melepaskan

melepaskan
Bab 3


__ADS_3

Tatapan sinis prisil membuat alex merasa terganggu . selama alex menjelaskan proyek di depan prisil tetap saja


menunjukkan wajah masam dan kesalnya hingga di saat prisil melakukan presentasi


prisil menunjukan wajah masamnya hanya pada alex . alex pun merasa kesal dan


sampai saat kesepakan bisnis yang peroleh kedua mereka berdua menunjukan wajah


masam mereka . meeting pun usai alex dan rekan – rekan yang lain meninggalkan tempat


meeting .


“ akhirnya selesai juga meetingnya “ ucap prisil lega .


“dan kita juga mendapatkan kerjasama ini dengan lancar “ lanjud siska sambil meregangkan


otot – otot nya karena meeting ini .


“ tapi aku masih merasa kesal dengan lelaki tidak sopan itu , setiap aku melihatnya kau merasa kesal sekali , dan


ternyata lelaki itu adalah pemilik perusahaan ini “ sambung prisil yang masih kesal .

__ADS_1


“ maksud mu pak alex ? “ tanya rizka .


“ siapa lagi ? dia yang telah menambrak ku di loby dan pergi begitu saja tanpa meminta maaf pada ku tadi “


jelas prisil dengan kesalnya dan sambil memukul – memukul meja karena emosi nya


. tanpa mereka sadari ada seseorang berada di balik pintu mendengarkan


percakapn mereka berdua .


Alex


Ku langkahkan kaki ku ke sebuah gedung yang besar yang nampak asing untuk ku .


sambil membuka kaca mata hitamnya .


“ benar tuan muda , sudah lama sekali sejak beberapa tahun lalu sebelem anda memutuskan untuk belajar di luar negeri “ jawab sekertaris pribadinya itu .


alexpun hanya membalas dengan senyuman dan berjalan untuk masuk dalam gedung . saat berjalan menuju gedung tanpa sengaja alex menabrak seorang wanita dan membuatnya terjatuh beserta berkas berkas yang


wanita itu bawa . alex hanya menatap dan merapikan pakaiannya dengan wajah kesal dia meninggalkan dan tidak memperdulikan wanita itu . ya alex adalah lelaki yg cuex dan juga keras kepala , segala keinginan nya slalu dan harus terpenuhin dan terkadang pun dia tidak memikirkan perasaan orang lain . karena alex berasal dari keluarga kaya dan selalu terpenuhi segala keinginannya . tanpa meminta maaf pada wanita itu alex pergi meninggalkan wanita itu  dan berlalu menuju lift dan menuju ruangannya , ada rasa sedikit kesal di hati alex tapi alex tidak memikirkannya . di ruang kerjanya alex mengecek berkas berkas yang akan di presentasikannya di

__ADS_1


meeting . tak lama masuklah sekertaris dan ayahnya mengajaknya untuk segera memulai meeting .


“ kau sudah siap untuk meeting pertama mu di perusahaan ini


alex ? “ tanya seorang pria yang tak lain adalah ayah alex yaitu tuan wijaya


pemilik perusahaan wijaya grup .


alex pun bangkit dari tempat duduknya dan berlalu mengikuti ayahnya menuju ruang meeting . di dalam ruang meeting telah berkumpul semua anggota proyek baru yang akan di luncurkan oleh wijaya gup . alex pun


masuk kedalam ruangngan dan berdiri di belakang sang ayah . Ayah nya pun memperkenalkan alex kepada semua


anggota meeting sebagai pemilik dan ketua proyek baru dari grup wijaya . alex pun maju kedepan dan memperkenalkan dirinya pada semua anggota meeting


“selamat pagi , saya alex wijaya mohon kerjasamaanya " kata alex memperkenalkan diri


. setelah memperkenalkan diri tatapan mata alex tertuju pada salah satu wanita yang dia rasa tidak asing


baginya dan tatapan wanita itu berhasil membuat alex begitu kesal karna tatapan wanita itu yang terlihat kesal padanya . alekx tidak menghiraukan rasa kesalnya alex pun memimpin meeting itu dengan di dampingi ayahnya . setealah meeting itu usai alex dan ayahnya segera meninggalkan ruang meeting dan berlalu untuk


kembali ke ruangan kerja masing – masing . saat akan masuk ruangan alex merasa ada yang tertinggal di ruang meeting , alex pun kembali keruang meeting di saat alex akan memasuki ruang meeting tidak sengaja alex mendengar pembicaraan singkat dua orang wanita.

__ADS_1


 


***


__ADS_2