melepaskan

melepaskan
Bab 64


__ADS_3

****


 


Prisil berkeliling di mansion bersama dengan


jhoony ,


 


jhonny menemani prisil untuk


berkeliling mansion agar prisil tidak merasa


bosan . jhonny menjelas kan setiap ruangan


yang ada di mansion  pada prisil ,


 


 


prisil melihat dan mengingat setiap penjelasan dari jhonny ,


lalu saat prisil dan jhonny melewati sebuah


kamar yang tidak jauh dari kamar alex .


prisil berdiri di depan kamar itu dan


memperhatikan sejenak depan kamar itu karena


terlihat berbeda dengan kamar – kamar yang lain .


“ jhon , kamar ini ruangan apa “ tanya


prisil penasaran pada jhonny


 


“ ini ruangan kerja tuan alex nyonya ,


biasanya di sini tuan bekerja saat di rumah dan


juga merenung kan sesuatu " jelas jhonny pada prisil


 


 


“ benarkah . “ tanya  prisil


 


 


“ bolehkan aku melihatnya “ tanya prisil


pada jhonny


 


 


“ maaf nyonya tuan alex tidak


memperbolehkan siapa pun selain tuan


alex dan saya untuk masuk ke ruangan kerja itu nyonya , “


jelas jhonny dan menundukkan kepalanya


 


 


“ ternyata begitu , mungkin ada barang


berharga di sana “ jawab prisil santai


 


 


“ maaf kan saya nyonya “ kata jhonny


menyesal


 


 


“ tidak apa –apa . ayo kita lanjud


berkeliling “ ajak prisil dan beranjak pergi


dari depan ruang kerja alex


Prisil melangkahkan kakinya pergi tetapi


sesekali prisil menoleh ke kamar itu ,


prisil masih merasa penasaran dengan


kamar itu


“ kenapa hanya alex dan jhonny “  batin prisil bingung


 


 


“ ada apa di kamar itu . ? sudahlah jangan


cari tau prisil “ batin prisil yang berusaha


melupakan penasarannya itu .


-----

__ADS_1


Tak terasa sudah beberapa minggu prisil


di mansion itu dan prisil tidak pernah keluar


rumah selain ke supermarket dekat


mansion alex itu pun bersama dengan jhonny


 


 


karena alex yang sibuk bekerja . alex tidak mengijinkan


prisil untuk pergi sendirian karena cuaca masih dingin .


 prisil mulai merasa bosan hanya berada di mansion ,


yang dia lakukan hanya mengecek laporan butiknya


di indonesia dan bersantai ,


 


Prisil menatap langit sore di ruang tengah sembari meminum


coklat panas kesukaannya , prisil menyukai ruangan ini


dan slalu di sana karena kaca jendela di ruangan itu sangat


besar bahkan full dengan kaca sehingga prisil dengan


leluasa melihat pemandangan pegunungan ,


bunga  dan pepohonan di kebun halaman belakang .


Tiba – tiba ada sebuket bunga tulip biru


di depannya , prisil terkejud dengan melihat


bunga itu dan menaruh cangkir yang


dia pegang dan mengambil buket bunga


itu dan ternyata di balik buket itu adalah


alex dan memberi sebuah kotak pipih pada prisil .


“ alex , kau sudah pulang “ tanya prisil


 


“ dan apa ini “ tanya prisil penasaran


dengan kotak yang di beri alex


 


“ itu hadiah ulang tahun mu kemarin ,


maaf aku terlambat memberikannya pada mu “ jawab alex


 


 


dapat “ jelas alex lagi


 


“ kau tidak perlu repot – repot alex “


jawab prisil


 


 


“ tidak apa , aku ingin memberikannya


untuk mu “kata alex denagn senyum hangatnya


Prisil hanya tersenyum haru mendengar


kata alex .


“ aku bahkan tidak pernah memberimu


sebuah hadiah alex “ kata prisil sedih


 


 


“ dengan kau menjadi istri ku itu sudah


menjadi hadiah terindah dari tuhan untuk ku “


jawab alex tanpa beban sambil


memandang wajah prisil


 


 


“ maksud mu “ tanya prisil terkejud dengan


perkataan alex dan menatap alex bingung


 


“ Oh tidak aku keceplosan lagi   “ batin


alex , alex mengalihkan pandangannya mencari alasan ,


tetapi prisil masih tetap memandangnya menunggu


jawaban atas pertanyaannya

__ADS_1


“ hmmm .... itu ... ah lupakan , bukalah


dulu kadonya . “ jawab alex gugub dan


mengalihkan topik pembicaraan


“ kau membuat ku penasaran , ? baiklah


kalau begitu . aku akan membuka kado ini saja  “


kata prisil kecewa dan memanyunkan bibirnya


Alex hanya menggaruk belakang kepalanya


yang tidak gatal .


 


 


prisil membuka kota itu dan


setelah di buka prisil melihat bahwa isi dari kotak itu


adalah sebuah kalung dengan bertabur berlian dan bermatakan


batu safir berwarna biru tua , warna kesukaan dari prisil   ,


prisil memandang alex haru dan kembali melihat hadiah itu


“ ini sangat indah alex . ini pasti


sangat mahal “ kata prisil takjuk dengan


apa yang dia lihat . prisil menyukai


hadiah yang di berikan oleh alex


“ apa kau suka denganhadiah ku “ tanya


alex sembari memandang prisil lekat .


alex suka dengan expresi prisil itu ,


prisil hanya menjawab dengan anggukan


kepala sembari menatap hadiahnya .


“ berisiaplah , kita akan makan malam di


luar dan jalan- jalan di pusat kota paris . “


ajak alex pada prisil


“ benarkah kita akan jalan – jalan “


tanya prisil antusias


 


 


“ ya . kau pasti bosan beberapa minggu


ini hanya di rumah saja “ jawab alex


 


 


“ aku akan bersiap – siap “ kata prisil


senang dan membawa semua hadiah dari


alex ke kamarnya . tapi kaki prisil


terhenti sejenak dan menghadap alex .


 


 


“ oya alex . terimakasih atas semua kado


ini , aku sangat menyukainya “ kata prisil dan


berlalu ke kamarnya dengan


senang


Alex hanya tersenyum melihat prisil .


“ usul jhonny benar juga untuk mengajak


prisil makan malam dan jalan – jalan “ batin alex


Sebelumnya jhonny melapor pada alex


bahwa prisil mulai bosan hanya berada di mansion


dan apalagi alex jarang berada di mansion karena


pekerjaannya yang sangat padat .


 


 


mendengar laporan jhonny tentang prisil alex merasa


bersalah telah sering meninggalkannya sendiri di


mansion dan jhonny mengusulkan agar alex mengajaknya


untuk jalan – jalan berkeliling kota paris , ternyata reaksi prisil


sangat luar biasa , setelah mengingat itu alex segera kembali ke


kamarnya dan bersiap untuk makan malam bersama prisil

__ADS_1


****


__ADS_2