melepaskan

melepaskan
Bab 119


__ADS_3

*******





Mobil bastian sudah terparkir di halaman mansion alex . Ternyata ibu sudah menanti kedatangannya di depan mansion alex .





“ Ibu menunggu ku di luar “ tanya bastian pada bastian .



“ Iya ibu menunggu mu datang “ jawab ibu dan menggenggam tanga bastian dan mengajaknya ke kamar alex .



“ Kenapa ibu mengajak ku ke kamar alex “ tanya Bastian pada ibunya .




“ lihat lah bastian betapa kacaunya alex saat ini . Dia menolak makan , minum dan bahkan menolak untuk di infus oleh dokter . Padahal keadaannya sangatlah menghawatirkan . “ jelas ibu .




“ Lantas apa hubungannya dengan ku ibu . “ kata bastian memalingkan wajahnya dari alex


Ibu mentap lembut bastian . Dan mengajak bastian utuk duduk di ruang tengah .





“ ibu tau bahwa kau yang menyembunyikan prisil dari alex . “ kata ibu pelan




Bastian kaget dan hanya diam saja menatap ibunya .




“ Lepaskan prisil bastian . Ini semua di luar dugaan kami . Kau tau jika awalnya alex menolak menikah dengan prisil . “ kata ibu .




“ tidak mungkin alex menolak ibu “ kata bastian tidak percaya




“ Tapi itulah kenyataannya bastian . Demi menghargai dirimu alex menolak permintaan kami . Karena perusahaan yang di ambang bangkrut karena para pemegang saham tau jika kau menjadi korban kecelakaan pesawat . Dan memutuskan kerjasama . Begitupun butik prisil .” lanjud ibu




“ Dan demi menarik pemegang saham lain acara pernikahan pun tetap d lakukan tetapi di gantiksn alex . Meski dalam berduka kami tetap melakukannya karena demi karyawan kita dan perusahaan kita . Prisil pun yang masih terpuruk pun merelakan hatinya untuk bertahan . Prisil merelakan hatinya yang hancur saat itu . Begitupun alex yang marasa bersalah pada mu . “ jelas ibu lagi





Bastian yang tau hanya diam mendengarkan cerita dari ibunya itu dan mulai muncul rasa bersalah telah menuduh alex dan prisil

__ADS_1





“ Ternyata bulan hanya aku ya g menderita tapi mereka berdua juga berani menanggung semua nya “ batin bastian .





“ bastian tau kah kamu jika alex mengetahui bahwa semua ini adalah ulah mu . Alex mengetahuinya tapi dia memilih diam karena takut akan melukai mu dan juga prisil . Alex merahasia kannya dari ayah mu . “ Kata ibu sambil menggenggam lembut tangan bastian .






“ Lepaskan lah prisil Bastian, ibu tau melepaskan prisil tidak mudah tapi ibu yakin kau bisa bastian “ kata ibu




Bastian hanya memandang ibunya . Mereka pun saling menatap saling menguatkan .




Setelah beberapa lama bastian bangkit dan menuju kamar alex melihat alex yang kacau dan menghampirinya





“ Kenapa kau hanya diam . Meski tau aku lah yang ada balik semua ini “ tanya bastian




“ Karena aku adalah kakak mu . Aku rela kesakitan demi orang orang yang aku sayang . Kau dan prisil adalah orang yang paling ku sayang . “ kata alex pada bastian dengan lemah .




Setelah mengatakannya alex pun jatuh pingsan .




Bastian yang melihatnya memanggil ibu dan dokter untuk mengobati alex .



Setelah mendengar perkataan alex bastian mulai sadar jika alex tidak lah sengaja menikahi prisil .




Ternyata mereka berdua mengalami masa sulit karena kecelakaan nya .




Setelah lama berpikir bastian pun masuk ke dalam kamar alex dan dudum di samping alex . Tak lama alex pun bangun dan melihat ke arah bastian .



“ segeralah pulih . Setidaknya habiskan infus yang ada di tangan mu itu dan ... “ kata bastian terpotong .


__ADS_1



Bastian diam sejenak memandang alex . Alex oun mengunggu lanjutan perkataa bastian




“ Dan jemputlah istri dan anak mu di alamat ini . “ kata bastian pada alex dan memberika secarik kertas pada alex .





Setelah memberikanya bastian beranjak pergi dari kamar alex . Merasa aneh alex melihat secarik kertas itu dan melihat alamat yang ada di kertas itu dan di saat alex akan beranjak alex tersadar jika tangannya sedang di infus .




Alex pun ingat pesan bastian untuk menghabiskan infusnya . Alex pun kembali menidurkan badannya menanti infus yang di tangannya habis dan bergegas menuju alamat itu .




Sementara itu bastian berada di ruangan prisil sembari mengupas buah buahan . Prisil pun membuka matanya dan melihat ke arah bastian .





Melihat prisil yang bangun bastian memberikan buah yang dia kupas . Tapi prisil menolak





“Makanlah . Jika kau memakannya alex akan datang menjemput mu nanti “ kata bastian dan meletakkan peralatan mengupas buah di meja .





Prisil pun terkejud mendengar perkataan bastian .




“ Benarkah itu “ tanya prisil




Bastian hanya menggangukan kepalanya dan berlalu pergi . Saat bastian akan keluar dari pintu bastian membalikan badannya menghadap prisil





“ Prisil . Maafkan aku “ kata bastian dan berlalu pergi .







*******

__ADS_1



__ADS_2