
*****
Alex dan prisil menikmati pesta mereka
tapi terkadang prisil masih merasakan sedih ,
alex selalu tau saat prisil merasa sedih karena
alex slalu memperhatikan prisil meski alex
berada jauh dari sisi prisil saat pesta .
sekarang prisil tengah duduk sendiri di mejanya ,
dan meminum wine putih yang tersedia di mejanya
, alex pun menghampiri prisil yang
tengah duduk sendiri dan alex duduk di samping prisil
“ apa kau lelah “ tanya alex
“ tidak aku hanya sedikit bosan “ jawab
prisil
Alex diam sejenak memikirkan sesuatu dan
menatap prisil dengan senyum di bibirnya
“ apa kau bisa berdansa “ kata alex
“ dansa ?? aku tidak mahir dalam berdansa “
jawab prisil
“ aku akan mengajarimu , ayo .. ? jawab
alex dan menarik tangan prisil untuk mengikutinya
Alex menarik prisil ke tengah lantai
dansa yang telah di siapkan . setelah
mereka berada di tengah alex memberi kode
untuk mematikan musik dan lampu .
dan di saat lampu menyala kembali lampu itu
hanya menyorot ke arah prisil dan alex .
prisil sedikit bingung dengan semua ini ,
prisil hanya menatap alex bingung ,
alex pun menggenggam tangan kanan
prisil dengan tangan kirinya dan
merentangkan ke samping sedangkan tangan kiri
prisil di letakkannya di bahu alex ,
tangan kanan alex berada di pinggang prisil
. mereka sudah berada di posisi untuk berdansan
__ADS_1
dan musik klasik pun menyala . mengiringi mereka
Alex melangkahkan kakinya kekiri , depan,
kanan dan belakang , prisil yang melihat alex
hanya bisa mengikuti pola dansa
alex sesekali alex memutar prisil dan
kembali berdansa .
prisil mulai menikmati
dansa mereka dan mereka pun larut di
suasana itu hingga musik selesai . saat
lampu hidup normal kembali sontak para
tamu bertepuk tangan terhibur melihat
dansa mereka berdua yang terlihat romantis .
Pesta malam yang indah itu pun sudah berlalu ,
sekarang prisil dan alex berada di kamar pengantin
mereka di kamar alex . mereka merasa kan gugub ,
karena baru pertama ini mereka sekamar
dalam ikatan suami istri , alex terlihat canggung
“ hmm ... aku akan mandi duluan ,
setelah itu kau . “ kata alex gugub
semua asesoris yang ada di tubuhnya
dan mengambil baju ganti dan tak lama alex
keluar dari kamar mandi dengan hanya
handuk yang di lilitkan di pinggangnya ,
alex lupa jika di kamar itu ada prisil ,
prisil yang melihatnya hanya
membalikkan badan membelakangi alex ,
alex terkejud dan membelakangi prisil
“maaf aku lupa jika ada kau di dalam
kamar ini prisil “ kata alex bingung
“ tak apa aku mengerti posisimu “ jawab
prisil yang tidak kalah canggungnya dan
malu dari alex
Alex memakai bajunya segera dan
mempersilahkan prisil untuk mandi .
__ADS_1
prisil pun segera masuk kedalam
kamar mandi
. cukup lama prisil di kamar mandi mungkin
dia merasa kesulitan membuka baju
yang lumayan sulit untuk di buka sendiri .
alex mulai merasa kawatir , alek
takun prisil pingsan di dalam ,
alex pun menuju depan pintu kamar mandi dan saat
alex mau mengetuk pintu kamar mandi prisil membuka
pintunya hal itu membuat alex terkejud dan salah tingkah ,
prisil yang merasa aneh dengan tingkah alex hanya
melihatnya alex bingung
“ apa yang sedang kau lakukan di depan
kamar mandi “ tanya prisil bingung
“ tidak , aku hanya merasa menjatuhkan
sesuatu di sini tapi ternyata tidak ada yang jatuh di sini “
jawab alex dan menggaruk kepala
belakangnya yang tidak gatal
Prisil hanya tersenyun dan sedikit
tertawa . dia berjalan menuju meja
riasnya yang dan duduk menghadap cermin
memakai skincare nya .
alex hanya melihat prisil dan mengikuti prisil dan
sekarang berdiri di belakang prisil dengan
memegang bahu prisil . merasa ada yang
aneh dengan alex ,
prisil hanya melihat alex
dari pantulan cermin dan ternyata
alex juga sedang memandangnya
di pantulan cermin itu . pandangan
mereka beradu di dalam cermin .
prisil mulai gugub dengan situasi ini .
alex yang melihat kegugupan alex hanya
tersenyum melihat ke gugupan prisil .
prisil pun memegang salah satu tangan alex
__ADS_1
*****