melepaskan

melepaskan
Bab 42


__ADS_3

****


 


 


Bastian telah siap untuk kembali ke


indonesia dan sekarang dalam perjalanan menuju bandara . di dalam perjalanan


hati bastian seakan resah , tetapi dia tidak tau apa yang membuatnya resah ,


perasaannya tidak enak , bastian gelisah di dalam mobil . di dalam pikirannya


memikirkan prisil saja . perasaannya mengatakan akan  terjadi sesutau antara


dirinya dan prisil . bastian terus berpikir ,


 


 


 


 bastian melihat jam tangannya dan berpikir


apakan prisil telah sampai di apartemennya ,


semakin lama bastian semakin


penasaran ,dan untuk membuat hatinya tenang


 bastian pun menelpon prisil dan  bertanya dia ada di mana


“ hallo sayang apa kau telah sampai di


apartemen “  tanya bastian


 


 


“ ya aku telah sampai di apartemen setengah


jam yang lalu “ jelas prisil


 


 


 


“ apa kau baik – baik saja sayang , “


tanya bastian kawatir


 


 


“ tentu bastian , kenapa kau bertanya


seperti itu “ tanya prisil yang bingung dengan kata – kata bastian


 


 


 


“ tidak apa – apa aku hanya kawatir saja


“kata bastian sembari keluar dari mobil dan berjalan menuju gate pesawatnya


 


 


 


“ apa yang kau kawatirkan  bastian , bukannya


kau senang akan kembali ke indonesia  “  kata prisil


 


 


 


“ entahlah , perasaan ku tidak enak


sekali , aku ingin sekali bertemu dan memeluk mu “


kata bastain yang masih gelisah


 


 


 


“ bersabarlah beberapa jam lagi kita


akan bertemu , itu cuma perasaan mu saja ,


tenanglah semua akan baik – baik saja  “

__ADS_1


jawab prisil menenangkan bastian


 


 


 


“ mungkin kau benar itu Cuma perasaan ku


saja “ kata bastian


 


 


 


“ oya 1 minggu lagi ulang  tahun ku , kau tidak lupa bukan , “ kata


prisil mengingatkan


 


 


“ tentu aku tidak lupa , bahkan hari itu


adalah hari pernikahan kita ,


dan aku sudah menyiapan hadiah spesial untuk mu .


“ kata bastian yang kali ini dengan nada yang senang


 


 


 


“ benarkah , aku harap itu hadiah yang


aku ingin kan “ goda prisil


 


 


 


“ apapun untuk mu sayang “ jawab bastian


 


 “prisil . “ panggil bastian lembut


 


 


 


 


“ dengarkan aku baik – baik “ perintah


bastian


 


 


“ aku akan mendengarkan “  jawab prisil meyakinkan


 


 


“ apa pun yang terjadi di antara kita


nanti , yakin dan percayalah ,


aku sangat mencintaimu dan menyayangimu melebihi


apa pun bahkan diri ku sendiri  “ kata


bastian dengan lembut


 


 


 


prisil terharu mendengar pernyataan dari bastian


meskipun itu bukan yang pertama basrian katakan ,


tapi kali ini membuat prisil sangat terharu


 


 


 


“ iya aku percaya pada mu bastian , “

__ADS_1


jawab prisil  menahan air mata bahagianya


 


 


 


“ tapi kenapa kau tiba – tiba – tiba mengatakan


itu “ tanya prisil kawatir dengan sikap bastian


 


 


 


“ Tidak apa hanya saja aku takut tidak


bisa bertemu dengan mu “ kata bastian yang tidak sadar


dia mengatakan nya


 


 


 


“kita akan bertemu beberapa jam lagi


bastian , sudahlah kau membuat ku kawatir saja “ jawab prisil


 


 


 


“ baik lah , kalau begitu aku kan masuk


dalam pesawat dan aku akan mengabari mu


lagi disaat aku transit nanti  “kata bastian berpamitan


 


 


 


“ tentu , sampai berjumpa di bandara


nanti “ jawab prisil dan menutup telepon


 


 


Bastian masih meggenggam hp dan dan


menatap wajah prisil di layar hp nya ,


sebelum bastian masuk dalam pesawat


bastian menatap ke luar jendela ,


 


 


 


terlihat langit yang mendung dan hujan deras


. bastian mengambil nafas panjang dan


menghembuskan nya sembari menutup mata ,


 


 


 


bastian berusaha menenangkan dirinya


setelah di rasa tenang bastian membuka


matanya dan masuk kedalam pesawat


Sedangkan prisil setelah mendengar


perkataan bastian mulai merasa resah dan


kawatir dengan  bastian , tapi prisil


berusaha tenang karena prisil nyakin jika


kita berpikir positif maka hasilnya


akan positif . setelah tenang prisil melanjutkan


kegiatannya membantu neneknya


sebelum bersiap menjemput bastian .

__ADS_1


****


__ADS_2