
Malam hari pun tiba dan Sheila masih saja tidur pulas Brian juga ikut tidur di samping sang istri yang terlihat sangat lelah tersebut, sambil mengelus elus perut Sheila sebelum tidur Brian menyalurkan semua cintanya kepada sang istri apa lagi kepada sang jabang bayi yang masih di dalam perutnya.
Tengah malam nya Sheila merasa terganggu dalam tidurnya membuat ia harus bangun dan mendapati sang suami yang sedang tertidur sambil memeluknya, Sheila pun dengan pelan melepaskan pelukan tersebut kemudian menuju ke pintu dan keluar dari kamar.
Entah mengapa ia sangat merasa kan haus sekali dan ingin minum yang segar segar, padahal kalau minum di kamar nya pun sudah tersedia tetapi Sheila malah ingin minum di dapur.
Dengan suasana sepi Sheila pun turun ke dapur ingin mengambil sesuatu yang ia sangat inginkan, entah mengapa tiba-tiba dia sangat ingin es krim padahal hari sudah tengah malam dan tidak ada orang sama sekali di dapur atau pun di bawah karena semuanya sudah mulai terlelap dalam tidurnya.
Sampai di dapur Sheila segera membuka kulkas dan mencari yang ia inginkan, saat melihatnya segera Sheila mengambilnya dengan cepat, karena suasana yang cukup sepi membuat Sheila sedikit leluasa menyuapkan es krim tersebut ke mulutnya.
Sedangkan Brian yang terbangun dari tidurnya merasakan ada yang aneh di tempat tidur sampingnya, ia merasakan sangat kosong sekali di sana. Brian pun membuka matanya dan melihat tempat tidur sang istri Yangs duha kosong tidak ada orang nya, Brian pun mencoba mencari di kamar mandi siapa tahu kalau Sheila sedang di sana namun di kamar mandi juga tidak ada.
"Sayang!" panggil Brian mulai sedikit panik karena tidak menemukan keberadaan sang istri.
Akhirnya Brian pun mencoba mencari keberadaan Sheila sang istri yang tidak ada di kamarnya, saat dia akan turun ke bawah dia pun melihat lampu dapur yang menyala membuat Brian segera menuju ke area dapur.
Saat dia berada di dekat sana, dia melihat sang istri yang sedang duduk diam membelakangi nya di meja makan dengan terus menyantap es krimnya, Brian yang melihat itu pun segera menghampiri sang istri agar tidak terlalu banyak makan es krim nya.
"Sayang, kamu ngapain?" tanya Brian membuat Sheila kaget dan otomatis menyembunyikan es krimnya takut jika Brian tahu kalau Sheila memakannya padahal Brian sudah tahu kalau sang istri sedang makan es krim saat ini karena bisa di lihat dari beberapa bungkus es krim yang sudah kosong dan juga dengan adanya bekas es krim di bibirnya.
"Sa... sayang, kamu bangun!" ucap Sheila dengan sedikit terbata bata.
"Iya, aku tadi cari cariin kamu di kamar gak ada eh tahunya di sini." sahut Brian sambil mendekat ke arah Sheila membuat Sheila sedikit ketar ketir.
__ADS_1
"Kamu ngapain?" tanya Brian lagi.
"Gak ngapa-ngapain kok," jawab Sheila.
"Terus ini apa?" tanya Brian lagi dengan mengangkat bungkus es krim yang dia lihat.
"Itu...." Sheila tidak bisa beralasan lagi karena sekarang ini dia sudah tertangkap basah.
"Maaf!" hanya itu kata yang terucap dari mulut Sheila sambil menundukkan kepalanya.
Brian yang melihat sang istri pun tidak tega untuk memarahinya apa lagi sekarang Sheila sedang hamil di mana hormonnya pasti sedang naik turun, itu yang ribuan ketahui dari dokter Andin kemarin.
"Kamu ngapain di sini sendirian? Kenapa gak bangunin aku aja," ucap Brian mendekat ke arah Sheila kemudian memeluknya erat dan menyalurkan cintanya agar Sheila tidak merasa takut lagi.
"Berapa bungkus emangnya yang udah di makan?" tanya Brian.
"Sekitar empat bungkus terus ini yang terakhir yang ke lima," ujar Sheila membuat Brian mendelikkan matanya tak percaya bahwa sang istri sudah makan es krim untuk yang ke lima kalinya apa lagi sekarang ini masih tengah malam dan hawa nya juga dingin, apakah istirnya ini tidak kedinginan atau bagaimana ya, yah begitulah kiranya perasan Brian saat mendengar bahwa Sheila sudah menghabiskan es krim banyak itu.
"Astaga! Apakah itu tidak terlalu banyak sayang?" tanya Brian sedikit khawatir.
"Gak papa kok sayang, sekarang aku lebih enakan setelah makan es krim tadi," jawab Sheila dengan cengiran yang tersuguh.
Brian pun tidak bisa kalau tidak tersenyum melihat tingkah sang istri, apakah Sheila ngidam sehingga dia bangun malam malam dan makan es krim ya.
__ADS_1
"Ya sudah kalau udah selesai makannya sekarang kita ke atas ya," ajak Brian dan di angguki oleh Sheila.
"Tapi sayang, bungkusan nya masih tertinggal aku beresin dulu ya." ucap Sheila namun langsung di tolak oleh Brian.
"Gak usah, Brian bi Nana aja nanti yang bersihin mending sekarang kita ke atas dan istirahat ya." ajak Brian dan hanya di ikuti oleh Sheila.
Mereka pun kembali ke kamar dengan Sheila merasa lebih baik karena haus di tenggorokannya sudah hilang dan dia juga merasa sangat kenyang padahal dia hanya makan es krim.
Sampai di kamar Brian menuntun Sheila untuk menuju ke ranjang dengan hati-hati, Brian memperlakukan Sheila dengan hati-hati karena Sheila sedang hamil, semua keluarga Ardolph juga memperlakukan Sheila dengan baik apa lagi mami Salma dan juga papi Boni saat mengetahui bahwa dia hamil tadi sangat bahagia sekali.
"Sekarang kita tidurnya," ucap Brian dan di angguki oleh Sheila.
Mereka pun melanjutkan tidurnya dengan tenang dan Brian sama seperti tadi memeluk erat tubuh Sheila.
Pagi harinya di dapur bi Nana melihat ada beberapa bungkus es krim berada di meja makan membuat Bi Nana sedikit kaget dan bingung karena saat kemarin bersih bersih sebelum tidur tidak ada bungkus es krim di sana.
"Ada apa mbk?" tanya bi Natali yang juga baru saja masuk ke area dapur dan area meja makan.
"Ini loh mbk, ada bungkus es krim. Apa mungkin nyonya yang makan tapi waktu kemarin kita beres beres tidak ada bungkus kayak gini dan juga setahu ku orang rumah jarang sekali makan es krim apa lagi di malam hari." ucap bi Nana.
"Ya sudah lah mbk, kalau gitu kita beresin aja."
Bi Nana dan bi Natali pun membereskan sisa es krim yang ada di sana dengan tenang setelah itu masakan untuk sarapan pagi, mami Salma juga tak lupa sudah bangun dan membantu bi Nana dan bi Natali di dapur, sedangkan Sheila masih saja tertidur pulas di kamarnya dengan Brian yang terus memeluknya.
__ADS_1
Bersambung..........