
******
Di mobil vero merasa kesal dengan
sikap bastian dan alex yang menghindarinya ,
terutama alex yang lebih selalu
memperhatikan istrinya itu
“ jika saja waktu itu perusahaan ayah
tidak terganggu , pasti yang menikah
dengan alex itu adalah aku . dan yang
ada di posisi itu sekarang adalah aku
bukan si prisil itu . “ dengus kesal vero
di dalam mobil
“ alex kenapa kau tidak menyadari jika
aku menyukaimu dari kecil “ kata vero lagi
Vero terdiam sembari mengendari
mobilnya dan berpikir sejenak dan
tib - tiba bibir vero tersenyum sinis
mengingat sesuatu
“ aku akan menyingkirkan prisil seperti
menyingkirkan wanita wanita mu yang
lain saat kuliah “ kata vero dan
menampakan senyum sinis dan
jahat nya
Saat ini membuat vero kembali mengingat
masa lalunya saat dia mengancam dan
menganiaya setiap wanita alex agar mereka
menjauhi alex .
Flassback
Masa kuliah alex , vero dan bastian
“ alex ayo kita ke kantin “ ajak vero
pada alex dan bastian yang sedang
menaruh barang – barang mereka
di loker
“ kau duluan seperti biasa kami akan
menyusul “ jawab alex
Vero pun berjalan menuju kantin
sendiri dan mencari bangku kosong
untuk mereka bertiga .
setelah itu vero mengambil makanan
dan menunggu kedatangan alex dan
bastian , dan tak lama mereka datang ,
tapi kedatangan mereka dengan membawa
seorang wanita yang menggandeng erat
tangan alex .
vero berusaha tersenyum dan mempersilahkan
mereka duduk bahkan vero mengambilkan satu
kursi lagi untuk teman wanita alex
“ kenalkan vero ini anna kekasih baru ku
“ kata alex mengenalkannya pada vero
“ dan anna ini veronika , dia teman masa
kecil ku yang sudah aku anggab sebagai
adik ku sendiri “ kata alex pada
kekasihnya
“ ooo ternyata benar kau hanya
__ADS_1
menganggabnya sebagai adik perempuan .
hai vero aku kekasih alex . “ kata anna
pada vero
“ ya senang bertemu dengan mu anna “
jawab vero ramah .
“ oya alex banyak gosib di luar sana
jika kau kekasih vero “ kata anna pada
alex sembari bermanja pada alex dan itu
membuat vero kesal meski senyum tetap
terukir di wajahnya
“ tidak benar kami hanya teman masa
kecil , dan jika ada yang anggapan
seperti itu tidak apa – apa karena itu bisa
menjaganya dari pria yang tidak baik ,
aku menjaganya sebagai kakak nya .
bastian pun juga sama “ jelas alex
“ tapi aku tidak suka alex “ kata anna
yang masih manja
“ baik lah jika ada gosib seperi itu
lagi kau bisa menjawabnya itu hanya
omong kosong belaka karena vero
hanya adik ku “ kata alex
“ benarkan vero “ tanya alex pada vero
Vero diam sejenak dan menudukan kepala
ketika menjawab pertanyaan alex
“ tentu saja alex “ kata vero dengan
senyum manisnya .
Setiap hari vero memperhatikan alex dan
kekasihnya saat di kelas , kampus , taman dll
. dan pada suatu hari vero menemui
anna yang sedang ada di apartemen pribadinya
“ hai anna “ kata vero
“ iya ada apa kau kemari , “ tanya anna
ketus pada vero
“ tidak apa aku hanya lewat dan aku tau
apartemen mu di si jadi aku mampir “
kata vero
“ apa kau boleh masuk “ tanya vero
“ tentu , tapi jangan lama – lama aku
ada janji dengan alex sebentar lagi “
kata anna , tetapi tidak ada jawaban dari
vero
Saat anna akan membalikkan badannya vero
telah menodongnya dengan senjata api di
kepalanya , anna pun terkejut dan hanya
bisa diam melihat tatapan membunuh dari vero
“ apa yang kau inginkan “ kata anna
ketakutan
“ pergi dari kehidupan alex selamanya
__ADS_1
jika tidak kau akan tau akibatnya “
kata vero dingin
“ jika aku tidak mau “ kata anna
“ aku sudah bilang kau akan menanggung
semuanya , keluarga mu , kerabat mu dan
yang berhubungan dengan mu , kau tau
kan ayah ku siapa “ kata vero mengintimidasi
“ tidak mau , aku mencintai alex “ kata anna
“ apa kata mu mencintai “ kata anna
sembari tertawa dan mendorong anna ke
lantai hingga jatuh tersungkur , setelah
itu vero menatap tajam anna
“ hanya aku yang pantas untuk alex dan
hanya cinta ku yang akan dia terima . “
kata vero dingin .
“ tapi kau hanya di anggab sebagai adik oleh
alex , kau tau itu “ jawab anna , yang di balas
tamparan oleh vero
“ tutup mulud mu , alex hanya tidak
menyadari besarnya cinta ku , setelah dia
tau di akan mencintaiku “ kata vero
.
“ ok kembali ke topik awal . tinggalkan
alex dan pergi dari kehidupan kami ,
maka kau akan hidup aman “ kata vero
mengancam
“ tidak mau . “ kata anna yang masih
takut
“ baiklah kau yang mau semua ini maka
rasakan saja “ kata vero dan memanggil 2
orang yang ada di luar pintu .
“ kau boleh apakan saja wanita ini dan
kirimkan hasilnya pada ku . dan untuk
mu anna nikmati kebangkrutan ayah mu
besok , tidak bertemu alex selamanya dan
menderita selamanya . “ kata vero ,
dan saat vero kan pergi hp anna berbunyi
dan vero membukannya tenyata dari alex
yang menayakan keberadaannya , merasa
kesal vero membalas
To : alex sayang
From : anna
Maaf alex hari ini kita tidak
bisa keluar aku ada urusan penting
Senyum puas itu terlihat di bibir vero
dan meninggalkan 2 orangnya melaksanakan
perintahnya menyiksa dan mempermainkan
anna
__ADS_1
******