melepaskan

melepaskan
Bab 5


__ADS_3

Prisil


Ku hempaskan badan ku di sofa empuk apartemenku , sambil mengistirahatkan badan ku yang


seharian ini telah bekerja keras , bukan hanya tubuh ku tapi juga pikiran dan hatiku . ku bangkit dari sofa dan menuju ke balkon apartemen ku dan menatap lurus kedepan dan mengingat kejadian yang terjadi hari ini , mulai dari peristiwa yang membuat dia kesal dan juga dongkol dan juga bertemu dengan brian pria yang pernah ku suka yang sekarang telah bersama sahabatnya setelah meeting tadi . ada rasa kecewa di hatinya kenapa waktu itu dia merelakan lelaki yang dia suka untuk orang lain yang tidak lain adalah sahabatnnya . tidak ingin berlarut dengan


kejadian hari ini prisil bergegas mengganti baju dan menuju dapur untuk memasak makan malam dan segera  melanjudkan pekerjaanya yang di kejar oleh deatline dan juga mengecek laporan laporan dari beberapa butik dan juga salon salonnya . dan tidak lupa sebelum tidur prisil selalu menyempatkan untuk menelpon neneknya


untuk hanya melepas rindu di balik suara telepon .


Pagi pun datang jam menunjuk kan jam 6.30  pagi  handphone prisil berdering dan terlulis nama rizka di handphone nya , dengan lemas prisil memerima panggilan teleponnya .


“ hallo riska . ada apa kau menelpon ku di saat pagi pagi buta begini , bisakah kau menelpon beberapa jam lagi , aku masih mengantuk “ jawab prisil lamas .


“tidak ada kata beberapa jam lagi . kau harus segera bersiap meeting kita dengan bapak alex di majukan dan 1 jam lagi kita harus sudah ada di kantor pak alex “ jelas riska panik .


dan berhasil membuat kaget dan bangkit dari tempat tidurnya dan melihat jam yang ada di sampingnya .

__ADS_1


“ bukannya meeting kita jam 9 pagi , kenapa mereka seenaknya memajukan nya tanpa bertanya pada kita . “ jawab prisil kebingungan .


“ sudah lah kita ikuti saja . ini adalah proyek besar pertama kita dengan perusaahan besar pula kita ikuti saja “ jelas rizka di balik telepon .


“ kau segera bersiap lah 1 jam lagi kita  bertemu di kantor pak alex . sudah ya kau tutup “ sambung riska dan memutuskan sambungan teleponnya .


prisil pun segera bergegas dan menuju kamar mandi dan bersiap –siap ke kantor dengan sambil mengomel mengutuk perintah dadakan ini .


“ apa apa an ini kenpa mereka tidak mengabari semalam atau beberapa jam sebelumnya “ oceh prisil .


setelah beberapa lama prisil telah siap untuk berangkat ,


perusahaan yang se enaknya saja mengganti jam meeting “ dengus riska sambil melajukan mobilnya ke jalanan ibu kota . dan karena terburu – burunya prisil tanpa sengaja prisil menyerempet seorang pria dan membuat pria tersebut terjatuh dan mengalami cedera pada  kakinya


. cit .... brak ...


“astaga apa yang aku lakukan , akau menabrak seseorang “ kata prisil terkejud dan langsung keluar dari mobilnya dan menghampiri lelaki itu . lelaki itu kesakitan sambil memegangi kakinya .

__ADS_1


“ aduh ... sakit sekali . sakit ... “ racau lelaki itu .


banyak orang yang berkumpul di dekat situ dan segera menolong lelaki itu . riska menghampiri lelaki itu


“ astaga ... maaf kan aku . bagai mana ini kaki mu sepertinya  patah . “ kata prisil panik dan memlihat jam yang ada di jam tangannnya .


“ bagai mana ini 15 menit lagi meeting akan di mulai tapi aku melakukan sebuah kesalahan .” sambung prisil panik .


di pejamkan matanya sebentar untuk berpikir dan beberapa detik kemudian prisil membuka matanya dan mengeluarkan handphone nya dan mengubungi riska .


“ hallo riska maaf aku akan sedikit terlambat karena kecelakaan  .” kata prisil .


belum sempat riska menjawab prisil segera menutup teleponnya dan segera meminta bantuan warga untuk membantunya memasukan lelaki itu tadi di mobilnya dan membawanya segera ke rumah sakit .


“ apa apaan prisil ini ,  aku harus mengatakan apa pada pak alex “ jawab riska di balik telepon yang sudah


terputus sambungan teleponnya .

__ADS_1


riska yang telah berada di kantor pak alex merasa panik dan bingung . dan dari kejauhan riska melihat bahwa pak alex telah sampai di kantor dan sedang berjalan menuju gedung utama untuk meeting , riska pun semakin takut dan panik .


***


__ADS_2