
Prisil hanya melihat sebentar expresi
alex dan dia melanjutkan makannya ,
“ maafkan aku prisil “ kata alex dengan expresi sedih
Prisil terkejud mendengar kata – kata
alex dan melihat expresinya yang seerti itu , prisil diam sejenak dan
menunjukan senyum nya sembari mengusap punggung tangan alex yang sontak membuat
alex mendongak melihat prisil .
“ tidak apa- apa alex itu hanya
kecelakaan kecil . jangan salahkan diri mu , kau melakukan itu untuk pekerjaan
bukan jadi jangan salahkan dirimu lagi ok , “ jawab prisil dengan lembutnya
“ dan kecelakaan itu karena kecerobohan
ku karena itu aku bertanggung jawab penuh untuk pengobatannya , dan jika aku
mau aku bisa meninggalkan bastian yang sedang kesakitan karena ulah ku bukan ,
tapi tidak kan . karena nenek ku slalu mengajarkan ku untuk bertanggung jawab . “ jelas prisil lagi ..
Alex hanya memandangi prisil dan kali
ini alex yang menggenggam tangan prisil
“ kalau begitu maka kau harus
bertanggung jawab dengan hati ku ini “ kata alex reflek
“ apa ?” kata prisil kaget
“ ah tidak ... “jawab alex gugub .
Perkataan alex membuat mereka berdua
menjadi salah tingkah , prisil yang mendengarnya menjadi bingung dan alex
menjadi malu karena kata – katanya sendiri yang tidak sengaja keluar dari
__ADS_1
muludnya
“ apa kau sudah selesai . bagai mana
kalau kita kembali ke kantor ,?” tanya alex mengalihkan pembicaraan
“ ya .. ya sebaik nya aku kembali ke
butik “ jawab prisil yang tidak kalah gugub
“ baiklah aku akan mengantarkan mu “
jawab alex sembari bangun dari tempat duduknya .
Alex mengantarkan prisil kembali ke
butiknya selama di perjalanan hanya ada keheningan tidak ada yang membuka
suaranya hingga sampai di butik prisil , prisil pun mengucapkan terima kasih
kepada alex dan di saat prisil akan keluar dari mobil alex memegang tangan
prisil
tangan prisil
“ iya alex “ sembari melihat tangan yang
di pegang alex dan menatap alex
“hmmm ... apa .. apa kau mau menemaniku
makan siang setiap hari . aku slalu merasa kesepian di saat makan . “ kata alex
dengan gugub
Prisil diam berpikir dengan memandang
alex . dan tak lama prisil menganggukan kepalanya yang menandakan iya .
seketika senyum alex muncul , prisil yang melihat senyum alex hanyak bisa
__ADS_1
tersenyum malu .
“ terimakasih aku akan menjemputmu
setiap hari di jam makn siang “ kata alex senang
Prisil hanya tertawa kecil melihat
tingkah alex
“ kalau begitu aku masuk ke butik ku
dulu , kau hati- hati di jalan , bye ... “ kata prisil sembari keluar dari
mobil alex dan melambaikan tangan pada alex yang telah pergi dari hadapannya .
Hampir seminggu ini alex slalu menjemput prisil di butiknya untuk
makan siang terkadang mehabiskan waktu luang setelah bekerja bersama .
hubungan alex dan prisil bisa di katakan semakin dekat ,
pertemanan mereka pun semakin
akrab satu dengan yang lainnya .
tanpa prisil tau bahwa alex menyukainya , alex
mulai menunjukan rasa sukanya pada prisil hanya saja prisil yang tidak
menyadari perasaan alex itu .
prisil hanya menganggap bahwa perhatian yang di berikan alex
hanyalah sekedar perhatian pada teman biasa ,
prisil tidak pernah berpikir bahwa alex akan menyukainya karena
perbedaan nya dengan alex .
karena alex yang adalah anak pertama dan pewaris dari wijaya grup .
yang tidak mungkin dengan
__ADS_1
dirinya yang hanya seorang desainer muda dan tidak berasal dari keluarga kaya
seperti alex .