah , ibu , bastian
dan vero , prisil permisi ke kamar terlebih dahulu , “
pamit prisil
“tentu prisil sayang , segera temui mereka “ perintah ayah
Prisil hanya tersenyum dan bergegas naik kekamar si kembar ,
prisil pun segera menuju ke kamar si kembar dan melihat alex
sedang menidurkan 3 anak kembar mereka di kasur mereka
masing – masing ,
prisil pun perlaha menghampiri alex dan menyentuh pundak alex
dan membuat alex terkejut dan menoleh ke arah prisil .
setelah memakaikan selimut pada anak – anak mereka alex pun
menarik tangan prisil agar mengikutinya duduk di ujung kamar
untuk mengobrol , prisil pun hanya diam mengikuti kemauan
suaminya tersebut
“aku ingin kau menjaga jarak dengan vero , terutama si kembar “
kata ales pelan pada prisil
“terutama si kembar , aku tidak ingin si kembar bersama dengan vero “
tambah alex lagi yang kali ini dengan wajah cemas
Prisil yang mendengarnya hanya diam dan bingung dengan
terutama untuk anak – anak mereka .
prisil hanya menatap bingung alex tanpa kata – kata ,
alex yang melihat expresi prisil mengerti bahwa prisil
menunggu alasan darinya , alex pun membelai lembut
kepala dan pipi prisil
“sayang ini untuk kebaikan si kembar , aku tidak ingin
si kembar kenapa – kenapa , aku kenal vero sejak lama dan
aku tau betul dengan sifat dan perilakunya “ jelas alex
“tapi kenapa , kenapa kau tidak ingin aku dekat
dengannya juga “ tanya prisil
“vero sangat menyukaiku dan dia kan melakukan apapun untuk
menjauhkan wanita yang ada di sekeliling ku , karena baginya
hanya dia lah yang ada di sisi ku .sampai pada akhirnya ayahnya
menegetahuinya dan mengirimnya belajar di luar negeri agar
dapat melupakan ku dan sekarang dia baru kembali dari belajarnya
“jelas alex
“aku masih ragu jika dia tidak akan melakukan hal buruk
pada mu dan juga anak – anak kita , setelah melihat sikapnya
beberapa hari ini , aku hanya ingin menjaga keluarga kecil kita ,
__ADS_1
kamu mengerti kan sayang yang aku maksud ?”
kata alex pada prisil dengan tatapan sedih
Prisil melihat expresi lex sejenak dan mengusap lembut pipi alex
dan memeluk lembut alex
“aku mengerti , aku akan melakukan apa yang kau suruh ,
terimakasih kau telah mau melindungi kami alex “
jawab prisil di dalam pelukan alex
“tentu sayang terimakasih kau sudah mau mengerti ,
aku menyayangi kalian semua dan akan melindungi kalian
apapun yang terjadi “ kata alex mengeratkan pelukannya
dan mengecup lembut ujung kepala prisil
Tanpa mereka sadari sedari sedari tadi ternyata ada
seseorang yang menguping dan mendengarkan percakapan
prisil dan juga alex , seseorang itu tidak lain adalah
vero yang ada di balik pintu kamar si kembar .
vero mendengarkan percakapan mereka meski dengan
suara kecil vero bisa mendengarkan apa yang di bicarakan
oleh prisil dan alex dari dalam sana , dengan menyilangkan
kedua tangannya di dadanya vero merasa kesal dengan
apa yang di katakan oleh alex
“ternyata kau masih sangat mengenal ku alex “
batin vero kesal dan memandangi prisil dan alex
yang sedang berpelukan mesra semakin membuatnya
bertambah kesal dan membalikan badannya ,
dengan muka kesal dan dengan raut muka cemberut
vero menghentakkan kakinya beberapa kali di depan kamar
kamar si kembar
“kenapa kau menghentakan kaki mu seperti itu “
tanya bastian tiba - tiba
bastian bingung melihat tingkah vero yang aneh itu dan
bastian juga berhasil mengagetkan vero dan veropun jadi
salah tingkah tidak tau apa yang harus dia katakan pada
bastian .
*****
bagaimana ?? setelah sekian lama akhirnya bisa melanjudkan cerita ini
semoga kalian suka , walau tidak banyak hehehe...
tetap jaga kesehatan dan kebersihan ya teman - teman
:)
aku tunggu kritik dan sarannya ya , jangan lupa komen dan like :)
untuk yang baru baca selamat membaca ya
__ADS_1