
Setelah itu Brian pun membawa Sheila ke kamar mereka untuk menidurkannya, dengan pelan Brian menaruh Sheila di ranjang kamar mereka, setelah itu Brian pun bersih bersih kemudian baru turun ke arah mami dan papi nya yang sengaja asyik ngobrol di ruang keluarga.
"Brian, gimana Sheila?" tanya papi boni saat melihat Brian turun dan menghampiri nya.
"Dia lagi tidur Pi," jawab brian sambil duduk di samping sang papi.
"Kenapa emangnya Sheila sayang?" tanya mami Salma yang juga penasaran.
"Tadi dia mual lagi di kantor pas Brian lagi rapat untung aja yoga ngasih tahu jadi Brian segera bawa dia ke ruangan Brian dan Brian suruh untuk istirahat, ternyata saat Brian ajak pulang dia udah tidur pules banget." jawab Brian menjelaskan kepada orang tuanya.
"Aduh pasti Sheila sangat tersiksa itu bri, kamu harus sering perhatiin dia ya. Orang hamil itu emang banyak banget maunya dan harus di turuti katanya sih itu keinginan bayi, sebenarnya mami sama papi gak setuju kalau Sheila harus kerja bri, dia itu cari apa sih sebenernya kerja itu, kalau dia butuh uang dia kan punya suami kaya kenapa harus kerja!" ucap mami Salma tak habis fikir dengan jalan pikiran sang menantu.
"Brian juga gak tahu mi, mungkin Brian akan pindahin Sheila ke Deket Brian aja karena Brian gak tega kalau hal seperti itu terjadi lagi," ucap Brian dan di angguki oleh mami Salma dan papi Boni dengan setuju.
Malam hari pun tiba Brian sudah tertidur di samping Sheila yang anehnya Sheila dari tadi belum bangun juga hingga detik ini.
Tiba-tiba Sheila membuka matanya dan menetralkan matanya, rasanya ia sangat capek di sekujur tubuhnya membuat Sheila bergerak sedikit demi sedikit.
Entah mengapa beberapa hari ini Sheila serong sekali bangun malam dan selalu saja ada yang dia inginkan mulai dari es krim kemarin dan juga beberapa hari yang lalu di mana Sheila ingin sekali makan coklat dan sekarang entah mengapa Sheila ingin rasanya makan mie instan.
Akhirnya Sheila pun berjalan pelan meninggalkan sang suami di kasur sendirian dan dia menuju ke arah dapur untuk membaut makanan keinginannya, entah mengapa Sheila merasa memiliki kebiasaan baru yaitu bangun tengah malam.
Saat melihat ke arah dapur Sheila mencari keberadaan mie instan dan akhirnya dia menemukannya dan segera membuatnya, tanpa ia sadari bau mie tersebut ke cium sampai ke kamar sang mami, mami Salma yang mencium bau orang memasak pun akhirnya bangun dari tidurnya dan keluar kamar meninggalkan papi Boni yang masih tertidur di sana.
Saat mami Salma keluar dan menuju ke dapur dia melihat Sheila sang menantu yang sedang memasak mie sendirian tanpa di temani Brian, mami Salma pun mendekati Sheila berniat untuk membantu nya.
"Sayang, kamu ngapain?" tanya mami Salma membuat she sedikit terkejut dan menoleh ke arah belakangnya.
__ADS_1
"Mami, hehe Sheila lagi masak mie mi." ucap Sheila.
"Sini biar mami bantuin," ucap mami Salma menawarkan bantuan.
"Gak usah mi, biar Sheila aja." ucapnya menolak sopan.
"Udah gak papa, lebih baik kamu duduk aja dulu ya." sahut mami Salma mengambil alih dapur dan menggantikan Sheila memasak.
Setelah beberapa saat mie instan nya pun matang, mami Salma pun menghidangkan makanan tersebut kepada sang menantu dengan tambahan telur ceplok yang pastinya sangat enak.
