melepaskan

melepaskan
Bab 26


__ADS_3

Flasback


Seminggu sebelumnya


Hp prisil berdering dan tertulis nama


alex di layar itu . prisil segera menerima sambungan telepon itu .


“ hallo lex “ jawab prisil


 


“ apa kau ada waktu untuk makan siang “


tanya alex di balik telepon


 


“ ada yang ingin aku tanyakan pada mu


tentang masalah kemarin , “ sambung alex


 


“ sepertinya aku bisa meluangkan waktu


ku untuk mu “ jawab prisil


 


“ kalau begitu  aku akan menjemput mu di butik mu


sekarang  “ kat alex


 


“ oke  , aku akan menunggumu “ jawab prisil dan menutup sambungan teleponnya


Prisil pun membereskan berkas yang ada


di mejanya dan membenahi penampilannya dan tak lupa dia ke ruangan riska untuk mengabarinya


. setelah prisil merasa sudah siap prisil pergi ke ruangan rizka untuk pamit


“ riz , aku keluar makan siang dulu ya ,


kamu makan siang sendiri gak papa kan ?” tanya prisil di ambang pintu ruangan


riska


 


“ ya tentu , kau makan siang bersama siapa


?” tanya riska pada prisil


 


“ bersama alex , aku duluan ya bye .. “


jawab prisil sembari melambaikan tangan dan pergi


 


Riska terkejud mendengar jawaban dari


sahabatnya itu , riska hanya bisa terdiam sejenak dan menjutkan kerjanya kembali


Sedangkan di depan butik mobil sport


hitam alex sudah barada di sana menunggu prisil keluar . alex keluar dengan


memakai kaca mata hitamnya , dia terlihat sangat cool dan keren dengan setelan


jas hitamnya . sejenak prisil terpesona oleh ketampanan alex yang berwibawa dan berkarisma


“ wow ... jika di lihat alex tampan dan seleranya


juga bagus . “ batin prisil . prisil segera mengalihkan tatapannya dari alex


karena alex memanggil namanya .


“ prisil ... “ panggil alex sembari


melanpaikan tangannya


 


Prisil tersenyum dan menghampiri alex


 

__ADS_1


“ apa kau sudah lama menunggu ku ?”


tanyaku pada alex


 


“ tidak aku juga baru sampai “ jawab


alex dan membukakan pintu mobilnya mempersilahkan prisil masuk


Alex juga segera masuk ke dalam mobil


dan mengemudikan mobilnya ke salah satu restoran terkenal di kota itu .


sesampainya di restoran itu alex dan prisil masuk ke sebuah private room di


restoran tersebut , ternyata di meja itu sudah tersedia berbagai macam makanan


“ apa kau sudah memesannya terlebih


dahulu . ?” tanya prisil pada alex


 


“ ya , setelah menelponmu aku langsung


memesan tempat dan makan di sini “ jawab alex  dan menarik kursi dan mempersilahkan prisil duduk .


 


“ apa kau suka dengan makanan ini ?”


tanya alex lagi sembari dia duduk di hadapan prisil


 


“ ya aku suka , lagi – lagi ini makanan


yang aku suka , “ jawab prisil antusian dan mengambil beberapa makanan untuk di


santap nya


 


Alex hanya tersenyum melihat prisil yang


antusias


 


tau semua yang kau sukai karena aku sudah menyelidiki semua yang kamu suka dan


tidak sukai “ batin alex


 


“ kenapa kau hanya menatap ku , ? apa


kau tidak ingin makan ? atau ingin ku ambilkan untuk mu ?” tanya prisil yang


bingung melihat alex yang hanya diam menatap prisil


 


Alex terkejut dengan perkataan prisil


dan beberapa saat senyumnya muncul


 


“ boleh jika itu tidak merepotkan mu ,


tentu aku akan senang hati menerimanya . “ jawab alex yang senang dengan sikap


prisil .


 


“ oke kalau begitu tunggu sebentar , kau


ingin makan yang mana ?” tanya prisil sambil memilih milih lauk untu alex .


 


“ apa saja yang kau pilih aku akan


memakannya “ jawab alex sambil memandang wajah prisil dengan senyum yang


penuh arti


 

__ADS_1


Prisil hanya tertawa kecil dan kembali


mengambilkan makan untuk alex .


 


“ nah ini untuk mu alex , mari kita


makan “ kata prisil sembari menaruh makanan yang dia siap kan di hadapan alex


 


“ terimakasih , kau juga makanlah . “


kata alex sambil tersenyum


 


“ ternyata begini rasanya di perhatikan


. aku merasa seperti sedang makan dengan istri ku saja “ batin alex dan memakan


makanan yang ada di hadapannya .


Prisil dan alex hanya diam menikmati


makan siang mereka masing masing , setelah selasai pelayan mengganti makanan


mereka dengan kudapan pencuci mulut dan di saat ini lah alex menanyakan


langsung pada prisil apa yang di katakan bastian padanya benar atau tidak  , alex


menanyakan semuanya pada prisil dan prisil juga menjelaskan kenapa semuanya


terjadi


“ lantas kenapa kau mengijinkan orang


yang baru kau kenal untuk tinggal bersamamu sil “ tanya alex pada prisil


 


“ bukan tanpa sebab aku mengijinkannya .


itu karena bastian mengatakan jika keluarganya tidak berada di negara ini , dan


juga patahnya kakinya di sebabkan oleh ku juga . “ jawab prisil menjelasakan .


 


“ bagiku itu hanya sebuah tanggung jawab


atas apa yang aku perbuat , “ jawab prisil lagi


 


“ kenapa kau bisa se ceroboh itu


menabrak nya “ tanya alex kesal


 


“ itu karena kau memajukan jadwal


meeting kita saat itu dan aku pun tergesah gesah untuk sampai ke kantor mu “


jawab  prisil tak kalah kesal


 


Alex terkejud dengan apa yang di katakan


oleh prisil


 


“ ternyata yang membuat nya telat waktu


meeting itu adalah karena ini “ batin alex sembari meminum - minuman yang di


sediakan


 


“ semua ini karena keputusan ku


memajukan meeting itu “ batin alex yang kali ini dengan rasa bersalah


 


 

__ADS_1


__ADS_2