melepaskan

melepaskan
Bab 138


__ADS_3

******


Di mobil vero merasa kesal dengan


sikap bastian dan alex yang menghindarinya ,


terutama alex yang lebih selalu


memperhatikan istrinya itu


“ jika saja waktu itu perusahaan ayah


tidak terganggu , pasti yang menikah


dengan alex itu adalah aku . dan yang


ada di posisi itu sekarang adalah aku


bukan si prisil itu  . “ dengus kesal vero


di dalam mobil


 


“ alex kenapa kau tidak menyadari jika


aku menyukaimu dari kecil “ kata vero lagi


Vero terdiam sembari mengendari


mobilnya dan berpikir sejenak dan


tib -  tiba bibir vero tersenyum sinis


mengingat sesuatu


“ aku akan menyingkirkan prisil seperti


menyingkirkan wanita wanita mu yang


lain saat kuliah “  kata vero dan


menampakan senyum sinis dan


jahat nya


Saat ini membuat vero kembali mengingat


masa lalunya saat dia mengancam dan


menganiaya setiap wanita alex agar mereka


menjauhi alex .


Flassback


Masa kuliah alex , vero dan bastian


“ alex ayo kita ke kantin “ ajak vero


pada alex dan bastian yang sedang


menaruh barang – barang mereka


di loker


 


“ kau duluan seperti biasa kami akan


menyusul “ jawab alex


Vero pun berjalan menuju kantin


sendiri dan mencari bangku kosong


untuk mereka bertiga .


 


setelah itu vero mengambil makanan


dan menunggu kedatangan alex dan


bastian , dan tak lama mereka datang ,


tapi kedatangan mereka dengan membawa


seorang wanita yang menggandeng erat


tangan alex .


 


 


vero berusaha tersenyum dan mempersilahkan


mereka duduk bahkan vero mengambilkan satu


kursi lagi untuk teman wanita alex


“ kenalkan vero ini anna kekasih baru ku


“ kata alex mengenalkannya pada vero


 


“ dan anna ini veronika , dia teman masa


kecil ku yang sudah aku anggab sebagai


adik ku sendiri “ kata alex pada


kekasihnya


 


 


“ ooo ternyata benar kau hanya

__ADS_1


menganggabnya sebagai adik perempuan .


hai vero aku kekasih alex . “ kata anna


pada vero


 


“ ya senang bertemu dengan mu anna “


jawab vero ramah .


 


“ oya alex banyak gosib di luar sana


jika kau kekasih vero “ kata anna pada


alex sembari bermanja pada alex dan itu


membuat vero kesal meski senyum tetap


terukir di wajahnya


 


“ tidak benar kami hanya teman masa


kecil , dan jika ada yang anggapan


seperti itu tidak apa – apa karena itu bisa


menjaganya dari pria yang tidak baik ,


aku menjaganya sebagai kakak nya .


bastian pun juga sama “ jelas alex


 


 


“ tapi aku tidak suka alex “ kata anna


yang masih manja


 


 


“ baik lah jika ada gosib seperi itu


lagi kau bisa menjawabnya itu hanya


omong kosong belaka karena vero


hanya adik ku “ kata alex


 


“ benarkan vero “ tanya alex pada vero


Vero diam sejenak dan menudukan kepala


ketika menjawab pertanyaan alex


“ tentu saja alex “ kata vero dengan


senyum manisnya .


Setiap hari vero memperhatikan alex dan


kekasihnya saat di kelas , kampus , taman dll


. dan pada suatu hari vero menemui


anna yang sedang ada di apartemen pribadinya


“ hai anna “ kata vero


“ iya ada apa kau kemari , “ tanya anna


ketus pada vero


 


“ tidak apa aku hanya lewat dan aku tau


apartemen mu di si jadi aku mampir “


kata vero


 


“ apa kau boleh masuk “ tanya vero


 


“ tentu , tapi jangan lama – lama aku


ada janji dengan alex sebentar lagi “


kata anna , tetapi tidak ada jawaban dari


vero


Saat anna akan membalikkan badannya vero


telah menodongnya  dengan senjata api di


kepalanya , anna pun terkejut dan hanya


bisa diam melihat tatapan membunuh dari vero


“ apa yang kau inginkan “ kata anna


ketakutan


 


“ pergi dari kehidupan alex selamanya

__ADS_1


jika tidak kau akan tau akibatnya “


kata vero dingin


 


“ jika aku tidak mau “ kata anna


 


“ aku sudah bilang kau akan menanggung


semuanya , keluarga mu , kerabat mu dan


yang berhubungan dengan mu , kau tau


kan ayah ku siapa “ kata vero mengintimidasi


 


“ tidak mau , aku mencintai alex  “ kata anna


 


“ apa kata mu mencintai “ kata anna


sembari tertawa dan mendorong anna ke


lantai hingga jatuh tersungkur , setelah


itu vero menatap tajam anna


 


“ hanya aku yang pantas untuk alex dan


hanya cinta ku yang akan  dia terima . “


kata vero  dingin .


 


“ tapi kau hanya di anggab sebagai adik oleh


alex , kau tau itu “ jawab anna , yang di balas


tamparan oleh vero


 


“ tutup mulud mu , alex hanya tidak


menyadari besarnya cinta ku , setelah dia


tau di akan mencintaiku “ kata vero


.


 


“ ok kembali ke topik awal . tinggalkan


alex dan pergi dari kehidupan kami ,


maka kau akan hidup aman “ kata vero


mengancam


 


 


“ tidak mau . “ kata anna yang masih


takut


 


“ baiklah kau yang mau semua ini maka


rasakan saja “ kata vero dan memanggil 2


orang yang ada di luar pintu .


 


 


“ kau boleh apakan saja wanita ini dan


kirimkan hasilnya pada ku . dan untuk


mu anna nikmati kebangkrutan ayah mu


besok , tidak bertemu alex selamanya dan


menderita selamanya . “ kata vero ,


dan saat vero kan pergi hp anna berbunyi


dan vero membukannya tenyata dari alex


yang menayakan keberadaannya , merasa


kesal vero membalas


To : alex sayang


From : anna


Maaf alex hari ini kita tidak


bisa keluar aku ada urusan penting


Senyum puas itu terlihat di bibir vero


dan meninggalkan 2 orangnya melaksanakan


perintahnya menyiksa dan mempermainkan


anna

__ADS_1


******


__ADS_2