"Wah..!" sahut Sheila sudah tidak sabar ingin mencicipi makanan tersebut.
"Dadaaaa... masakan mie mami sudah siap," ucap mami Salma.
Sheila pun memakan masakan mami Salma dengan lahap, meski pun hanya mie instan tetapi rasanya jangan di tanya lagi membuat siapa pun akan sangat senang sekali.
"Enak banget mi," jawabnya membaut mami salam merasa senang bukan main.
"Kamu malam malam gini makan mie instan gak papa sayang?" tanya mami Salma.
"Gak papa kok mi," jawab Sheila santai sambil kembali memakan makanannya.
"Kamu ini sejak hamil sering banget bangun malem ya, sekarang Brian ke mana?" tanya mami Salma.
"Iya, mi. kayaknya Sheila sudah punya kebiasaan baru deh sekarang," ucapnya.
"Kalau Brian sekarang pasti lagi tidur, Sheila sebenarnya tadi mau bangunin dia tapi Sheila gak tega jadi Sheila bangun sendiri sama bikin sendiri deh mie nya eh ternyata mami bangun, pasti Sheila ganggu ya tidurnya mami." sahut Sheila dengan sedikit menyesal.
__ADS_1
"Gak papa kok sayang, mami malah seneng banget kalau lihat kamu seneng," jawab mami Salma.
Mami Salma tidak keberatan sama sekali jika harus menemani sang menantu untuk bangun setiap malam karena dia merasakan sangat bahagia bisa ikut menemani sang menantu di masa kehamilannya, untuk ngidam sendiri Sheila tidak hanya ada beberapa kebiasaan baru seperti bangun malam ini selebihnya dia tak pernah merasakan apapun kecuali mual yang dia alami.
Setelah itu mie instan yang di masak oleh mami Salma pun tandas tanpa tersisa membuat mami salam hanya bisa menggelengkan kepalanya takjub dengan porsi makan sang menantu yang tidak seperti biasanya bahkan sekarang adalah malam hari.
"Terima kasih ya mi bat mie-nya," ucap Sheila dan di angguki oleh mami Salma.
Setelah itu Sheila pun kembali ke akarnya begitu pula dengan mami salma yang juga kembali ke kamarnya.
Sheila segera merebahkan tubuhnya lagi padahal dia baru saja makan mie instan begitu banyaknya sekitar 3 bungkus mie instan yang mami salma buat tadi.
Sedangkan Brian tidak tahu sama sekali soal sang istri yang terbangun malam ini, mungkin dia terlalu capek karena biasanya dia selalu saja terbangun saat tidak melihat sang istri di sampingnya.
Pagi harinya pun tiba di mana Brian bangun terlebih dahulu, sedangkan Sheila masih tertidur pulas di pelukan sang suami, dengan pelan Brian pun mengangkat tangan Sheila yang melingkar di tubuhnya setelah itu dia pun beranjak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah itu Brian baru membangunkan sang istri.
"Sayang, bangun yuk." ucapnya, dengan berat hati Sheila pun membuka matanya.
"Yuk bangun," ucap Brian dengan Sheila yang sudah duduk di depan Brian.
Segera Sheila beranjak dan pergi ke kamar mandi untuk mandi, matanya dia sangat ngantuk mungkin gara-gara dia kebangun malam tadi dan makan terllau banyak mie instan dan seperti biasa Sheila merasa mual lagi di pagi hari.
Setelah itu mereka pun turun dan sarapan, Sheila merasa tidak enak untuk sarapan pun memilih hanya makan roti panggang dan juga susu untuk ibu hamil saja.
Setelah siap Brian dan Sheila berangkat, kali ini Sheila berangkat dengan mobil Brian karena Brian sendiri yang menyuruhnya sehingga mau tidak mau Sheila pun menuruti nya saja dan Laura berangkat dengan yoga yang juga sudah siap di depan mansion.
Bersambung..........
__ADS_1