melepaskan

melepaskan
Bab 14


__ADS_3

Alex


Kulihat beberapa foto wanita di leptop .


senyum itu membuat ku senang , ya .. itu adalah foto prisil yang di ambil diam


– diam olah orang –orang ku selama dia di kantor untuk meeting .


“ kenapa wajah ini selalu teringat di pikiran ku ?”


sahut ku sembari melihat fotonya


“ apa kau sudah mulai menyukainya ? tp bagaimana mungkin ?


ini baru beberapa minggu aku mengenalnya , ?”


pikir kuheran


 Pikiran itu hilang setelah muncul foto


diriku dan adik ku .


“ ini lagi kenapa dia tidak pernah mengabariku ,


bukankan minggu depan dia akan kemari sesuai rencananya . “


omel ku


Ku ambil hp dan menekan nomer yang aku tuju , dan di saat nomer itu terhubung dan


belum sempat aku menyapa seseorang itu telah mengomel dahulu


“ hahahaha ... belum sempat aku


menyapamu kenapa kau sudah kesal ?” jawab ku sembari tertawa mendengar


kekesalan di balik telepon .


Aku pun mengobrol dan bersanda gurau


dengan seseorang di bali telepon yang aku rindukan . cukup lama kami mengobrol


dan seseorang itu mengakhiri teleponnya . ya seseorang itu adalah adik lelakiku


yang sangat dekat dengan ku . dia kuliah bersamaku di luar negeri tetapi saat

__ADS_1


ini dia masih di luar negeri dan aku di negara lain .


“ ah bocah berandal itu selalu sajaseperti itu . “


jawab ku setelah menutup teleponnya


“ kapan dia akan kemari ?” pikir ku


***


Prisil bangun pagi seperti biasanya ,


jam menunjukkan jam 8 pagi dan prisil telah siap dengan baju kerjannya dan


membuat sarapan untuknnya dan juga bastian . di dalam kamar bastian mencium


aroma makanan yang membuatnya terbangun , bastian melangkahkan kakinya ke arah


aroma makanan itu dan bastian melihat prisil sedang memasak . bastian menatap


intens prisil tanpa prisil tau


“ betapa cantiknya dan sempurnanya


yang di ikuti dengan senyum manis di bibirnya . tanpa sengaja prisil melihat ke


beradaan bastian .


“ kau sudah bangun tian , segera cuci muka dan mari kita


sarapan bersama “ ajak prisil yang sontak saja menyadarkan lamunan indah


bastian .


“ oh iya tunggu sebentar aku akan cuci muka . “ jawab bastian salah


tingkah . prisil melanjudkan masak dan menyajikan makanan di meja makan .


bastian pun juga telah duduk manis di meja makan .


“ wah hari ini masakannu juga enak


prisil , sepertinya kau memang jago memasak ya . “ puji bastian


“ kau bisa saja ini hanya masakan biasa

__ADS_1


kok , jangan memujiku terlalu banyak “ jawab prisi liya sembari tersenyum manis


“ o iya tian aku mungkin akan pulang


malam hari aku sudah memasak beberapa makanan yang bisa kamu makan siang nanti


dan ada beberapa camilan di kulkas kau ambil saja jika lapar , jika kau merasa


bosan aku punya beberapa koleksi film di bawa tv dan beberapa buku di rak buku


itu . “ jelas prisil sambil menunjuk arah rak buku yang ada di samping tv .


“ aku takut kau merasa bosan “ jelas


prisil lagi


“ oke santai saja , maaf aku merepotkanmu


“ jawab bastian


“ tidak , kan aku sudah berjanji akan


merawat mu sampai kau pulih bukan “ jawab prisil sambil menatap bastian


“ benar juga “ jawab bastian yang di


iringi tawa


Prisil melihat jam tangannya dan


beranjak menaruh piring kotornya dan mengambil tasnnya


“ bastian aku berangkat ke bekerja


duluya . kau banyaklah istirahat .” pamit prisil dan berlalu di balik pintu


 Bastian terdiam melihat kepergian prisil di


balik pintu .


“ sepertinya aku telah jatuh cinta pada


prisil .” kata bastian dengan senyum lebarnnya


 ***

__ADS_1


__ADS_2