melepaskan

melepaskan
Episode 33


__ADS_3

****


Prisil sedang duduk santai di teras


depan sembari meminum teh jahe buatan nenek nya yang paling dia sukai sembari


membayangkan kebahagiaannya bersama dengan bastian hari ini .


 


 


senyum prisil muncul saat mengingat kejadian sore tadi ,


dia tidak menduga jika bastian akan


begitu cepat mengutarakan hatinya bahkan melamarnya .


 


 


tanpa prisil sadari tadi  neneknya


melihatnya dari balik pintu , nenek bahagia melihat prisil bahagia , nenek pun


menghampiri prisil dan duduk di sebelah prisil


“ apa kau bahagia prisil ?” tanya nenek


sambil membelai rambut prisil


 


 


“ iya nek aku bahagia sekali “ jawab


prisil dengan senyum yang slalu terukir di wajahnya


 


 


“ apa kau mencintai bastian “  tanya nenek lagi


Prisil mengalihkan pandangannya ke depan


dan membayangkan pertama dia bertemu dengan bastian


“ awalnya dari tidak kesengajaan ku bertemu dengan bastian


nek , tapi semakin lama aku bersamanya aku mulai terbiasa olehnya sampai aku


sadari aku suka padanya “ jelas prisil


“ tapi prisil bingung apa aku hanya suka


saja atau mencintaianya , setelah tau kebohongannya prisil merasa sedih dan


marah , semakin lama prisil tau bahwa prisil tidak bisa jauh dari bastian


, bahkan saat marah pun


prisil merindukannya . “ jelas prisil lagi


 


 


“ berati kau mencintainya , karena kau


bisa menerima kesalahannya “ kata nenek dan

__ADS_1


menggenggam tangan prisil


 


 


“ benar nek prisil mencintai bastian “


kata prisil senang dan memeluk neneknya


 


 


“ nenek bahagia jika kau juga bahagia ,


semoga kau selalu dalam bahagia bersama bastian


“ kata nenek yang masih memeluk prisil


“ oya prisil , tadi ada teman  mu kemari dan dia menyusulmu ke taman tapi


tidak menemukan mu di taman  “ kata nenek sambil melepaskan pelukannya ,


Prisil diam sejenak , prisil terkejud


dengan perkataan nenek nya


“ teman prisil  ?” tanya prisil pada neneknya


 


“ iya teman mu , dia bilang dari ibu


kota “  jelas nenek


 


“ apa itu riska ?”  tanya prisil lagi yang mulai penasaran


 


jawab nenek


 


“ lantas siapa nek , prisil tidak begitu


banyak teman di ibu kota “ tanya prisil mulai frustasi


 


“ dia seorang laki laki tampan dan


berbadan tegap , nenek lupa namanya “ kata nenek


Prisil berusaha berpikir , siapa yang   di


maksud nenek , tiba – tiba terlintas satu nama di pikiran prisil .


“ apa nama laki – laki itu alex nek “


tanya prisil ragu ragu


 


“ ya .. benar namanya alex , nenek baru


ingat namanya adalah alex  . “ jawa nenek pasti


 


“ tapi katanya dia tidak menemukan mu di

__ADS_1


taman , dan dia bergegas kembali karena ada keperluan yang mendadak di ibu kota”


jelas nenek lagi


Prisil hanya terdiam , berusaha mencerna


penjelasan dari neneknya


“ alex serius pergi menyusulku ke sini ?


tapi kenapa ? dan kenapa tidak menghubungiku jika telah sampai ? bahkan sampai


sekarang dia tidak mengabariku ? “ batin prisik dengan banyak pertanyaan yang


membuat nya bingung


“ prisil ... “ panggil nenek dan  menyadarkan


prisil  dari lamunan nya


 


 


“ iya nek ada apa “ tanya prisil pada


nenek nya


 


 


“ kenapa kamu melamun , apa ada yang


kamu pikirkan ?” tanya nenek pada prisil


 


 


“ tidak ada nek , prisil hanya


memikirkan pekerjaan prisil saja . “ kata prisil asal


 


 


“ nek sudah larut sebaiknya kita masuk


dan nenek istirahat di dalam “ ajak prisil


Dan mereka pun masuk kedalam menuju


kamar masing – masing , prisil memasuki kamarnya dan mengetikan sesuatu di hp


nya , dia masih penasaran dengan alasan alex



Prisil


Lex  ,  di mana ?



Tidak ada balasan dari alex . prisil


berusaha menghubungi tapi juga tidak ada jawaban


. prisil menanti balasan dari alex tapi tetap saja tidak ada balasan dari alex


hingga tanpa prisil sadari prisil merasa

__ADS_1


ngantuk dan terlelap tidur dengan menggenggam hp nya .


****


__ADS_2