
****
Bastian telah siap untuk kembali ke
indonesia dan sekarang dalam perjalanan menuju bandara . di dalam perjalanan
hati bastian seakan resah , tetapi dia tidak tau apa yang membuatnya resah ,
perasaannya tidak enak , bastian gelisah di dalam mobil . di dalam pikirannya
memikirkan prisil saja . perasaannya mengatakan akan terjadi sesutau antara
dirinya dan prisil . bastian terus berpikir ,
bastian melihat jam tangannya dan berpikir
apakan prisil telah sampai di apartemennya ,
semakin lama bastian semakin
penasaran ,dan untuk membuat hatinya tenang
bastian pun menelpon prisil dan bertanya dia ada di mana
“ hallo sayang apa kau telah sampai di
apartemen “ tanya bastian
“ ya aku telah sampai di apartemen setengah
jam yang lalu “ jelas prisil
“ apa kau baik – baik saja sayang , “
tanya bastian kawatir
“ tentu bastian , kenapa kau bertanya
seperti itu “ tanya prisil yang bingung dengan kata – kata bastian
“ tidak apa – apa aku hanya kawatir saja
“kata bastian sembari keluar dari mobil dan berjalan menuju gate pesawatnya
“ apa yang kau kawatirkan bastian , bukannya
kau senang akan kembali ke indonesia “ kata prisil
“ entahlah , perasaan ku tidak enak
sekali , aku ingin sekali bertemu dan memeluk mu “
kata bastain yang masih gelisah
“ bersabarlah beberapa jam lagi kita
akan bertemu , itu cuma perasaan mu saja ,
tenanglah semua akan baik – baik saja “
__ADS_1
jawab prisil menenangkan bastian
“ mungkin kau benar itu Cuma perasaan ku
saja “ kata bastian
“ oya 1 minggu lagi ulang tahun ku , kau tidak lupa bukan , “ kata
prisil mengingatkan
“ tentu aku tidak lupa , bahkan hari itu
adalah hari pernikahan kita ,
dan aku sudah menyiapan hadiah spesial untuk mu .
“ kata bastian yang kali ini dengan nada yang senang
“ benarkah , aku harap itu hadiah yang
aku ingin kan “ goda prisil
“ apapun untuk mu sayang “ jawab bastian
“prisil . “ panggil bastian lembut
“ dengarkan aku baik – baik “ perintah
bastian
“ aku akan mendengarkan “ jawab prisil meyakinkan
“ apa pun yang terjadi di antara kita
nanti , yakin dan percayalah ,
aku sangat mencintaimu dan menyayangimu melebihi
apa pun bahkan diri ku sendiri “ kata
bastian dengan lembut
prisil terharu mendengar pernyataan dari bastian
meskipun itu bukan yang pertama basrian katakan ,
tapi kali ini membuat prisil sangat terharu
“ iya aku percaya pada mu bastian , “
__ADS_1
jawab prisil menahan air mata bahagianya
“ tapi kenapa kau tiba – tiba – tiba mengatakan
itu “ tanya prisil kawatir dengan sikap bastian
“ Tidak apa hanya saja aku takut tidak
bisa bertemu dengan mu “ kata bastian yang tidak sadar
dia mengatakan nya
“kita akan bertemu beberapa jam lagi
bastian , sudahlah kau membuat ku kawatir saja “ jawab prisil
“ baik lah , kalau begitu aku kan masuk
dalam pesawat dan aku akan mengabari mu
lagi disaat aku transit nanti “kata bastian berpamitan
“ tentu , sampai berjumpa di bandara
nanti “ jawab prisil dan menutup telepon
Bastian masih meggenggam hp dan dan
menatap wajah prisil di layar hp nya ,
sebelum bastian masuk dalam pesawat
bastian menatap ke luar jendela ,
terlihat langit yang mendung dan hujan deras
. bastian mengambil nafas panjang dan
menghembuskan nya sembari menutup mata ,
bastian berusaha menenangkan dirinya
setelah di rasa tenang bastian membuka
matanya dan masuk kedalam pesawat
Sedangkan prisil setelah mendengar
perkataan bastian mulai merasa resah dan
kawatir dengan bastian , tapi prisil
berusaha tenang karena prisil nyakin jika
kita berpikir positif maka hasilnya
akan positif . setelah tenang prisil melanjutkan
kegiatannya membantu neneknya
sebelum bersiap menjemput bastian .
__ADS_1
****