
Alex
Kulihat beberapa foto wanita di leptop .
senyum itu membuat ku senang , ya .. itu adalah foto prisil yang di ambil diam
– diam olah orang –orang ku selama dia di kantor untuk meeting .
“ kenapa wajah ini selalu teringat di pikiran ku ?”
sahut ku sembari melihat fotonya
“ apa kau sudah mulai menyukainya ? tp bagaimana mungkin ?
ini baru beberapa minggu aku mengenalnya , ?”
pikir kuheran
Pikiran itu hilang setelah muncul foto
diriku dan adik ku .
“ ini lagi kenapa dia tidak pernah mengabariku ,
bukankan minggu depan dia akan kemari sesuai rencananya . “
omel ku
Ku ambil hp dan menekan nomer yang aku tuju , dan di saat nomer itu terhubung dan
belum sempat aku menyapa seseorang itu telah mengomel dahulu
“ hahahaha ... belum sempat aku
menyapamu kenapa kau sudah kesal ?” jawab ku sembari tertawa mendengar
kekesalan di balik telepon .
Aku pun mengobrol dan bersanda gurau
dengan seseorang di bali telepon yang aku rindukan . cukup lama kami mengobrol
dan seseorang itu mengakhiri teleponnya . ya seseorang itu adalah adik lelakiku
yang sangat dekat dengan ku . dia kuliah bersamaku di luar negeri tetapi saat
__ADS_1
ini dia masih di luar negeri dan aku di negara lain .
“ ah bocah berandal itu selalu sajaseperti itu . “
jawab ku setelah menutup teleponnya
“ kapan dia akan kemari ?” pikir ku
***
Prisil bangun pagi seperti biasanya ,
jam menunjukkan jam 8 pagi dan prisil telah siap dengan baju kerjannya dan
membuat sarapan untuknnya dan juga bastian . di dalam kamar bastian mencium
aroma makanan yang membuatnya terbangun , bastian melangkahkan kakinya ke arah
aroma makanan itu dan bastian melihat prisil sedang memasak . bastian menatap
intens prisil tanpa prisil tau
“ betapa cantiknya dan sempurnanya
yang di ikuti dengan senyum manis di bibirnya . tanpa sengaja prisil melihat ke
beradaan bastian .
“ kau sudah bangun tian , segera cuci muka dan mari kita
sarapan bersama “ ajak prisil yang sontak saja menyadarkan lamunan indah
bastian .
“ oh iya tunggu sebentar aku akan cuci muka . “ jawab bastian salah
tingkah . prisil melanjudkan masak dan menyajikan makanan di meja makan .
bastian pun juga telah duduk manis di meja makan .
“ wah hari ini masakannu juga enak
prisil , sepertinya kau memang jago memasak ya . “ puji bastian
“ kau bisa saja ini hanya masakan biasa
__ADS_1
kok , jangan memujiku terlalu banyak “ jawab prisi liya sembari tersenyum manis
“ o iya tian aku mungkin akan pulang
malam hari aku sudah memasak beberapa makanan yang bisa kamu makan siang nanti
dan ada beberapa camilan di kulkas kau ambil saja jika lapar , jika kau merasa
bosan aku punya beberapa koleksi film di bawa tv dan beberapa buku di rak buku
itu . “ jelas prisil sambil menunjuk arah rak buku yang ada di samping tv .
“ aku takut kau merasa bosan “ jelas
prisil lagi
“ oke santai saja , maaf aku merepotkanmu
“ jawab bastian
“ tidak , kan aku sudah berjanji akan
merawat mu sampai kau pulih bukan “ jawab prisil sambil menatap bastian
“ benar juga “ jawab bastian yang di
iringi tawa
Prisil melihat jam tangannya dan
beranjak menaruh piring kotornya dan mengambil tasnnya
“ bastian aku berangkat ke bekerja
duluya . kau banyaklah istirahat .” pamit prisil dan berlalu di balik pintu
Bastian terdiam melihat kepergian prisil di
balik pintu .
“ sepertinya aku telah jatuh cinta pada
prisil .” kata bastian dengan senyum lebarnnya
***
__ADS_1