melepaskan

melepaskan
Bab 27


__ADS_3

Prisil hanya melihat sebentar expresi


alex dan dia melanjutkan makannya ,


“ maafkan aku prisil “  kata alex dengan expresi sedih


Prisil terkejud mendengar kata – kata


alex dan melihat expresinya yang seerti itu , prisil diam sejenak dan


menunjukan senyum nya sembari mengusap punggung tangan alex yang sontak membuat


alex mendongak melihat prisil .


“ tidak apa- apa alex itu hanya


kecelakaan kecil . jangan salahkan diri mu , kau melakukan itu untuk pekerjaan


bukan jadi jangan salahkan dirimu lagi ok , “ jawab prisil dengan lembutnya


“ dan kecelakaan itu karena kecerobohan


ku karena itu aku bertanggung jawab penuh untuk pengobatannya , dan jika aku


mau aku bisa meninggalkan bastian yang sedang kesakitan karena ulah ku bukan ,


tapi tidak kan . karena nenek ku slalu mengajarkan ku untuk bertanggung jawab . “ jelas prisil lagi ..


Alex hanya memandangi prisil dan kali


ini alex yang menggenggam tangan prisil


“ kalau begitu maka kau harus


bertanggung jawab dengan hati ku ini “ kata alex reflek


 


“ apa ?” kata prisil kaget


 


“ ah  tidak ... “jawab  alex gugub .


Perkataan alex membuat mereka berdua


menjadi salah tingkah , prisil yang mendengarnya menjadi bingung dan alex


menjadi malu karena kata – katanya sendiri yang tidak sengaja keluar dari

__ADS_1


muludnya


“ apa kau sudah selesai . bagai mana


kalau kita kembali ke kantor ,?” tanya alex mengalihkan pembicaraan


 


“ ya .. ya sebaik nya aku kembali ke


butik “ jawab prisil yang tidak kalah gugub


 


“ baiklah aku akan mengantarkan mu “


jawab alex sembari bangun dari tempat duduknya .


Alex mengantarkan prisil kembali ke


butiknya selama di perjalanan hanya ada keheningan tidak ada yang membuka


suaranya hingga sampai di butik prisil , prisil pun mengucapkan terima kasih


kepada alex dan di saat prisil akan keluar dari mobil alex memegang tangan


prisil


tangan prisil


 


“ iya alex “ sembari melihat tangan yang


di pegang alex dan menatap alex


 


“hmmm ... apa .. apa kau mau menemaniku


makan siang setiap hari . aku slalu merasa kesepian di saat makan . “ kata alex


dengan gugub


Prisil diam berpikir dengan memandang


alex . dan tak lama prisil menganggukan kepalanya yang menandakan iya .


seketika senyum alex muncul , prisil yang melihat senyum alex hanyak bisa

__ADS_1


tersenyum malu .


“ terimakasih aku akan menjemputmu


setiap hari di jam makn siang “ kata alex senang


Prisil hanya tertawa kecil melihat


tingkah alex


“ kalau begitu aku masuk ke butik ku


dulu , kau hati- hati di jalan , bye ... “ kata prisil sembari keluar dari


mobil alex dan melambaikan tangan pada alex yang telah pergi dari hadapannya .


Hampir seminggu ini  alex slalu menjemput prisil di butiknya untuk


makan siang terkadang mehabiskan waktu luang setelah bekerja bersama .


 


hubungan alex dan prisil bisa di katakan semakin dekat ,


pertemanan mereka pun semakin


akrab satu dengan yang lainnya .


 


tanpa prisil tau bahwa alex menyukainya , alex


mulai menunjukan rasa sukanya pada prisil hanya saja prisil yang tidak


menyadari perasaan alex itu .


 


prisil hanya menganggap bahwa perhatian yang di berikan alex


hanyalah sekedar  perhatian pada teman biasa ,


prisil tidak pernah berpikir bahwa alex akan menyukainya karena


perbedaan nya dengan  alex .


karena alex yang adalah anak pertama dan pewaris dari wijaya grup .


yang tidak mungkin dengan

__ADS_1


dirinya yang hanya seorang desainer muda dan tidak berasal dari keluarga kaya


seperti alex .


__ADS_2